Menguji Nyali di Lapak Pasar, Pemuda Kebayoran Lama Ini Kini Bangun Bisnis Digital

Galih Prasetyo

Kamis, 10 September 2026 | 15:10 WIB
Menguji Nyali di Lapak Pasar, Pemuda Kebayoran Lama Ini Kini Bangun Bisnis Digital
Menguji Nyali di Lapak Pasar, Pemuda Kebayoran Lama Ini Kini Bangun Bisnis Digital [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pemuda Jakarta bernama Raihandy belajar berdagang tanpa modal secara daring sejak masa sekolah dasar hingga menengah.
  • Raihan menjalani kuliah S1 sambil bekerja di perusahaan IT dan membangun bisnis digital yang sempat terdampak pandemi Covid-19.
  • Raihan mendirikan bisnis retail gadget bernama Inggrid Store bersama pasangannya untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

Suara.com - Suara klakson kendaraan, teriakan pedagang, hingga lalu-lalang pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menjadi bagian dari masa kecil Raihandy.

Pemuda kelahiran Jakarta, 13 Februari 1999 yang akrab disapa Raihan itu tumbuh di tengah aktivitas perdagangan bersama kedua orang tuanya.

Sejak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK), Raihan sudah terbiasa mendampingi orang tua berjualan di kios.

Bagi dia, pasar bukan sekadar tempat mencari nafkah, tetapi juga menjadi ruang belajar pertama untuk memahami arti kerja keras dan kemandirian.

Lingkungan tersebut perlahan membentuk mental dan naluri bisnis Raihan. Dia belajar membaca karakter pembeli, memahami perputaran barang, sekaligus merasakan bagaimana sulitnya mendapatkan penghasilan dari kerja sendiri.

Kebiasaan itu terus dilakukannya hingga menyelesaikan pendidikan menengah. Memasuki masa SMP hingga SMA, keinginan Raihan untuk memiliki penghasilan sendiri semakin kuat.

Mulai Jualan Tanpa Modal

Alih-alih hanya mengandalkan uang saku, Raihan mulai mencari peluang melalui internet. Tanpa modal finansial, dia mencoba berjualan secara daring dengan menjadi perantara maupun pedagang kecil.

"Saya sudah dididik berdagang sejak kecil di pasar oleh orang tua. Pas masuk dari SD sampai SMK, saya coba jualan sendiri tanpa modal sama sekali, cuma mengandalkan koneksi internet," kata Raihan.

baca juga

Dari pengalaman tersebut, dia mulai terbiasa mencari peluang sekaligus menghadapi persoalan secara mandiri. Perlahan, usaha yang dirintis sejak usia sekolah berkembang.

Bahkan setelah menyelesaikan pendidikan di SMK, Raihan sudah mampu mengelola usaha dengan sejumlah karyawan.

Pengalaman itu semakin menguatkan tekadnya untuk menjadikan bisnis sebagai bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

Kuliah Sambil Kerja dan Bangun Bisnis

Perjalanan Raihan tidak berhenti setelah lulus SMK. Saat memasuki perguruan tinggi, dia memilih menjalani kuliah S1 sembari bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi (IT).

Pekerjaan tersebut menjadi kesempatan bagi Raihan untuk memperluas pengetahuan sekaligus mendapatkan pengalaman langsung di industri teknologi. Namun, aktivitas sebagai pekerja dan mahasiswa tidak membuat naluri bisnisnya berhenti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bidik Pasar Konstruksi RI, Rantai Pasok Material Mulai Beralih ke Digital

Bidik Pasar Konstruksi RI, Rantai Pasok Material Mulai Beralih ke Digital

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 09:25 WIB

Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital

Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Bakal Numpang Sekolah, Pemkot Jaksel Siapkan Bus dan Mikrotrans Bagi Siswa Dua SD Kebayoran Lama

Bakal Numpang Sekolah, Pemkot Jaksel Siapkan Bus dan Mikrotrans Bagi Siswa Dua SD Kebayoran Lama

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Kejar Percepatan Pembangunan, Disdik Jaksel Relokasi Dua SD di Kebayoran Lama Selatan

Kejar Percepatan Pembangunan, Disdik Jaksel Relokasi Dua SD di Kebayoran Lama Selatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×