- Foto viral pemimpin dunia di KTT BRICS 2026 India terbukti palsu karena menampilkan almarhum Ebrahim Raisi.
- Hasil uji alat pendeteksi AI mengonfirmasi bahwa foto tersebut dibuat menggunakan teknologi OpenAI dengan akurasi sangat tinggi.
- Penyebaran gambar buatan kecerdasan buatan itu dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk membangun narasi politik di media sosial.
Pemeriksaan AI Menguatkan Temuan
Tim pemeriksa fakta kemudian menggunakan sejumlah perangkat pendeteksi konten AI untuk menguji keaslian gambar.
Hive Moderation memberikan kemungkinan 99,9 persen bahwa gambar tersebut dibuat menggunakan AI.
Sementara Sightengine memberikan skor 99 persen untuk indikasi serupa.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan menggunakan alat Verify milik OpenAI.
Hasilnya menemukan penanda yang tertanam dalam gambar dan mengonfirmasi bahwa foto tersebut dibuat menggunakan teknologi OpenAI.
Sempat Dibagikan Juru Bicara Partai Modi
Foto tersebut sebelumnya turut dibagikan juru bicara Partai Bharatiya Janata Party (BJP), Shazia Ilmi.
Dalam unggahannya, Ilmi menggunakan foto tersebut untuk memuji kepemimpinan Modi sekaligus mengkritik tokoh oposisi, termasuk Rahul Gandhi.
Unggahan tersebut kemudian dihapus, tetapi arsipnya masih tersimpan dan menjadi bagian dari penelusuran pemeriksa fakta.
Media Asianet Hindi juga sempat menggunakan gambar serupa dalam pemberitaan mengenai KTT BRICS 2026.
Hal ini membuat foto buatan AI tersebut semakin terlihat seperti dokumentasi resmi bagi pengguna media sosial yang tidak melakukan verifikasi.
Foto AI Jadi Senjata Narasi Politik
Peredaran foto tersebut menunjukkan persoalan baru dalam penyebaran informasi politik.
Gambar AI yang dibuat sangat realistis dapat dengan mudah digunakan untuk membangun narasi seolah-olah sebuah peristiwa benar-benar terjadi.
Di media sosial, foto-foto bertema BRICS bahkan kemudian berkembang menjadi bahan perdebatan mengenai siapa saja pemimpin yang hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk munculnya klaim terkait keberadaan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di foto selfie tersebut.