- KAI Properti membangun selasar pedestrian sepanjang 250 meter yang menghubungkan Stasiun Karet dan Stasiun BNI City.
- Proyek yang ditargetkan rampung dalam 7 bulan ini juga mencakup penataan area parkir dan penyediaan titik jemput ojek online.
- Fsilitas tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas antarmoda dan kenyamanan mobilitas masyarakat Jakarta.
Suara.com - KAI Properti mulai membangun selasar pedestrian sepanjang 250 meter yang akan menghubungkan kawasan eks Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City. Jalur tersebut dilengkapi travelator dan moving walk masing-masing sepanjang 40 meter untuk memudahkan mobilitas pejalan kaki.
Pembangunan selasar ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tujuh bulan.
Fasilitas tersebut diharapkan membuat perpindahan masyarakat dari kawasan eks Stasiun Karet menuju Stasiun BNI City lebih nyaman dan terintegrasi.
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan selasar tersebut dibangun untuk memperkuat konektivitas pedestrian di kawasan yang menjadi salah satu titik mobilitas masyarakat di Jakarta.
“Kami berharap pergerakan masyarakat menuju kawasan stasiun dapat semakin mudah, nyaman, dan tertata,” ujar Bramantya dalam keterangannya kepada Suara.com, Kamis (3/9/2026).
Selain membangun jalur pedestrian, KAI Properti akan menata ulang area parkir dan menyediakan titik jemput khusus bagi layanan transportasi daring atau ojek online.
Penataan tersebut ditujukan untuk mempermudah perpindahan masyarakat dari moda transportasi darat menuju layanan kereta api sekaligus membuat pergerakan di sekitar stasiun lebih tertata.
“Pekerjaan yang kami lakukan diarahkan agar konektivitas menuju Stasiun BNI City dapat didukung oleh jalur pedestrian serta fasilitas pendukung yang memadai,” jelasnya.
Pembangunan selasar ini menjadi bagian dari optimalisasi kawasan Karet–BNI City.
Sebelumnya, sejumlah fasilitas di Stasiun BNI City juga telah dikembangkan, antara lain penggantian tangga dengan eskalator serta pembangunan aula utama baru.
Stasiun BNI City juga telah menerapkan konsep smart station melalui pemasangan lampu pintar untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan penumpang di area peron.
KAI Properti berharap penataan akses tersebut dapat memperkuat integrasi antarmoda sekaligus mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik untuk aktivitas sehari-hari.