25 Tahun Serangan 9/11, Cerita Mereka yang Bertugas saat 4 Pesawat Tabrak WTC

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 11 September 2026 | 13:35 WIB
25 Tahun Serangan 9/11, Cerita Mereka yang Bertugas saat 4 Pesawat Tabrak WTC
Serangan 9/11 (CNN/AP)
baca 10 detik
  • Petugas FAA membekukan seluruh ruang udara Amerika Serikat untuk menghentikan serangan teror pesawat.

  • Pembajakan empat pesawat komersial memicu pembentukan lembaga keamanan penerbangan TSA secara nasional.

  • Para veteran petugas penerbangan terus merawat ingatan sejarah demi menjaga keselamatan udara masa depan.

Suara.com - Petugas Federal Aviation Administration (FAA) menghentikan seluruh penerbangan sipil secara mendadak setelah empat pesawat komersial dibajak pada 11 September 2001. Keputusan dramatis tersebut diambil untuk mencegah penggunaan pesawat sebagai senjata serangan teror balasan di wilayah Amerika Serikat.

Manajer Lalu Lintas Udara New York Air Route Traffic Control Center, Michael McCormick, langsung menginstruksikan status ATC Zero pada pukul 09.05 pagi. Langkah tegas ini efektif melarang seluruh armada udara melintas di ruang udara yurisdiksinya demi keamanan nasional.

Dua pesawat Boeing 767 sebelumnya telah dihantamkan ke Menara Kembar World Trade Center di New York City dalam rentang waktu singkat. Insiden brutal tersebut menewaskan ribuan orang sekaligus menghancurkan pusat perekonomian dunia dalam hitungan jam.

Generasi muda menyaksikan rekaman tragedi 9/11 di platform digital yang diwarnai narasi teori konspirasi. (NY Daily News)
Generasi muda menyaksikan rekaman tragedi 9/11 di platform digital yang diwarnai narasi teori konspirasi. (NY Daily News)

McCormick menyaksikan langsung pergerakan pesawat pembajak di layar radar sebelum benturan mematikan terjadi di Menara Selatan. Ia menyadari penuh bahwa sistem penerbangan sipil telah dimanipulasi menjadi alat penghancur massal.

"Saya katakan kepada mereka sudah terlambat. Keduanya telah menghantam World Trade Center," kata McCormick dikutip dari CNN Internasional, Jumat (11/9/2026).

"Saya lebih merasa marah daripada perasaan lainnya. Saya marah karena orang-orang menggunakan sesuatu yang saya cintai, sesuatu yang sangat saya tekuni, yaitu dunia penerbangan, dan menggunakannya sebagai senjata melawan negara saya, dan saya mencoba menyalurkan kemarahan itu menjadi sebuah tindakan," kata McCormick.

Spesialis intelijen FAA, Chris Rocheleau, awalnya menduga laporan kecelakaan pesawat di Manhattan hanyalah insiden penerbangan ringan akibat kelalaian pilot. Namun, dugaan tersebut meleset setelah pesawat kedua menghantam menara gedung secara sengaja.

Tim investigasi National Transportation Safety Board (NTSB) di Washington langsung memantau lubang hantaman besar di struktur bangunan melalui siaran televisi. Mereka menyadari tidak ada panduan darurat yang pernah dibuat untuk menangani kecelakaan pesawat di gedung pencakar langit.

Di saat bersamaan, pesawat American Airlines Flight 77 yang berbelok ke arah Washington mulai mendekati kawasan Istana Kepresidenan. Pesawat tersebut akhirnya menabrak gedung Pentagon pada pukul 09.37 pagi setelah melakukan manuver tajam di udara.

baca juga

Petugas kendali udara sempat menghitung jarak tempuh pesawat menuju Gedung Putih sebelum akhirnya hantaman terjadi di kompleks militer. Ruang markas pertahanan Amerika Serikat tersebut hancur seketika akibat ledakan dahsyat.

"Kami benar-benar tidak memiliki panduan penanganan untuk kecelakaan di gedung pencakar langit," kata Grosof.

FAA menerbitkan perintah penghentian seluruh operasional penerbangan nasional secara menyeluruh pada pukul 09.42 pagi. Kebijakan darurat ini memaksa sekitar 4.500 pesawat komersial dan penerbangan umum untuk segera mendarat di bandara terdekat.

