Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Terus Merosot, Kini Tinggal 55,1 Persen

Vania Rossa

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:53 WIB
Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Terus Merosot, Kini Tinggal 55,1 Persen
Prabowo - Gibran (IG/prabowo)
baca 10 detik
  • Survei Poltracking Indonesia pada Senin, 31 Agustus 2026, mencatat penurunan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
  • Tingkat kepuasan publik merosot dari 78,1 persen pada Oktober 2025 menjadi 55,1 persen pada Agustus 2026.
  • Tingkat kepercayaan publik ikut menurun secara drastis dari 81,5 persen menjadi 63,2 persen pada periode yang sama.

Suara.com - Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengalami penurunan sepanjang Oktober 2025 hingga Agustus 2026.

Temuan tersebut disampaikan dalam tayangan Poltracking TV bertajuk “Membaca Tren Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran”, Senin (31/8/2026).

Berdasarkan survei Poltracking Indonesia periode Agustus 2026, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat sebesar 78,1 persen pada Oktober 2025.

Angka tersebut kemudian turun menjadi 74,1 persen pada Maret 2026, 72,2 persen pada Mei 2026, 58,4 persen pada Juli 2026, hingga mencapai 55,1 persen pada Agustus 2026.

Peneliti Senior Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengatakan hasil survei tersebut menjadi gambaran evaluasi sekaligus koreksi publik terhadap pemerintah.

“Dan kalau kita tarik benang merahnya secara keseluruhan, data survei, temuan survei Poltracking ini memberikan gambaran evaluasi dan koreksi dari publik,” kata Masduri dalam tayangan Poltracking TV tersebut.

Menurut Masduri, survei dapat menjadi alat ukur empiris sekaligus patokan bagi pemerintah untuk melihat respons masyarakat terhadap kinerja pemerintahan.

Ia menyebut masih terdapat ekspektasi publik yang belum terpenuhi dengan baik.

“Dan temuan data survei kita memberikan gambaran ada ekspektasi publik yang belum terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

baca juga

Masduri mengatakan tren penurunan kepuasan publik tersebut terlihat dalam hasil survei selama hampir satu tahun, mulai Oktober 2025 hingga Agustus 2026.

“Kalau kita lihat dari data Poltracking, tren dari satu tahun di Oktober 2025 sampai dengan Agustus hari ini, kurang lebih satu tahun, jadi tren penurunan tingkat kepuasan publik,” kata Masduri.

Kepercayaan Publik Juga Menurun
Selain tingkat kepuasan, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran juga mengalami penurunan.

Tingkat kepercayaan tercatat sebesar 81,5 persen pada Oktober 2025. Angka tersebut kemudian turun menjadi 75,1 persen pada Maret 2026, 74,2 persen pada Mei 2026, 65 persen pada Juli 2026, dan 63,2 persen pada Agustus 2026.

Sementara itu, masyarakat yang menyatakan kurang puas dan sangat tidak puas terhadap kinerja pemerintahan meningkat menjadi 40,2 persen.

Masduri menilai hasil tersebut menuntut pemerintah untuk lebih responsif dalam menanggapi masukan dan kritik masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Survei Tempo Data Science: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Anjlok Jadi 37 Persen

Survei Tempo Data Science: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Anjlok Jadi 37 Persen

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Terkini

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

×