BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 17 September 2026 | 18:08 WIB
BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky
Ilustrasi Dapur SPPG (jabarprov.go.id)
baca 10 detik
  • Kepala BGN Sudaryono mengumumkan rencana pembuatan marketplace khusus pengadaan bahan pangan MBG.
  • Sistem digital terintegrasi ini bertujuan menata rantai pasok, mencegah kecurangan harga, serta memperketat pengawasan tujuh komoditas pangan utama.
  • Marketplace pengadaan bahan pangan MBG tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir September atau awal Oktober 2026.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan marketplace khusus untuk pengadaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sistem digital ini dirancang untuk menutup celah permainan harga, kickback hingga pengadaan bahan pangan berkualitas buruk.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan sistem tersebut dibutuhkan untuk menata rantai pasok bahan pangan MBG sekaligus membuat proses pengadaan lebih transparan.

Rencana itu disampaikan Sudaryono dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI terkait RKA K/L Tahun Anggaran 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Menurut Sudaryono, dinamika harga pangan menjadi salah satu persoalan yang perlu diantisipasi. Dia mencontohkan harga daging ayam yang tinggi ketika harga telur justru berada di level rendah.

Karena itu, BGN tengah merancang sistem pengadaan digital yang mekanismenya akan mengadopsi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

"Jadi belanjanya itu menggunakan sistem sehingga tidak ada lagi hanky-panky, tidak ada lagi minta kickback, tidak ada lagi beli kualitasnya jelek tapi diaku tinggi, diaku bagus, supaya dia ngambil untung dan lain sebagainya," ujar Sudaryono.

Marketplace tersebut nantinya akan menata proses pengadaan mulai dari identitas pemasok, harga, transaksi hingga perpajakan.

Kepala BGN Sudaryono mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI terkait RKA K/L Tahun Anggaran 2027 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Kepala BGN Sudaryono mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI terkait RKA K/L Tahun Anggaran 2027 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Tujuh Komoditas Jadi Prioritas

BGN akan memperketat pengadaan tujuh komoditas utama yang dinilai penting dalam pemenuhan gizi penerima MBG.

baca juga

"Yang pertama beras, enggak boleh pakai SPHP. Yang kedua minyak goreng, tidak boleh pakai minyak goreng Minyakita. Yang ketiga ayam, telor, daging, ikan, dan susu," katanya.

Sudaryono menekankan kelompok protein hewani membutuhkan penanganan khusus karena sebagian besar merupakan bahan pangan segar.

Penanganan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan hingga keracunan makanan yang pada akhirnya mengganggu pelaksanaan program MBG.

Sistem terintegrasi tersebut juga diharapkan dapat mencegah pemasok bermasalah kembali memasok bahan pangan ke SPPG lain setelah sebelumnya mendapat sanksi.

"Orang yang ngasih ayam jelek yang menyebabkan keracunan makanan misalnya, itu kemudian ditutup di 1 SPPG, dia bisa jualan di SPPG lain karena tidak adanya cross informasi di antara SPPG," jelasnya.

Dengan sistem terintegrasi, informasi mengenai pemasok diharapkan dapat digunakan lintas SPPG sehingga pemasok yang bermasalah tidak mudah berpindah tempat.

Sementara itu, bahan bumbu dapur dan pelengkap lainnya tidak masuk dalam komoditas prioritas marketplace tersebut. Pengadaannya tetap diserahkan kepada mekanisme pasar.

"Selain tujuh tadi, itu kemudian brambang, bawang, dan ketumbar dan lain sebagainya itu diserahkan mekanisme pasar saja," ungkapnya.

BGN menargetkan sistem marketplace tersebut mulai beroperasi pada akhir September atau awal Oktober 2026. Komoditas utama yang akan masuk dalam sistem antara lain beras, telur, ayam, daging, minyak goreng, ikan, dan susu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Penerima MBG Dirombak, 1.653 Sekolah Dicoret!

Daftar Penerima MBG Dirombak, 1.653 Sekolah Dicoret!

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:36 WIB

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:20 WIB

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, DPR: Kami Sudah Sering Wanti-wanti Kemenhub Soal Kelayakan Kapal!

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, DPR: Kami Sudah Sering Wanti-wanti Kemenhub Soal Kelayakan Kapal!

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:34 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×