Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

Ruth Meliana, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB
Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto
KH Hasan Abdullah Sahal, Pemimpin Gontor (Wikipedia)
baca 10 detik
  • Profil KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Gontor putra pendiri Trimurti.
  • Profil KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Gontor berpendidikan Madinah dan Kairo.
  • Profil KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Gontor memimpin pesantren sejak 1985.

Suara.com - Sosok K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor mendadak jadi perbincangan hangat dan sorotan publik nasional. 

K.H Hasan Abdullah Sahal sukses mencuri panggung saat menyampaikan pidato penuh keberanian, gelak tawa, sekaligus kritik menohok di hadapan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka Peringatan 100 Tahun Gontor di Ponorogo, Jawa Timur.

Bukan sekadar pidato formal kenegaraan, Kiai Hasan tampil apa adanya. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos, jenaka, tapi sarat makna membuat suasana hajatan satu abad pesantren tersebut hidup dan penuh warna.

Lantas, siapakah sebenarnya sosok ulama karismatik di balik pidato viral yang sukses membuat Presiden Prabowo hingga ribuan santri tertawa terbahak-bahak itu? Berikut rekam jejak dan profil lengkap K.H. Hasan Abdullah Sahal.

KH Hasan Abdullah Sahal, Pemimpin Gontor (Wikipedia)
KH Hasan Abdullah Sahal, Pemimpin Gontor (Wikipedia)

Darah Pendiri Mengalir Deras

Lahir di desa Gontor pada 24 Mei 1947, K.H. Hasan Abdullah Sahal bukanlah orang sembarangan di lingkungan pesantren. 

Hasan Abdullah Sahal merupakan putra keenam dari K.H. Ahmad Sahal, salah satu dari tiga tokoh legendaris Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gonto bersama K.H. Zainuddin Fananie dan K.H. Imam Zarkasyi.

Tumbuh di rahim kawah candradimuka pesantren, gemblengan karakter kepemimpinan dan keulamaan sudah mendarah daging dalam diri Kiai Hasan sejak kecil.

Perjalanan Pendidikan Lintas Benua

baca juga

Kiai Hasan mengawali pendidikan dasarnya (SD) di Gontor dan lulus pada tahun 1959. Menariknya, baru tiga bulan menjelang lulus SD, ia sudah diterima masuk di Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Gontor.

Setelah menamatkan KMI pada tahun 1965, jiwa akademisnya terus membara. Ia melanjutkan studi ke Fakultas Ushuluddin Institut Pendidikan Darussalam (IPD) sembari mendedikasikan diri mengajar di KMI selama dua setengah tahun.

Langkah kakinya kemudian melompat jauh ke luar negeri. Pada tahun 1967, Kiai Hasan mendapat kesempatan emas memperdalam ilmu agama di Fakultas Da’wah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah Al-Munawwarah. 

Tak berhenti di situ, pada tahun 1992, ia kembali menimba ilmu dengan mengambil spesialisasi Hadits di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Rekam Jejak Pengabdian dan Organisasi

Sebagai figur sentral, estafet kepemimpinan Gontor dipegangnya sejak tahun 1985 hingga saat ini. 

Ia awalnya ditunjuk sebagai pimpinan pondok bersama K.H. Shoiman Luqmanul Hakim dan K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi. 

Kini, ia memimpin Gontor bersama Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi dan Drs. K.H. Muhammad Akrim Mariyat.

Selain di Gontor, jari-tangan dingin Kiai Hasan juga melahirkan berbagai lembaga pendidikan Islam lainnya, di antaranya:

  1. Pendiri Pondok Pesantren Putri Al-Mawaddah Coper, Jetis, Ponorogo (1989).
  2. Pendiri dan Pengasuh Pondok Tahfidz Qur’an Al-Muqoddasah Nglumpang, Mlarak, Ponorogo (1992).
  3. Dosen aktif di Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor sejak 1977.

Kiai Hasan juga aktif melanglang buana ke berbagai negara untuk misi dakwah dan pendidikan, mulai dari Brunei Darussalam, Malaysia, Hongkong, Korea Selatan, Jepang, Singapura, hingga kawasan Timur Tengah dan Eropa.

Di sela-sela kesibukannya, ia turut melahirkan sejumlah karya tulis dan buku pemikiran, seperti Membina Keluarga Muslim, Pegangan Para Qori’, Obsesi Hasan Abdullah Sahal, Ceramah-ceramah Kontemporer, hingga trilogi Allamatnil Hayah (Kehidupan Mengajariku).

Aksi Berani dan Jenaka di Depan Presiden Prabowo

Sosok Kiai Hasan kembali menjadi pusat perhatian publik berkat momen-momen ikonik saat berpidato di hadapan Presiden Prabowo Subianto. 

