KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB
KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura
Kemlu RI memonitor insiden tabrakan kapal Panama dan China di Selat Singapura untuk memastikan keselamatan WNI. (scmp)
baca 10 detik
  • Kemlu RI memantau tabrakan kapal First Margaux dan Luqing Yuanyu 108 di Selat Singapura.

  • Belum ada laporan atau pengaduan mengenai WNI yang menjadi korban dalam kecelakaan laut tersebut.

  • KBRI Singapura terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk mengecek manifes awak kapal secara menyeluruh.

Suara.com - Pemerintah Indonesia memonitor ketat insiden benturan kapal First Margaux asal Panama dengan kapal nelayan Luqing Yuanyu 108 milik China di Selat Singapura. Langkah ini diambil guna memverifikasi potensi keberadaan awak kapal berkewarganegaraan Indonesia di kedua armada tersebut.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura mengonfirmasi belum ada laporan atau pengaduan mengenai WNI yang menjadi korban dalam musibah maritim itu. Otoritas luar negeri Indonesia langsung bergerak cepat menyisir data manifes seluruh awak kapal.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Kemlu RI Heni Hamidah menegaskan bahwa investigasi identitas para pekerja kapal masih berjalan. Pihaknya berupaya menggali detail data untuk memastikan tidak ada warga Indonesia yang terdampak.

Peta Singapura dan Batam (Google)
Peta Singapura dan Batam (Google)

“KBRI belum menerima informasi maupun pengaduan mengenai adanya WNI yang menjadi korban atau terlibat dalam insiden tersebut,” kata Heni dalam keterangannya, dikutip Selasa (22/9/2026).

Proses pendataan jumlah ABK serta kewarganegaraan masing-masing personel hingga kini masih ditangani oleh otoritas berwenang. Kemlu menegaskan prioritas utama saat ini adalah mendapatkan kepastian data yang sahih dari lapangan.

“Data mengenai kewarganegaraan dan jumlah awak kedua kapal juga masih dalam proses pendalaman,” ujarnya.

Diplomat Indonesia di Singapura terus membangun komunikasi intensif dengan lembaga pelayaran setempat untuk memantau perkembangan fisik kedua kapal. Koordinasi ini dilakukan guna mempercepat penerimaan daftar resmi awak kapal yang terlibat.

Pemerintah berjanji akan langsung menyiagakan bantuan hukum dan pelindungan darurat apabila ditemukan data keterlibatan warga negara Indonesia. Prosedur penanganan keselamatan WNI di luar negeri siap diaktifkan kapan saja.

“Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Singapura terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh informasi mengenai kondisi kedua kapal dan manifes awak dan segera mengambil langkah pelindungan apabila terdapat informasi mengenai keterlibatan atau keberadaan WNI,” pungkasnya.

baca juga

Peristiwa kecelakaan lalu lintas laut antara kapal First Margaux berbendera Panama dan kapal ikan Luqing Yuanyu 108 berbendera China ini terjadi pada Kamis, 17 September 2026. Jalur Selat Singapura yang padat kerap menjadi perhatian khusus pemerintah Indonesia dalam memantau keselamatan pekerja maritim asal Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KBRI Singapura Telusuri Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Telusuri Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:35 WIB

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

×