PPAD: Purnawirawan TNI AD Adalah Aset Bangsa, Beri Solusi Bukan Sekadar Kritik

Muhamad Yasir

Selasa, 08 September 2026 | 08:51 WIB
PPAD: Purnawirawan TNI AD Adalah Aset Bangsa, Beri Solusi Bukan Sekadar Kritik
Plt. Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Mayjen TNI (Purn) Komaruddin (ketiga dari kiri). [Suara.com/Istimewa]
baca 10 detik
  • Plt. Ketua Umum PPAD Mayjen TNI Purn Komaruddin meminta purnawirawan TNI AD menjaga kehormatan institusi dan tidak memakai nama organisasi untuk politik kelompok.
  • PPAD menandatangani kerja sama pendidikan dengan Universitas Salakanagara untuk memberikan beasiswa S1 penuh kepada 200 anak cucu purnawirawan dan PNS TNI AD.
  • Komaruddin mengingatkan agar purnawirawan terus mengabdi kepada negara, menyampaikan kritik secara santun berdasarkan data, serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Suara.com - Plt. Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Mayjen TNI (Purn) Komaruddin Simanjuntak mengingatkan seluruh purnawirawan TNI AD agar menjaga kehormatan institusi TNI serta tidak menggunakan nama keluarga besar purnawirawan untuk kepentingan politik kelompok tertentu.

Komaruddin menilai purnawirawan TNI AD merupakan aset strategis bangsa yang memiliki pengalaman, pengetahuan, serta tanggung jawab moral untuk terus memberikan kontribusi bagi negara meski telah memasuki masa purnatugas.

Menurut dia, purnatugas bukan berarti berhenti mengabdi. Nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI tetap perlu tercermin dalam sikap dan perilaku purnawirawan sebagai warga negara.

Komaruddin juga mengingatkan agar perbedaan pandangan dan kritik disampaikan secara santun, berdasarkan data, serta diarahkan untuk memperbaiki keadaan.

Dia secara khusus meminta purnawirawan menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, perbedaan pandangan di antara purnawirawan merupakan hal yang wajar, tetapi tidak boleh sampai merusak persaudaraan maupun mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

Hal kedua yang menjadi perhatian adalah marwah keluarga besar purnawirawan TNI AD. Komaruddin menilai sejarah pengabdian, pengalaman, jaringan, dan pengaruh sosial yang dimiliki purnawirawan harus digunakan secara bijaksana.

Setiap purnawirawan, kata dia, memiliki hak politik dan pilihan masing-masing. Namun, ketika berbicara atas nama organisasi atau membawa nama keluarga besar purnawirawan TNI AD, kepentingan bangsa dan negara harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Komaruddin juga mengajak para purnawirawan mengubah kegelisahan terhadap persoalan bangsa menjadi gagasan dan solusi.

Pengalaman dalam kepemimpinan, pengambilan keputusan, strategi, serta menghadapi berbagai situasi sulit dinilai dapat menjadi modal untuk memberikan masukan bagi pemerintah dan lembaga negara.

baca juga

Karena itu, kritik yang disampaikan purnawirawan diharapkan tidak berhenti pada perdebatan di ruang publik, tetapi dilengkapi alasan dan data serta diarahkan menjadi rekomendasi yang konstruktif.

 Plt. Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Mayjen TNI (Purn) Komaruddin (baju batik). [Suara.com/istimewa)
Plt. Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Mayjen TNI (Purn) Komaruddin (baju batik). [Suara.com/istimewa)

Di sisi lain, PPAD terus mendorong program yang memberikan manfaat bagi keluarga besar purnawirawan TNI AD.

Salah satunya melalui kerja sama pendidikan dengan Universitas Salakanagara (UNSAKA) yang ditandatangani pada 2 September 2026.

Kerja sama tersebut mencakup program S1 beasiswa penuh bagi 200 anak dan cucu purnawirawan TNI AD serta putra-putri pensiunan PNS TNI AD.

Program itu ditujukan untuk menyiapkan generasi penerus yang lebih terdidik dan kompeten sehingga dapat mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

Komaruddin menegaskan purnawirawan TNI AD tidak berhenti mengabdi meski medan pengabdiannya telah berubah. Menurut dia, warisan terbaik seorang purnawirawan bukan sekadar pangkat dan jabatan, melainkan keteladanan sebagai negarawan.

Ia menilai purnawirawan tetap dapat menyampaikan kebenaran, memberikan koreksi, dan berbeda pendapat tanpa merendahkan pihak lain maupun memutus persaudaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suku Dayak Bertato Tetap Bisa Jadi Prajurit TNI

Suku Dayak Bertato Tetap Bisa Jadi Prajurit TNI

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Peringati HUT Ke-23, PPAD Ajak Anggotanya Jadi Teladan Kehidupan Bermasyarakat

Peringati HUT Ke-23, PPAD Ajak Anggotanya Jadi Teladan Kehidupan Bermasyarakat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:47 WIB

TNI AD Didorong Terus Berbenah Ikuti Perkembangan Zaman

TNI AD Didorong Terus Berbenah Ikuti Perkembangan Zaman

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×