Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 23 September 2026 | 07:12 WIB
Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!
Jet F-15 Arab Saudi (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Pemimpin G7 menuntut milisi Houthi menghentikan serangan militer terhadap Arab Saudi dan kapal sipil.
  • Inggris dan Prancis berkomitmen memberikan bantuan pertahanan defensif untuk mengamankan infrastruktur minyak Saudi.
  • Pemimpin Houthi mengecam ratusan serangan udara koalisi dan memperingatkan negara lain agar tidak terlibat.

Sementara itu, pemimpin kelompok Houthi Abdulmalik menyampaikan kritik keras atas ratusan gelombang serangan udara yang dilancarkan pihak koalisi. Dalam pidatonya, ia mempertanyakan dampak destruktif dari ratusan bom yang telah dijatuhkan di tanah Yaman.

"Jika Pakistan dan Turki dikenakan jumlah serangan sebanyak ini, bukankah itu akan menyebabkan krisis besar?" ujar Abdulmalik dalam pidato resminya.

Ia juga memperingatkan kedua negara tersebut agar tidak ikut campur dalam pertikaian demi keuntungan materi dari Arab Saudi.

"Untuk tidak terjerat demi keuntungan politik dan finansial dari musuh Saudi," tambahnya.

Pertikaian bersenjata di Yaman pertama kali meletus pada 2014 saat kelompok Houthi berhasil merebut kontrol ibu kota Sanaa. Konflik sempat mereda lewat gencatan senjata sejak 2022, sebelum akhirnya pecah kembali pada Juli lalu.

Arab Saudi mulai memimpin koalisi militer internasional sejak 2015 untuk membendung pergerakan Houthi dan membela pemerintah sah Yaman. Campur tangan militer tersebut memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia dalam sejarah modern.

Kelompok Houthi atau Ansar Allah sendiri mengambil namanya dari sosok pendiri Badreddin al-Houthi beserta putranya Hussein. Pergerakan organisasi ini berkembang pesat hingga menjadi kekuatan politik-militer utama yang menguasai pusat pemerintahan Yaman.

Konflik kian kompleks setelah Pakistan, Arab Saudi, dan Turki menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah bulan lalu. Kesepakatan tersebut mewajibkan pertahanan bersama jika salah satu dari ketiga negara tersebut mendapat serangan militer.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Berita Berujung Hilang! Gambaran Ketakutan Wartawan Yaman, Houthi Dikaitkan dengan 167 Kasus

Satu Berita Berujung Hilang! Gambaran Ketakutan Wartawan Yaman, Houthi Dikaitkan dengan 167 Kasus

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:02 WIB

Inggris Siap Ikut Perang Arab Saudi vs Houthi, Tentara Akan Dikirim

Inggris Siap Ikut Perang Arab Saudi vs Houthi, Tentara Akan Dikirim

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:50 WIB

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:04 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×