9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:17 WIB
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
Keluarga sembilan warga Singapore yang hilang akibat banjir bandang Nepal-Tibet mendesak kepastian informasi evakuasi. (CNA)
baca 10 detik
  • Sembilan warga Singapura dilaporkan hilang dalam bencana banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet.
  • Keluarga korban mendesak pemerintah meningkatkan alokasi tim SAR serta melacak sinyal telepon genggam.
  • Otoritas mencatat 469 korban tewas dan ratusan wisatawan hilang akibat sapuan air bah.

Suara.com - Sembilan warga negara Singapura menghilang dalam bencana banjir bandang yang melanda wilayah perbatasan Nepal dan Tibet. Kerabat para korban mendesak kejelasan proses evakuasi karena minimnya kabar resmi dari otoritas terkait.

Kenisha Rawla (15) dan Parnika Rawla (20) mengaku kesulitan memperoleh perkembangan kondisi kedua orang tua mereka, Shubakshi Rawla (49) dan Sumit Rawla (53). Komunikasi terakhir keluarga terjadi pada Rabu pagi saat orang tua mereka berada di kawasan Rasuwagadhi, Nepal.

Pasangan tersebut mendarat di Kathmandu sejak 23 Agustus untuk menjalani ziarah Kailash Yatra dan menginap di Hotel Kailash, Timure. Namun hingga kini, tidak ada kabar pasti mengenai posisi maupun status keselamatan pasangan tersebut.

Bencana banjir bandang dan longsor dahsyat menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet, China. [Istimewa]
Bencana banjir bandang dan longsor dahsyat menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet, China. [Istimewa]

Parnika menyampaikan kecemasannya karena tidak mendapat kepastian dari pihak mana pun terkait keberadaan orang tuanya.

“Tidak ada yang memberi tahu kami apa pun. Kami tidak tahu apa yang sedang terjadi. Kami tidak tahu apakah mereka sudah diselamatkan, di mana mereka berada, apakah hotel tempat mereka menginap sudah diperiksa,” ujarnya, dikutip dari CNA, Jumat (28/8/2026).

Upaya keluarga mencari informasi terus membentur jalan buntu karena nomor telepon kontak darurat tidak dapat dihubungi.

“Kami terus bertanya kepada orang-orang, dan orang-orang terus memberi kami nomor telepon, dan nomor-nomor telepon itu tidak dapat dihubungi. Kami tidak punya informasi. Kami sedih dan kami bingung,” tambah Parnika.

Dipti Bhatnagar, adik dari Shubakshi, menyebutkan bahwa kakak dan iparnya sangat bersemangat sebelum berangkat menuju wilayah Tibet. Shubakshi dikenal sebagai sosok ahli gizi yang ramah dan selalu membantu banyak orang dalam kesehariannya.

“Kakak saya adalah salah satu orang terbaik yang saya kenal di dunia. Dia orang yang sangat suka membantu. Dia seorang ahli gizi. Dia benar-benar selalu berusaha keras untuk membantu semua orang, dan saya tahu bahwa semua orang yang dia kenal dan bantu sedang berdoa untuknya. Kayak ipar saya adalah orang yang sangat kerja keras. Dia benar-benar percaya pada pekerjaan,” ungkap Dipti sambil meneteskan air mata.

baca juga

Dipti memohon agar pemerintah memobilisasi lebih banyak tim penyelamat dan memanfaatkan teknologi pencarian lokasi terkini.

“Kami benar-benar, sangat membutuhkan pemerintah untuk meluncurkan orang-orang untuk upaya penyelamatan. Dapatkan lokasi melalui perusahaan seperti Apple dan siapa saja yang dapat membagikan lokasi semua wisatawan, sehingga lebih mudah bagi tim penyelamat. Ini hanya permohonan yang rendah hati,” tuturnya.

“Tolong, tolong bantu kami.”

Bagaimanakah Kondisi Lapangan dan Dampak Kerusakan Bencana?

Bencana alam ini dipicu oleh runtuhnya dinding es, lumpur, dan batuan ke aliran sungai pegunungan pada Rabu pagi. Dampaknya merusak pemukiman perbatasan dan menewaskan sedikitnya 469 jiwa, sementara otoritas memperingatkan risiko banjir susulan.

Pemerintah Nepal telah merilis daftar 668 wisatawan hilang, termasuk sembilan nama warga negara Singapora. Selain pasangan Rawla, warga Singapora lain yang belum ditemukan yakni Estee Loeh, Ghosh Aditi, Ng Kit Kuen, Rajesvaran Ayyavoo, Rengarajan Prabu, Shalinny Deavy Elan Sozan, serta Subramaniam Diraviam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

Jelang Sidang Perkara, Roy Suryo cs Tantang Jokowi Hadir

Jelang Sidang Perkara, Roy Suryo cs Tantang Jokowi Hadir

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:04 WIB

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:57 WIB

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:50 WIB

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

×