Ada beberapa poin keberanian dan gaya khas yang membuatnya dipuji banyak pihak:

  1. Siap Didemo Jika Hidup Mewah: Dengan tegas dan tanpa ragu, Kiai Hasan menyatakan siap dikritik, diprotes, bahkan didemo oleh santrinya sendiri jika fasilitas, makanan, pakaian, atau gaya hidupnya kedapatan lebih mewah daripada para santrinya.
  2. Sentilan "Cari Muka": Di hadapan Kepala Negara dan para pejabat, Kiai Hasan melontarkan selorohan menggelitik soal fenomena orang-orang yang gemar mengejar ijazah, jabatan, uang, nama, hingga sindiran telak tentang fenomena "cari muka" secara instan, yang langsung disambut tawa lepas hadirin.
  3. Gaya "Sorry Ye": Sambil berseloroh meminta izin kepada Presiden Prabowo menggunakan kalimat santai "Sorry ye", Kiai Hasan menegaskan komitmen independensi pesantren. Ia menekankan bahwa Gontor konsisten memilih jalur pendidikan moral murni untuk menempa kemandirian bangsa tanpa bergantung pada cara-cara instan.

Kombinasi antara ketegasan prinsip pesantren, keluasan ilmu, dan balutan humor cerdas inilah yang membuat K.H. Hasan Abdullah Sahal disegani, tidak hanya oleh santri dan alumni Gontor, tetapi juga oleh para pemimpin negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:07 WIB

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 12:05 WIB

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 10:24 WIB

Prabowo Ingin SD hingga Kuliah Negeri Gratis Pakai Uang Koruptor, Komisi X DPR Respons Begini

Prabowo Ingin SD hingga Kuliah Negeri Gratis Pakai Uang Koruptor, Komisi X DPR Respons Begini

News | Sabtu, 19 September 2026 | 19:05 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 18:21 WIB

Gebrakan Prabowo: Sekolah-Kuliah Gratis dan Berantas Korupsi Lewat Kesejahteraan

Gebrakan Prabowo: Sekolah-Kuliah Gratis dan Berantas Korupsi Lewat Kesejahteraan

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Pajak Digital RI: Garang Cekik Rakyat Kecil, Lembek ke Perusahaan Asing

Pajak Digital RI: Garang Cekik Rakyat Kecil, Lembek ke Perusahaan Asing

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 16:15 WIB

Polres Tegal Ungkap Jaringan Obat Keras Ilegal, 58 Ribu Butir Hexymer hingga Tramadol Disita

Polres Tegal Ungkap Jaringan Obat Keras Ilegal, 58 Ribu Butir Hexymer hingga Tramadol Disita

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 16:14 WIB

Korban Manipulasi Saham Bisa Dapat Kompensasi, OJK Ungkap Syaratnya

Korban Manipulasi Saham Bisa Dapat Kompensasi, OJK Ungkap Syaratnya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:13 WIB

Hercules Ngaku Sempat Deg-degan saat Tahu Listyo Sigit Jadi Kepala KSP

Hercules Ngaku Sempat Deg-degan saat Tahu Listyo Sigit Jadi Kepala KSP

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:12 WIB

BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona, Para Pemenang Utama Berangkat ke Spotify Camp Nou

BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona, Para Pemenang Utama Berangkat ke Spotify Camp Nou

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:10 WIB

Hercules Soal Kasus Penyadapan Presiden: Ini Pengkhianat Bangsa, Tak Boleh Dibiarkan

Hercules Soal Kasus Penyadapan Presiden: Ini Pengkhianat Bangsa, Tak Boleh Dibiarkan

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:09 WIB

Banyak Kritik, Google Matikan Gemini AI untuk Akun Pelajar SD Sampai SMA

Banyak Kritik, Google Matikan Gemini AI untuk Akun Pelajar SD Sampai SMA

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:05 WIB

Toyota Kembali Jadi Merek Otomotif Paling Berharga di Dunia, BYD dan Hyundai Terkerek Naik

Toyota Kembali Jadi Merek Otomotif Paling Berharga di Dunia, BYD dan Hyundai Terkerek Naik

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 16:05 WIB

5 Sepatu Jalan Lokal di Bawah Rp300 Ribu, Sol Empuk dan Nyaman Dipakai Seharian

5 Sepatu Jalan Lokal di Bawah Rp300 Ribu, Sol Empuk dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 16:05 WIB

Dua Faktor Krusial yang Bawa Persib Bandung Comeback dan Lolos 16 Besar ACL Two

Dua Faktor Krusial yang Bawa Persib Bandung Comeback dan Lolos 16 Besar ACL Two

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 16:04 WIB

×