Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas agar Tetap Segar dan Tidak Cepat Layu

Farah Nabilla

Selasa, 01 September 2026 | 13:50 WIB
Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas agar Tetap Segar dan Tidak Cepat Layu
Ilustrasi cara menyimpan sayur di kulkas [Magnific]
baca 10 detik
  • Pakar keamanan pangan menyarankan untuk menjaga kondisi kering dan menghindari pencucian sayuran sebelum dimasukkan ke dalam kulkas guna mencegah pembusukan.
  • Penyimpanan sayuran harus menggunakan laci khusus atau kantong berlubang serta dipisahkan dari daging mentah untuk menjaga kualitas dan mencegah kontaminasi silang.
  • Beberapa jenis bahan pangan seperti kentang, ubi jalar, bawang bombai, dan tomat tidak disarankan untuk disimpan di dalam kulkas.

Suara.com - Cara menyimpan sayuran di kulkas ternyata tidak cukup hanya dengan memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Cara mencuci, mengemas, memilih tempat penyimpanan hingga mengatur kelembapan kulkas juga berpengaruh terhadap kesegaran sayuran.

Sayuran seperti bayam, selada, brokoli, wortel, buncis hingga cabai dapat lebih cepat layu atau membusuk jika disimpan dalam kondisi yang kurang tepat. Sebaliknya, penyimpanan yang benar dapat membantu mempertahankan kualitas, tekstur dan kesegarannya lebih lama.

Menurut Diane Wright Hirsch, MPH, Senior Extension Educator bidang Food Safety dari University of Connecticut Extension, buah dan sayuran segar membutuhkan metode penyimpanan yang berbeda-beda. Ia menjelaskan bahwa sebagian sayuran memang cocok disimpan di kulkas, sementara beberapa jenis lainnya justru lebih baik berada di suhu ruang.

Lantas, bagaimana cara menyimpan sayuran di kulkas agar tetap segar dan tidak cepat layu?

Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas agar Tetap Segar

Buah pare (Momordica charantia) diketahui mengandung senyawa aktif seperti charantin dan polipeptida-P yang berdasarkan sejumlah penelitian berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. (Regreto/Shutterstock)
Buah pare (Momordica charantia) diketahui mengandung senyawa aktif seperti charantin dan polipeptida-P yang berdasarkan sejumlah penelitian berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. (Regreto/Shutterstock)

1. Jangan langsung mencuci semua sayuran sebelum disimpan
Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah mencuci sayuran sesaat setelah dibeli, kemudian langsung memasukkannya ke kulkas.

Menurut Kate Yerxa, MS, RD dari University of Maine Cooperative Extension, sayuran umumnya lebih baik tidak dicuci sebelum disimpan karena air yang tersisa dapat meningkatkan risiko pembusukan. Jika sayuran memiliki kotoran, kotoran dapat dibersihkan secara perlahan menggunakan tisu atau sikat lembut sebelum disimpan.

Panduan USDA juga menyebutkan bahwa mencuci sayuran sebelum penyimpanan dapat mempercepat kerusakan. Karena itu, mencuci sayuran sebaiknya dilakukan menjelang digunakan. Jika memang harus dicuci terlebih dahulu, pastikan sayuran dikeringkan secara menyeluruh sebelum dimasukkan ke kulkas.

2. Pastikan sayuran dalam kondisi kering
Kelembapan berlebih bisa menjadi salah satu penyebab sayuran lebih cepat membusuk.

Karena itu, setelah membeli sayuran, periksa apakah permukaannya basah. Untuk sayuran yang sudah dicuci, keringkan menggunakan tisu dapur atau kain bersih sebelum disimpan.

baca juga

University of Connecticut Extension juga menyarankan agar sayuran yang dicuci sebelum penyimpanan dikeringkan dengan benar untuk mengurangi risiko munculnya jamur dan pembusukan.

Namun, bukan berarti sayuran harus dibuat benar-benar kehilangan kelembapannya. Sayuran berdaun seperti selada dan bayam tetap membutuhkan lingkungan lembap agar tidak cepat layu.

3. Gunakan laci khusus sayuran atau crisper drawer
Jika kulkas memiliki crisper drawer, manfaatkan bagian tersebut untuk menyimpan sayuran.

Menurut Marcia Steed dari Iowa State University Extension, crisper drawer memiliki pengaturan kelembapan yang berbeda. Laci dengan kelembapan tinggi cocok untuk sayuran hijau dan bahan pangan yang mudah kehilangan air, sedangkan laci dengan kelembapan rendah lebih sesuai untuk produk yang mudah membusuk.

Secara sederhana, sayuran yang mudah layu seperti selada, bayam, sawi, kangkung, daun bawang, seledri lebih cocok berada di tempat dengan kelembapan relatif tinggi.

4. Gunakan kantong berlubang untuk sayuran tertentu
Jangan selalu memasukkan sayuran ke dalam kantong plastik yang tertutup rapat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan

Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Kulkas Sharp 2 Pintu Harga Berapa? Ini 4 Pilihan Terlarisnya

Kulkas Sharp 2 Pintu Harga Berapa? Ini 4 Pilihan Terlarisnya

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Perbedaan Kulkas Mini Kompresor vs Termoelektrik, Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan Kulkas Mini Kompresor vs Termoelektrik, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:36 WIB

6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru

6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Harga Kulkas 2 Pintu Polytron, Intip 3 Rekomendasi yang Muat Banyak dan Hemat Listrik

Harga Kulkas 2 Pintu Polytron, Intip 3 Rekomendasi yang Muat Banyak dan Hemat Listrik

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?

Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Terkini

Usai Terjaring OTT, KPK Tetapkan Bupati Klaten Hamenang sebagai Tersangka

Usai Terjaring OTT, KPK Tetapkan Bupati Klaten Hamenang sebagai Tersangka

Foto | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×