- Tim SAR gabungan mencari nelayan bernama Mut Mainnah yang hilang di perairan Sigli pada Sabtu (19/9/2026).
- Korban diduga terjatuh dari perahu motor miliknya yang ditemukan terapung tanpa awak oleh warga setempat.
- Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan dan dilanjutkan pada hari kedua dengan memperluas area penyisiran.
Suara.com - Tim SAR gabungan mencari seorang nelayan berusia 60 tahun yang hilang setelah diduga terjatuh dari perahu motor saat melaut di perairan Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh.
Korban bernama Mut Mainnah, warga Gampong Keumangan, Kecamatan Mutiara, Pidie. Ia dilaporkan hilang pada Sabtu (19/9/2026).
Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain mengatakan korban melaut seorang diri pada Jumat (18/9) sekitar pukul 18.00 WIB untuk mencari ikan. Korban biasanya kembali pada pagi hari.
Namun, pada Sabtu sekitar pukul 10.15 WIB, masyarakat menemukan perahu milik korban terapung tanpa awak.
"Korban dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu motor yang digunakan saat mencari ikan. Korban dilaporkan hilang di Perairan Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (19/9)," katanya.
Penemuan perahu tersebut kemudian dilaporkan kepada tim SAR. Basarnas Banda Aceh menerima informasi sekitar pukul 12.00 WIB mengenai seorang warga yang diduga terjatuh ke laut.
Tim Basarnas Banda Aceh kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan perahu karet untuk melakukan pencarian. Setibanya di lokasi, pencarian dilakukan hingga radius tiga Nautical Mile (NM) dari titik terakhir korban terlihat.
Namun, hingga menjelang magrib, korban belum ditemukan. Operasi SAR dihentikan karena kondisi malam dan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Pada pencarian hari kedua, tim SAR memperluas area pencarian. Tim pertama menyisir laut hingga radius lima NM, sedangkan tim kedua melakukan pencarian dari darat dengan menyisir pantai sejauh dua kilometer.
Pencarian melibatkan Basarnas Banda Aceh bersama personel Polairud Pidie, Polsek Kota Sigli, Koramil Kota Sigli, BPBD Pidie, Satgas SAR Pidie, masyarakat, dan nelayan.
"Selain tim Basarnas Banda Aceh, pencarian korban juga melibatkan personel Polri dan TNI dari Polairud Pidie, Polsek Kota Sigli, Koramil Kota Sigli, serta BPBD Pidie, Satgas SAR Pidie, masyarakat, dan melayan," kata Ibnu Harris Al Hussain.