Dewi Motik Sambut Baik Dua Calon Ketua Umum, Berharap Munas IWAPI Berlangsung Demokratis

Galih Prasetyo

Senin, 31 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Dewi Motik Sambut Baik Dua Calon Ketua Umum, Berharap Munas IWAPI Berlangsung Demokratis
Dewi Motik Sambut Baik Dua Calon Ketua Umum, Berharap Munas IWAPI Berlangsung Demokratis [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pendiri IWAPI Dewi Motik menyatakan dua kandidat resmi bersaing dalam pemilihan Ketua Umum pada Munas November 2026.
  • Konferensi pers terkait pencalonan Hana Hasanah Fadel Muhammad dan Tatyana Sentani Sutara tersebut diadakan di Jakarta pada 31 Agustus 2026.
  • Kedua kandidat telah memenuhi dua belas persyaratan SC, sementara Dewi Motik berharap pemilihan berlangsung demokratis dan damai.

Suara.com - Pendiri Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Dewi Motik, menyambut baik munculnya dua kandidat yang akan bersaing dalam pemilihan Ketua Umum IWAPI periode mendatang. Ia berharap Musyawarah Nasional (Munas) IWAPI pada November 2026 berlangsung aman, damai, fair, dan demokratis.

Dewi Motik yang kini menjabat Ketua Dewan Kehormatan IWAPI menyampaikan pandangan tersebut dalam konferensi pers di D’Rumah Kita Resto, Menteng, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menurut Dewi, saat ini terdapat dua kandidat yang telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum IWAPI. Keduanya adalah Hana Hasanah Fadel Muhammad dan Dra. Tatyana Sentani Sutara.

Dewi menilai kehadiran dua kandidat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Ia meminta seluruh pihak memberikan ruang yang sama kepada masing-masing calon untuk mengikuti proses pemilihan.

“Saya sudah mendengar bahwa kedua calon telah memenuhi persyaratan sesuai yang telah dikeluarkan SC. Selanjutnya, biarkan dinamika berlangsung secara sehat di IWAPI,” kata Dewi Motik.

Dewi menjelaskan, Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) Munas telah menetapkan 12 persyaratan yang wajib dipenuhi oleh setiap kandidat Ketua Umum. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kedua calon dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

Pernyataan Dewi sekaligus menegaskan bahwa proses pencalonan telah berjalan sesuai ketentuan yang ditetapkan organisasi. Ia berharap tahapan berikutnya dapat berlangsung tanpa menimbulkan polemik yang mengganggu jalannya Munas.

Salah satu hal yang sempat dipertanyakan adalah sertifikat pelatihan yang dimiliki Hana Hasanah Fadel Muhammad. Dewi memastikan sertifikat tersebut sah karena diterbitkan setelah Hana mengikuti pelatihan pada Februari.

“Sertifikat pelatihan Ibu Hana itu betul, sesuai dengan pelatihan yang diikuti pada bulan Februari. Saya memang dari dulu selalu membuat pelatihan serta mengeluarkan sertifikat, sehingga hal itu tidak menjadi masalah,” ujar Dewi.

baca juga

Sebagai salah satu pendiri IWAPI, Dewi menaruh perhatian terhadap proses pergantian kepemimpinan organisasi. Ia meminta panitia Munas menjalankan tugas secara profesional dan memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh kandidat.

Dewi berharap perbedaan pilihan dalam pemilihan Ketua Umum tidak berkembang menjadi konflik internal. Menurutnya, kepentingan organisasi harus tetap menjadi prioritas di tengah dinamika menjelang Munas.

“Saya berharap Munas berjalan lancar, aman, dan damai. Saya tentu menghargai proses yang berjalan dan memberi kesempatan yang sama kepada kedua calon agar proses demokratisasi di internal organisasi dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.

Dewi kembali menegaskan pentingnya prinsip keadilan dalam seluruh tahapan Munas. Ia meminta panitia bekerja secara fair agar hasil pemilihan benar-benar mencerminkan proses demokrasi di tubuh IWAPI.

“Sebagai pendiri, saya berharap semua tahapan berjalan dengan baik, fair, dan demokratis. Munas juga harus berlangsung dengan baik dan demokratis. Karena itu, panitia juga harus bekerja secara fair dan adil bagi semua calon, demi IWAPI yang semakin baik,” pungkas Dewi Motik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Dukung Pramono Anung Maju di Pilgub DKI: Sudah Ada Perhitungan Matang

Jokowi Dukung Pramono Anung Maju di Pilgub DKI: Sudah Ada Perhitungan Matang

News | Rabu, 28 Agustus 2024 | 12:37 WIB

Isu Santer Calon Tunggal di Pilkada Jakarta, PKB: Kotak Kosong Juga Demokratis

Isu Santer Calon Tunggal di Pilkada Jakarta, PKB: Kotak Kosong Juga Demokratis

Kotak Suara | Minggu, 18 Agustus 2024 | 22:22 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Serukan Tak Pilih Prabowo-Gibran: Pelanggar Etik Berat!

Koalisi Masyarakat Sipil Serukan Tak Pilih Prabowo-Gibran: Pelanggar Etik Berat!

News | Selasa, 06 Februari 2024 | 13:07 WIB

Ulasan Buku 'Mengembangkan Pola Asuh Demokratis', Menciptakan Keluarga Ideal

Ulasan Buku 'Mengembangkan Pola Asuh Demokratis', Menciptakan Keluarga Ideal

Your Say | Rabu, 22 November 2023 | 19:35 WIB

4 Manfaat Authoritative Parenting bagi Tumbuh Kembang Anak

4 Manfaat Authoritative Parenting bagi Tumbuh Kembang Anak

Your Say | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 09:37 WIB

4 Model Pola Asuh Orang Tua ke Anak, dari Demokratis hingga Partisipatif

4 Model Pola Asuh Orang Tua ke Anak, dari Demokratis hingga Partisipatif

Your Say | Rabu, 02 Agustus 2023 | 18:38 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:37 WIB

×