Pesawat United Airlines Flight 93 menjadi armada terakhir yang jatuh di area terbuka Shanksville, Pennsylvania, setelah penumpang melakukan perlawanan. Seluruh pesawat komersial di wilayah udara Amerika Serikat berhasil didaratkan secara aman pada pukul 12.16 siang.

Investigator NTSB, Erik Grosof, diterbangkan menuju New York menggunakan pesawat dinas FAA untuk memulai proses identifikasi. Ruang udara yang biasanya padat mendadak senyap tanpa ada satu pun pergerakan pesawat komersial.

Suasana Kota New York berubah mencekam dengan bau bahan bakar jet yang menyengat serta aroma puing-puing terbakar. Tim penyelidik harus memeriksa atap-atap bangunan sekitar untuk mencari keberadaan kotak hitam pesawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

170.000 Dokumen Rahasia Serangan 9/11 Dirilis Walikota Zohran Mamdani, Isinya Kebohongan Pejabat

170.000 Dokumen Rahasia Serangan 9/11 Dirilis Walikota Zohran Mamdani, Isinya Kebohongan Pejabat

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:14 WIB

Tragedi Serangan 9/11 WTC Jadi Sajian Teori Konspirasi di Kalangan Gen Z, Bagaimana Bisa?

Tragedi Serangan 9/11 WTC Jadi Sajian Teori Konspirasi di Kalangan Gen Z, Bagaimana Bisa?

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:52 WIB

25 Tahun Serangan 9/11, Terjebak di Restoran Lantai Teratas World Trade Center Tanpa Jalan Keluar

25 Tahun Serangan 9/11, Terjebak di Restoran Lantai Teratas World Trade Center Tanpa Jalan Keluar

News | Jum'at, 11 September 2026 | 09:43 WIB

Terkini

Nasib 127 UMKM Terdampak Penataan Setu Babakan, Tak Semua Bisa Direlokasi

Nasib 127 UMKM Terdampak Penataan Setu Babakan, Tak Semua Bisa Direlokasi

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Sering Ingin 'Menghilang' dari Dunia? Film One Million Yen Girl Punya Jawaban Menohok buat Kamu

Sering Ingin 'Menghilang' dari Dunia? Film One Million Yen Girl Punya Jawaban Menohok buat Kamu

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Surat Perpisahan Emosional Appi ke Golkar: 'Saya Pamit Sebagai Kader, Tapi Tidak Sebagai Kawan'

Surat Perpisahan Emosional Appi ke Golkar: 'Saya Pamit Sebagai Kader, Tapi Tidak Sebagai Kawan'

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Yoshihiro Togashi Tolak Proyek dengan Deadline demi Fokus Hunter x Hunter

Yoshihiro Togashi Tolak Proyek dengan Deadline demi Fokus Hunter x Hunter

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Belajar dari Insiden Petasan Pondok Pinang: Tradisi Jangan Korbankan Ketenangan Tetangga

Belajar dari Insiden Petasan Pondok Pinang: Tradisi Jangan Korbankan Ketenangan Tetangga

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Klub Liga Inggris: Selamat Elkan Baggott, Kami Sangat Bangga Padamu

Klub Liga Inggris: Selamat Elkan Baggott, Kami Sangat Bangga Padamu

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:25 WIB

18 Tahun Bersama, Irfan Resmi Hengkang dari Govinda: Kami Memilih Jalan Berbeda

18 Tahun Bersama, Irfan Resmi Hengkang dari Govinda: Kami Memilih Jalan Berbeda

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ibadah Alam GKJ Baturetno ke-9: Memaknai Api, Kematian, dan Daya Hidup dari Balik Area Makam

Ibadah Alam GKJ Baturetno ke-9: Memaknai Api, Kematian, dan Daya Hidup dari Balik Area Makam

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:19 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Punya Sejumlah Terobosan: Larangan Tahan Ijazah hingga Pekerjaan Masa Depan

UU Ketenagakerjaan Baru Punya Sejumlah Terobosan: Larangan Tahan Ijazah hingga Pekerjaan Masa Depan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Kata-kata Justin Hubner Bangga Timnas Indonesia Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Justin Hubner Bangga Timnas Indonesia Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:18 WIB

×