Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB
Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer
Kapal perang Amerika Serikat USS Miguel Keith terdeteksi mondar-mandir di Selat Malaka dekat perairan Indonesia. AS perluas blokade untuk incar tanker minyak Iran di Indo-Pasifik. [Dok. usni.org]
baca 10 detik
  • Perang Iran menguras cadangan amunisi strategis dan memicu hambatan industri pertahanan Amerika Serikat.

  • Pengeluaran Operasi Epic Fury mencapai 33,4 miliar dolar AS dengan mayoritas untuk membeli amunisi.

  • Laporan resmi Pentagon membantah klaim Donald Trump tentang pasokan senjata AS yang tidak terbatas.

Suara.com - Perang di Iran menguras cadangan amunisi strategis Amerika Serikat dan menyingkap hambatan besar dalam industri pertahanan mereka. Temuan resmi pengawas Departemen Pertahanan AS ini membantah klaim Presiden Donald Trump yang menyebut pasokan senjata militer tidak terbatas.

Inspektur Jenderal Pentagon menyampaikan kondisi krisis pasokan ini dalam laporan resmi perdananya kepada Kongres AS. Data keuangan mencatat Operasi Epic Fury menyedot anggaran hingga 33,4 miliar dolar AS hanya dalam kurun empat bulan.

Sebagian besar dana perang tersebut habis untuk membayar rudal dan amunisi yang ditembakkan di kawasan Timur Tengah. Pengeluaran masif senilai 22,3 miliar dolar AS khusus amunisi langsung memicu masalah pasokan pada rantai produksi pertahanan domestik.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Dokumen resmi pengawas militer itu menegaskan kondisi riil persenjataan AS di lapangan.

"Pengeluaran amunisi pada OEF telah menyebabkan kekurangan inventaris strategis dan mengungkapkan hambatan basis industri untuk pasokan ulang amunisi," tulis laporan tersebut, dikutip dari France24, Kamis (17/9/2026).

Kekuatan armada tempur AS juga tergerus akibat gempuran selama pertempuran berlangsung. Empat jet tempur F-15 hancur total dan puluhan drone MQ-9 Reaper dipastikan jatuh.

Kerusakan lain menimpa satu unit pesawat tempur F-35 serta tujuh pesawat tanker KC-135. Kerugian armada udara ini semakin memperberat beban operasional militer Amerika Serikat.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump terus mengabaikan kekhawatiran publik soal menipisnya cadangan senjata nasional. Trump bersikukuh bahwa kemampuan produksi industri pertahanan negaranya sedang berada di level tertinggi.

Melalui akun Truth Social pribadinya, Trump kembali menegaskan klaim ketahanan militer tersebut.

baca juga

"Menghasilkan lebih banyak Senjata Hebat dan Elit daripada kapan pun dalam Sejarah kita," kata Trump.

Laporan internal memperlihatkan kekurangan rudal pemandu jarak jauh dan pencegat pertahanan udara mulai mengganggu strategi tempur. Militer AS bahkan telah menghabiskan hampir 80 persen dari total cadangan pencegat sistem THAAD milik mereka.

Strategi penyerangan berskala besar akhirnya menurun drastis setelah hari pertama gempuran dimulai. Komando Pusat AS sempat menggempur lebih dari 1.000 target Iran dalam 24 jam pertama sebelum intensitasnya berkurang.

Serangan balasan dari pihak Iran juga merusak ratusan bangunan di pangkalan militer AS pada delapan negara kawasan. Kerusakan fasilitas tempur ini tersebar mulai dari Kuwait, Bahrain, Qatar, hingga Arab Saudi dan Yordania.

Tim penilai Pentagon belum memasukkan total biaya kerusakan bangunan pangkalan militer tersebut ke dalam hitungan awal. Pemerintah AS masih mengkaji rencana pembangunan ulang pangkalan serta kepastian pihak yang wajib menanggung biayanya.

Kondisi geopolitik ini berakar dari keputusan militer AS meluncurkan operasi berskala besar di Timur Tengah. Lonjakan konsumsi amunisi tinggi tanpa imbang kapasitas pabrik pasokan pada akhirnya memicu krisis inventaris senjata Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Terkini

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB

Perkenalkan Unlimited 5G SMARTFREN Lewat Web Series, Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga

Perkenalkan Unlimited 5G SMARTFREN Lewat Web Series, Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

Video | Kamis, 17 September 2026 | 10:47 WIB

Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Lagu Milik Love Chaos Tuai Kecaman

Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Lagu Milik Love Chaos Tuai Kecaman

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 10:47 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

4 Clay Mask Penyerap Minyak Berlebih dan Bantu Bersihkan Pori

4 Clay Mask Penyerap Minyak Berlebih dan Bantu Bersihkan Pori

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:40 WIB

Hadirkan Web Series Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga,  SMARTFREN Kenalkan Unlimited 5G

Hadirkan Web Series Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Unlimited 5G

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 10:39 WIB

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:36 WIB

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

×