Mendag Klaim MBG Tak Bikin Harga Pangan Naik: Telur Surplus Justru Terserap

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 21 September 2026 | 10:59 WIB
Mendag Klaim MBG Tak Bikin Harga Pangan Naik: Telur Surplus Justru Terserap
Mendag Budi Santoso meninjau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di Pasar Potrojayan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (21/9/2026). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Mendag Budi Santoso meninjau Pasar Potrojayan Sleman pada Senin, 21 September 2026.
  • Program MBG diklaim menyerap surplus telur untuk menjaga keseimbangan harga pangan pasar.
  • Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar harga kebutuhan pokok berada pada level yang terkendali.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menepis anggapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu kenaikan harga bahan pangan. Menurutnya, penyerapan komoditas untuk kebutuhan MBG justru membantu menjaga keseimbangan harga di pasar.

Hal itu disampaikan Budi saat meninjau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di Pasar Potrojayan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (21/9/2026).

Budi mencontohkan telur yang saat ini mengalami surplus sekitar 12 persen. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan untuk program MBG dapat membantu menyerap kelebihan produksi tersebut.

"Sekarang contohnya telur. Telur itu sudah surplus 12 persen, bisa diserap MBG dengan bagus. Dan sekarang menu-menu MBG juga bisa pakai telur, pakai ayam. Jadi justru menjadi seimbang," kata Budi kepada awak media, Senin (21/9/2026).

Dia menilai permintaan yang relatif konsisten dari program MBG dapat menjaga keberlangsungan produksi sekaligus rantai pasok pangan. Dengan begitu, produsen memiliki kepastian pasar tanpa harus mendorong harga komoditas jauh di atas harga acuan pemerintah.

"Ya enggak (bikin harga pangan melonjak), kan semua masih sesuai masih sesuai harga acuan kan," katanya.

Hasil pemantauan Budi di Pasar Potrojayan juga menunjukkan sebagian besar kebutuhan pokok masih berada pada level harga yang terkendali. Sejumlah komoditas bahkan dijual di bawah harga acuan.

"Tadi kita cek harga kebutuhan bahan pokok, kalau kita lihat beras SPHP normal. Kemudian bawang merah juga normal. Bawang merah tadi ada yang Rp32 (ribu), ada yang Rp35 (ribu), itu kan harga acuannya Rp39 (ribu)," jelasnya.

Namun, tidak seluruh komoditas berada di bawah harga acuan. Cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang harganya masih berada di atas acuan, yakni mencapai Rp70.000 per kilogram dari sekitar Rp57.000 per kilogram.

baca juga

Sementara itu, cabai besar dijual Rp50.000 per kilogram dari harga acuan Rp55.000. Daging ayam berada di level Rp38.000 dari acuan Rp40.000, sedangkan telur ayam Rp26.000 dari acuan Rp27.000.

Budi mengatakan pemerintah perlu menjaga keseimbangan harga agar konsumen tidak terbebani, tetapi produsen juga tetap memperoleh harga yang memungkinkan mereka mempertahankan usahanya.

"Jadi kita harga harus yang wajar ya jadi konsumen tidak dirugikan tetapi juga jangan terlalu rendah karena biaya produksinya juga tinggi. Sehingga peternak telur atau ayam misalnya, itu terus dapat menjalankan usahanya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

57 Pelajar Sakit Usai Santap MBG, BGN Setop Sementara SPPG Kendari

57 Pelajar Sakit Usai Santap MBG, BGN Setop Sementara SPPG Kendari

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 20:43 WIB

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Entertainment | Kamis, 05 November 2026 | 20:40 WIB

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:35 WIB

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:15 WIB

×