Ekonomi Goyang dan Utang Segunung, Prancis Tak Tambah APBN 2027

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 16 September 2026 | 10:21 WIB
Ekonomi Goyang dan Utang Segunung, Prancis Tak Tambah APBN 2027
Menara Eiffel di Kota Paris saat di musim semi. [shutterstock]
baca 10 detik
  • Prancis membekukan anggaran belanja pemerintah pusat pada 2027 di luar sektor pertahanan.

  • Kebijakan pengetatan diambil akibat kegagalan menekan defisit anggaran di bawah 5 persen.

  • Lonjakan utang nasional menembus 3,5 triliun euro memicu ancaman krisis fiskal serius.

Suara.com - Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengambil langkah drastis dengan menghentikan kenaikan belanja negara atau APBN pada 2027 di luar sektor militer. Kebijakan pengetatan ini menyasar langsung instansi pemerintah pusat untuk menahan laju defisit fiskal yang semakin mengkhawatirkan.

Kondisi riil belanja negara dipastikan memotong daya beli pemerintah pusat saat memperhitungkan laju inflasi yang terus berjalan. Meskipun demikian, kebijakan hemat ini dirancang khusus tanpa mengganggu alokasi dana pemerintah daerah maupun jaminan sosial masyarakat.

Langkah darurat Lecornu dipicu oleh kenyataan pahit bahwa target penyesuaian keuangan negara sebelumnya dipastikan gagal total. Dikutip dari RIA Novosti, kegagalan pencapaian target tersebut menegaskan tekanan berat yang sedang melanda perekonomian domestik.

Ilustrasi pemandangan Kota Paris. (Pexels.com)
Ilustrasi pemandangan Kota Paris. (Pexels.com)

Menteri Keuangan Roland Lescure mengatakan pada Juli bahwa pemerintah tidak akan mampu mencapai target pengurangan defisit anggaran menjadi di bawah 5 persen pada 2026. Keputusasaan ini mempercepat terbitnya surat peringatan Perdana Menteri kepada seluruh jajaran menteri.

Krisis keuangan negara ini makin diperparah oleh lonjakan beban utang yang telah menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah. Akumulasi utang yang membengkak tersebut menempatkan Prancis dalam ancaman stabilitas ekonomi yang sangat serius.

Pada akhir Juni, utang nasional Prancis mencapai rekor tertinggi baru, melampaui angka 3,5 triliun euro (sekitar Rp71,3 kuadriliun) untuk pertama kalinya. Lonjakan beban pinjaman ini memaksa otoritas keuangan memberikan sinyal bahaya bagi keberlanjutan fiskal negara.

Sebelumnya, Bank of France memperingatkan bahwa negara tersebut menghadapi "cekikan anggaran" kecuali pemerintah mengurangi defisit fiskal. Ketegangan antara pembengkakan utang dan proyeksi pertumbuhan ekonomi inilah yang menjadi latar belakang utama pembekuan anggaran 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 16:39 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:10 WIB

Terkini

Ekonomi Goyang dan Utang Segunung, Prancis Tak Tambah APBN 2027

Ekonomi Goyang dan Utang Segunung, Prancis Tak Tambah APBN 2027

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:21 WIB

Pengusaha Wanti-wanti 5 Hal ke Menkeu Suahasil, Dari Debottlenecking hingga Insentif

Pengusaha Wanti-wanti 5 Hal ke Menkeu Suahasil, Dari Debottlenecking hingga Insentif

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:18 WIB

15 Contoh Soal Rata-Rata, Modus, dan Median Kelas 6 SD Lengkap dengan Pembahasan

15 Contoh Soal Rata-Rata, Modus, dan Median Kelas 6 SD Lengkap dengan Pembahasan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 10:11 WIB

Apa Keunggulan Teknologi yang Digunakan pada Sepatu New Balance 530 Dibandingkan dengan Model Lain?

Apa Keunggulan Teknologi yang Digunakan pada Sepatu New Balance 530 Dibandingkan dengan Model Lain?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:10 WIB

Kepergok Kuasai 4 Mobil Mewah, Anggota DPRD Bantaeng Dilaporkan ke Polisi

Kepergok Kuasai 4 Mobil Mewah, Anggota DPRD Bantaeng Dilaporkan ke Polisi

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 10:09 WIB

Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8

Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 10:01 WIB

Harga Emas Global Naik, HPE Emas Kembali Melonjak pada Paruh Kedua September

Harga Emas Global Naik, HPE Emas Kembali Melonjak pada Paruh Kedua September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:01 WIB

Review Serial The Gentlemen Season 2: Pengkhianatan Berdarah Keluarga Glass

Review Serial The Gentlemen Season 2: Pengkhianatan Berdarah Keluarga Glass

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:00 WIB

Viral Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak

Viral Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 09:56 WIB

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

×