Kabut Asap Kian Parah, Anwar Ibrahim Singgung Perusahaan yang Terlibat Karhutla

Galih Prasetyo

Selasa, 08 September 2026 | 12:44 WIB
Kabut Asap Kian Parah, Anwar Ibrahim Singgung Perusahaan yang Terlibat Karhutla
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (kiri) sebelum pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/6/2025). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/app/nym]
baca 10 detik
  • Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menilai mekanisme ASEAN dalam menangani kabut asap lintas batas perlu diperbaiki secara serius.
  • Pemerintah Malaysia menetapkan status darurat di wilayah Serian karena kualitas udara akibat kabut asap membahayakan kesehatan masyarakat.
  • Anwar meminta pembakaran terbuka di Indonesia dikaji menyeluruh dan memastikan tidak melindungi perusahaan Malaysia yang terbukti terlibat.

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menilai mekanisme ASEAN dalam menangani kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu diperbaiki.

Menurutnya, persoalan tersebut harus mendapat perhatian lebih serius karena berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan bayi.

“Ada ruang untuk penambahbaikan (mekanisme menangani kabut asap lintas batas). Saya rasa menteri-menteri ASEAN perlu melihat dengan lebih serius karena ini berdampak pada manusia, terutama anak-anak dan bayi,” kata Anwar dinukil dari Berita Harian.

Anwar menyampaikan hal tersebut setelah menghadiri acara pertemuan Perdana Menteri bersama pegawai Kementerian Perladangan dan Komoditas Malaysia.

Ia menyoroti kondisi kabut asap yang terjadi di Serian, Sarawak, yang menurutnya sudah mengkhawatirkan.

“Kita sudah melihat kondisi kabut asap di Serian, sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Malaysia Tetapkan Darurat Kabut Asap, Begini Curhatan Warga Serawak: Jangan Lockdown [Tangkap layar X]
Malaysia Tetapkan Darurat Kabut Asap, Begini Curhatan Warga Serawak: Jangan Lockdown [Tangkap layar X]

Serian Dilanda Kabut Asap Parah

Pemerintah Malaysia sebelumnya menetapkan status darurat di seluruh wilayah Serian setelah kualitas udara di kawasan tersebut mencapai tingkat yang dinilai membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Keputusan tersebut mendapat persetujuan Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim dengan mempertimbangkan nasihat Anwar Ibrahim, Premier Sarawak Abang Johari Tun Openg, serta sejumlah lembaga terkait.

baca juga

Kondisi tersebut kembali menghidupkan persoalan kabut asap lintas batas yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu isu lingkungan di kawasan Asia Tenggara.

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah dapat terbawa angin melintasi batas negara.

Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat di wilayah sumber kebakaran, tetapi juga negara-negara tetangga.

Anwar Minta Penyebab Kebakaran Dikaji Menyeluruh

Anwar juga meminta persoalan pembakaran terbuka di Indonesia dilihat secara menyeluruh sebelum tuduhan diarahkan kepada pihak tertentu.

Menurut dia, sumber kebakaran yang terdeteksi banyak berasal dari kawasan hutan.

Namun, pemerintah Malaysia tetap membuka kemungkinan adanya keterlibatan perusahaan Malaysia dalam aktivitas pembakaran jika ditemukan bukti.

“Pembakaran yang dapat kita deteksi banyak berasal dari hutan. Namun, kalau ada perusahaan Malaysia yang terlibat, kita beri ruang kepada Indonesia untuk mengambil tindakan,” kata Anwar.

Ia menegaskan pemerintah Malaysia tidak akan melindungi perusahaan Malaysia apabila terbukti melakukan pelanggaran di wilayah Indonesia.

“Kalau ada perusahaan, tentunya kalau terjadi di sana, tindakan dilakukan di sana dan kita tidak akan mempertahankan mereka,” ujarnya.

Anwar menekankan dampak terhadap masyarakat menjadi alasan utama agar persoalan tersebut dibahas secara lebih serius di tingkat ASEAN.

“Isu kabut asap lintas batas perlu diberi perhatian serius karena dampaknya menimpa negara tetangga dan kesehatan masyarakat,” kata Anwar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Bongkar Agenda 6 Bulan ke Depan

Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Bongkar Agenda 6 Bulan ke Depan

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 12:28 WIB

SC Heerenveen Masih Belum Mau Mainkan Mees Hilgers, Ternyata Ada Masalah!

SC Heerenveen Masih Belum Mau Mainkan Mees Hilgers, Ternyata Ada Masalah!

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 12:18 WIB

Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi

Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 12:04 WIB

10 Tahun Berlalu, Descendants of the Sun Akan Hadir dalam Versi Indonesia!

10 Tahun Berlalu, Descendants of the Sun Akan Hadir dalam Versi Indonesia!

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 12:15 WIB

Cashback Belanja di Courtside Tiap Hari Rabu dari BRI, Main Padel Makin Pede!

Cashback Belanja di Courtside Tiap Hari Rabu dari BRI, Main Padel Makin Pede!

Bri | Senin, 07 September 2026 | 21:42 WIB

Terkini

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

×