Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 23 September 2026 | 07:12 WIB
Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!
Jet F-15 Arab Saudi (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Pemimpin G7 menuntut milisi Houthi menghentikan serangan militer terhadap Arab Saudi dan kapal sipil.
  • Inggris dan Prancis berkomitmen memberikan bantuan pertahanan defensif untuk mengamankan infrastruktur minyak Saudi.
  • Pemimpin Houthi mengecam ratusan serangan udara koalisi dan memperingatkan negara lain agar tidak terlibat.

Suara.com - Para pemimpin kelompok negara G7 secara tegas menuntut milisi Houthi Yaman untuk segera menghentikan seluruh gempuran militer ke wilayah Arab Saudi. Langkah diplomasi ini diambil guna merespons ancaman baru terhadap kestabilan ekonomi dan arus perdagangan minyak di Timur Tengah.

"Kami menyerukan kepada Houthi untuk segera menghentikan semua tindakan militer," tegas para pemimpin G7 dalam pernyataan resminya, dikutip dari CNA.

Pernyataan bersama tersebut menekankan pentingnya menghentikan intimidasi pada jalur pelayaran global.

Daftar Negara G7 dan Sejarahnya - Ilustrasi Bendera Negara Anggota G7 (Shutterstock)
Daftar Negara G7 dan Sejarahnya - Ilustrasi Bendera Negara Anggota G7 (Shutterstock)

"Semua ancaman dan serangan terhadap pelayaran sipil, dan untuk kembali ke proses politik dengan iktikad baik," lanjut dokumen tersebut.

Sikap keras kelompok negara maju ini dipicu aksi penyerangan kilat milisi pendukung Iran yang berhasil menguasai pesisir Laut Merah. Penguasaan jalur laut vital ini langsung mengerek harga komoditas energi dunia dan mengganggu stabilitas pasar global.

Eskalasi kekuatan militer Houthi di wilayah pesisir seperti Mokha kian memperkokoh cengkeraman aliansi Iran pada dua jalur pelayaran utama dunia. Kondisi ini mengancam secara langsung rute distribusi utama ekspor minyak mentah milik Riyadh.

Selain menekan milisi Yaman, negara-negara anggota G7 juga melemparkan tuntutan eksplisit kepada pemerintah Tehran. Langkah ini diambil karena Tehran dinilai terus menyuplai persenjataan ke wilayah konflik.

G7 mendesak Iran "untuk mengakhiri persenjataan dan dukungannya kepada Houthi," lantaran tindakan tersebut dianggap melanggar deretan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Merespons memanasnya situasi pertahanan di kawasan, Pemerintah Inggris menyetujui pemberian bantuan armada udara untuk mendukung Riyadh. Dukungan berupa fasilitas pengisian bahan bakar di udara tersebut diklaim murni bersifat defensif.

baca juga

Langkah serupa diambil Pemerintah Prancis yang menyatakan kesiapannya menjaga fasilitas vital energi milik Arab Saudi dari gempuran serangan udara. Penjagaan ketat difokuskan pada infrastruktur yang kerap menjadi target tembakan drone.

"Ini sama sekali tidak melibatkan partisipasi dalam konflik dengan Houthi," ungkap seorang sumber diplomatik Prancis.

Serangan milisi Houthi tercatat menyasar sejumlah instalasi penting milik perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, di Yanbu. Penutupan jalur Pipa Timur-Barat bahkan harus dilakukan setelah dihantam drone yang diluncurkan dari wilayah Irak.

Di tengah gempuran tersebut, Presiden Dewan Kepemimpinan Yaman Rashad al-Alimi langsung melakukan kontak telepon dengan Presiden AS Donald Trump. Pemimpin Yaman tersebut meminta bantuan langsung untuk membendung pergerakan pasukan milisi di lapangan.

Meski demikian, pihak Gedung Putih belum memberikan janji pasti mengenai keterlibatan bantuan militer secara langsung. Pembicaraan tingkat tinggi itu ditegaskan hanya sebatas bentuk dukungan moral terhadap kelangsungan pemerintah Yaman.

Di sisi lain, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dilaporkan terus mendesak Washington agar bersedia menggempur posisi Houthi. Namun, laporan media menyebutkan bahwa pihak AS sejauh ini masih enggan memberikan persetujuan serangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Berita Berujung Hilang! Gambaran Ketakutan Wartawan Yaman, Houthi Dikaitkan dengan 167 Kasus

Satu Berita Berujung Hilang! Gambaran Ketakutan Wartawan Yaman, Houthi Dikaitkan dengan 167 Kasus

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:02 WIB

Inggris Siap Ikut Perang Arab Saudi vs Houthi, Tentara Akan Dikirim

Inggris Siap Ikut Perang Arab Saudi vs Houthi, Tentara Akan Dikirim

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:50 WIB

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:04 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×