KBRI Singapura Telusuri Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 September 2026 | 07:35 WIB
KBRI Singapura Telusuri Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura
Plt. Direktur PWNI Kemlu RI Heni Hamidah menjelaskan bahwa para WNI yang dipulangkan dari Iran via Baku, Azerbaijan, akan diterbangkan ke Jakarta dalam dua kloter. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Kemlu RI memantau insiden tabrakan kapal Panama dan China di perairan Selat Singapura.

  • KBRI Singapura belum menerima laporan adanya korban maupun awak kapal dari warga Indonesia.

  • Pemerintah siap memberikan pendampingan jika ditemukan WNI yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Suara.com - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bergerak cepat mengusut manifes awak kapal usai insiden penyenggolan dua kapal asing di perairan Selat Singapura pada Kamis (17/9/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan ada atau tidaknya warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam musibah laut tersebut.

Hingga saat ini, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura menegaskan belum menemukan laporan keterlibatan maupun korban dari pihak WNI. Pengawasan ketat terus berjalan demi memastikan keselamatan pekerja migran sektor maritim yang sering bertugas di jalur pelayaran internasional tersebut.

Upaya pencarian data kewarganegaraan para kru kapal menjadi fokus utama tim diplomat Indonesia di lapangan saat ini. Kepastian data manifest sangat penting mengingat kawasan Selat Singapura kerap mempekerjakan awak kapal asal Indonesia.

Peta Singapura.(Unsplash.com/Davizro)
Peta Singapura.(Unsplash.com/Davizro)

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menyatakan pihak perwakilan diplomatik masih terus mengumpulkan data riil di lapangan.

"Hingga kini, KBRI Singapura belum menerima informasi atau pengaduan mengenai adanya WNI yang menjadi korban maupun terlibat dalam insiden tersebut," kata Heni Hamidah dalam keterangan resminya.

Proses pengumpulan informasi mengenai jumlah total ABK beserta kondisi fisik kedua armada masih berlangsung secara intensif. Pihak KBRI menjalin komunikasi nonstop dengan otoritas pelabuhan setempat guna mengamankan data manifes resmi.

Sikap sigap siap ditunjukkan pemerintah bilamana ditemukan identitas warga negara Indonesia di antara para kru yang terlibat. Penanganan darurat serta pendampingan hukum akan langsung diberikan tanpa menunda waktu.

Insiden perairan ini melibatkan kapal First Margaux yang terdaftar di bawah bendera Panama dengan kapal penangkap ikan Luqing Yuanyu 108 milik China. Peristiwa kecelakaan laut tersebut terjadi di tengah padatnya lalu lintas pelayaran Selat Singapura pada pertengahan September 2026.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Terkini

Ekspor Makanan Olahan Meningkat, Indonesia Bidik Peluang Bisnis di Pasar Internasional

Ekspor Makanan Olahan Meningkat, Indonesia Bidik Peluang Bisnis di Pasar Internasional

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:17 WIB

Ratusan Tersangka Ditetapkan, Tapi Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak ke Masyarakat

Ratusan Tersangka Ditetapkan, Tapi Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak ke Masyarakat

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:17 WIB

Strategi Pemprov DKI Tangkal Copet dan Narkoba di Halte Transjakarta

Strategi Pemprov DKI Tangkal Copet dan Narkoba di Halte Transjakarta

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:17 WIB

Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup

Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup

Sumbar | Jum'at, 06 November 2026 | 12:16 WIB

Kembali Menggema di Sidang Ijazah Jokowi, Dari Mana Asal-usul Julukan 'Roy Panci' untuk Roy Suryo?

Kembali Menggema di Sidang Ijazah Jokowi, Dari Mana Asal-usul Julukan 'Roy Panci' untuk Roy Suryo?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:16 WIB

Apakah Foto Ijazah Boleh Pakai Kacamata? Ini Ketentuannya

Apakah Foto Ijazah Boleh Pakai Kacamata? Ini Ketentuannya

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:14 WIB

Presiden Prabowo Kena Sadap, KSPI dan Sejumlah Serikat Buruh Siap Turun ke Monas

Presiden Prabowo Kena Sadap, KSPI dan Sejumlah Serikat Buruh Siap Turun ke Monas

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:09 WIB

CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf

CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 12:02 WIB

2 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Kulit Sensitif Tanpa SLS dan Alkohol

2 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Kulit Sensitif Tanpa SLS dan Alkohol

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:01 WIB

Mobil Listrik Hyundai Neira Siap Meluncur di GAW 2026

Mobil Listrik Hyundai Neira Siap Meluncur di GAW 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 12:00 WIB

×