-
LTA Singapura menguji coba robot humanoid Olly di Stasiun MRT Little India hingga 11 September.
-
Robot Olly bertugas memberikan informasi jadwal kereta dan memandu rute pintu keluar stasiun.
-
Uji coba jam non-sibuk ini bertujuan mengevaluasi penerapan AI dalam mendukung layanan transportasi publik.
Robot pemandu ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Tiongkok, Unitree Robotics. Tim teknis LTA terus mendampingi seluruh aktivitas robot di lapangan untuk memastikan peranti keras dan lunak berjalan tanpa kendala teknis.
LTA melalui unggahan di media sosial pada 20 Agustus menyatakan bahwa uji coba ini akan mengeksplorasi bagaimana teknologi berbasis AI dapat mendukung operasional transportasi umum dan membuat pengalaman perjalanan Anda menjadi lebih baik.
Pihak otoritas sengaja mengoperasikan Olly pada jam longgar guna mengamati interaksi alami publik di lingkungan stasiun yang aktif.
"Tidak ada rencana segera untuk menugaskannya," sembari menambahkan bahwa Stasiun Little India dipilih karena lokasinya yang berdekatan dengan kantor pusat LTA.
Bagaimana Tanggapan Para Penumpang MRT Terhadap Robot Olly?
Presensi robot humanoid ini menarik minat anak-anak serta pengunjung yang memadati area stasiun. Seorang manajer konstruksi, Liu Hai Rui, menceritakan pengalaman putrinya yang berusia enam tahun saat memberanikan diri mendekati robot tersebut untuk berfoto bersama.
Mr Liu menyampaikan bahwa putrinya sempat ragu mendekati robot tersebut pada awalnya, setelah melihat robot humanoid memperagakan gerakan seni beladiri di televisi.
Sementara itu, seorang pensiunan asal Amerika Serikat berusia 69 tahun, Steve Walker, sengaja mendatangi lokasi karena memiliki latar belakang minat di bidang robotika. Walker mencoba berinteraksi langsung dan berhasil dipandu Olly menuju area eskalator arah North East Line.
Satu-satunya catatan evaluasi dari Walker terletak pada kepekaan mikrofon robot saat menangkap gelombang suara di tengah keramaian stasiun.
"Mikrofon searah yang mengarah ke orang yang berbicara akan lebih baik," katanya.
Meskipun demikian, Walker menyatakan kekagumannya bisa menyaksikan pergerakan fisik robot humanoid secara langsung di ruang publik.
"Untuk dapat melihat robot seimbang dan berjalan secara real-time, tanpa ada rasa goyah, saya sangat terkesan dengan hal itu," katanya.