Peringatkan! Suhu Bumi Lampaui Batas Ambang Kritis, Sangat Rawan Bencana

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 02 September 2026 | 16:44 WIB
Peringatkan! Suhu Bumi Lampaui Batas Ambang Kritis, Sangat Rawan Bencana
Potret Kekeringan Akibat Suhu Bumi yang Memanas (Pexels/ Pyae Phyo Aung )
baca 10 detik
  • UNEP melaporkan suhu bumi diperkirakan segera melewati ambang batas 1,5 derajat Celsius.

  • Kebijakan saat ini berpotensi menyebabkan kenaikan suhu bumi mencapai 2,6 derajat Celsius pada 2100.

  • Pengurangan emisi secara masif menjadi solusi utama untuk membatasi dampak buruk krisis iklim.

Suara.com - Ambang batas pemanasan global setinggi 1,5 derajat Celsius diproyeksikan bakal jebol dalam kurun beberapa tahun mendatang. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa bidang Program Lingkungan (UNEP) memperingatkan lonjakan ini memicu lonjakan bencana alam serta ancaman kesehatan masyarakat secara drastis.

Satu-satunya jalan menekan dampak fatal ini adalah dengan mengembalikan suhu bumi ke ambang batas aman pada akhir abad. Kebijakan iklim yang berjalan saat ini justru berisiko mendorong pemanasan global hingga 2,6 derajat Celsius pada tahun 2100.

Dekade ini menjadi titik krusial penentuan nasib bumi setelah satu dekade kesepakatan Perjanjian Paris ditandatangani oleh 190 negara. Ambisi menahan laju pemanasan global kini berada di titik paling mengkhawatirkan sepanjang sejarah peradaban.

"Gelombang panas yang menyengat, kebakaran hutan yang berkobar, dan banjir mematikan musim panas ini merupakan peringatan tentang apa yang akan terjadi. Kita harus membuat pelampauan 1,5 derajat Celsius sekecil dan sesingkat mungkin," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

"Dunia membutuhkan keberanian untuk melampaui batas ambisi kita," tambahnya.

Skenario terbaik dengan pemenuhan target net-zero emission sekalipun masih berpotensi menyisakan kenaikan suhu bumi sebesar 1,8 derajat Celsius. Angka ini tetap membawa konsekuensi destruktif bagi ekosistem hayati dan keberlangsungan wilayah pesisir.

Krisis iklim ini langsung menghantam sektor vital seperti ketersediaan pangan, krisis air bersih, hingga kehancuran infrastruktur dasar. Negara-negara kepulauan kecil menjadi pihak paling rentan tenggelam akibat kenaikan permukaan air laut.

Ancaman semakin nyata apabila suhu bumi melonjak hingga 3 derajat Celsius pada akhir abad ini. Skenario terburuk tersebut bakal melenyapkan lebih dari seperempat total massa gletser dunia pada tahun 2100.

Pencairan es berukuran raksasa itu berpotensi menaikkan permukaan air laut global setinggi 9 hingga 13 sentimeter. Kondisi tersebut memicu banjir rob dan erosi pantai yang jauh lebih masif di berbagai belahan dunia.

baca juga

Profesor Richard Betts dari University of Exeter, yang turut berkontribusi dalam laporan tersebut, mengatakan kenaikan suhu membuat kejadian seperti banjir bandang di Nepal dan China pada Agustus semakin mungkin terjadi.

"Namun, kita dapat mencegah kondisi tersebut menjadi jauh lebih buruk dengan mengurangi emisi dan membatasi jumlah pemanasan," kata Betts.

Strategi penanganan menuntut tingkat penyerapan karbon dioksida dari atmosfer wajib melampaui volume emisi yang dilepaskan. Penurunan suhu secara bertahap hanya bisa dicapai melalui penyerapan karbon dalam jumlah raksasa.

Meski demikian, teknologi penyerapan karbon bukan menjadi alasan untuk melonggarkan komitmen pengurangan emisi fosil. Skema tersebut ditempatkan sebagai langkah ekstra di luar kewajiban utama menekan produksi emisi.

Laporan ini berakar dari komitmen Perjanjian Paris 2016 yang menetapkan batas aman kenaikan suhu global di angka 1,5 derajat Celsius. Tren pemanasan global yang terus melonjak memperlihatkan bahwa tindakan taktis seluruh negara peserta masih jauh dari target batas aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Server Raksasa: Rahasia Kelam di Balik Kecepatan Kecerdasan Buatan

Di Balik Server Raksasa: Rahasia Kelam di Balik Kecepatan Kecerdasan Buatan

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:42 WIB

Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?

Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:35 WIB

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:42 WIB

Terkini

Peringatkan! Suhu Bumi Lampaui Batas Ambang Kritis, Sangat Rawan Bencana

Peringatkan! Suhu Bumi Lampaui Batas Ambang Kritis, Sangat Rawan Bencana

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:44 WIB

Self-Love atau Egois? Ini Garis Tipis yang Sering Bikin Kita Salah Paham

Self-Love atau Egois? Ini Garis Tipis yang Sering Bikin Kita Salah Paham

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 16:44 WIB

Teman Nonton Bukan Sekadar Popcorn, Ada Camilan Renyah dengan Tiga Bentuk Sekaligus!

Teman Nonton Bukan Sekadar Popcorn, Ada Camilan Renyah dengan Tiga Bentuk Sekaligus!

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 16:41 WIB

Ranking FIFA Indonesia Sudah Naik 31 Tingkat, FIFA ASEAN Cup 2026 Ujian Menuju 100 Besar

Ranking FIFA Indonesia Sudah Naik 31 Tingkat, FIFA ASEAN Cup 2026 Ujian Menuju 100 Besar

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 16:33 WIB

Nana, Kim Dan, dan Jung Gun Joo Dipastikan Bintangi Serial Netflix Materesa

Nana, Kim Dan, dan Jung Gun Joo Dipastikan Bintangi Serial Netflix Materesa

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 16:30 WIB

Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu

Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:28 WIB

Bukan Sekadar Hemat Listrik, Teknologi Cerdas Menjaga Keselamatan Pasien di RS Telogorejo

Bukan Sekadar Hemat Listrik, Teknologi Cerdas Menjaga Keselamatan Pasien di RS Telogorejo

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:27 WIB

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Respons Atas Tragedi Pernikahan Kuhestak

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Respons Atas Tragedi Pernikahan Kuhestak

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:27 WIB

Tak Lagi Jual Basah, Lampung Kini Bidik Cuan Berlipat via Hilirisasi Jagung

Tak Lagi Jual Basah, Lampung Kini Bidik Cuan Berlipat via Hilirisasi Jagung

Lampung | Rabu, 02 September 2026 | 16:26 WIB

3 Rekomendasi Kulkas dengan Dispenser Air dan Pembuat Es, Mulai Rp3 Jutaan

3 Rekomendasi Kulkas dengan Dispenser Air dan Pembuat Es, Mulai Rp3 Jutaan

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 16:26 WIB

×