KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

Vania Rossa

Rabu, 23 September 2026 | 13:19 WIB
KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025
Acara “22 Tahun Peristiwa Munir: Menunggu Akuntabilitas dan Pertanggungjawaban Negara” di Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). (Suara.com/Agustin Dwi Anggraini)
baca 10 detik
  • Koordinator KASUM Nelson menyatakan belum ada informasi terbaru penyelidikan kasus Munir dari Komnas HAM sejak 7 September 2025.
  • Pembaruan Tim Ad Hoc Komnas HAM yang biasanya dilakukan setiap tahun dilaporkan belum diperbarui hingga saat ini.
  • Proses penanganan kasus sejak 2020 dan pembentukan Tim Ad Hoc 2022 seharusnya sudah menghasilkan kejelasan setelah empat tahun.

Suara.com - Koordinator Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) Nelson Nikodemus Simamora mengatakan hingga kini belum ada informasi terbaru yang diterima KASUM dari Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) terkait perkembangan penyelidikan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.

Menurut Nelson, informasi terakhir yang diketahui KASUM mengenai perkembangan kasus tersebut disampaikan Komnas HAM pada 7 September 2025.

“Setelah itu tidak ada lagi informasi dari Komnas HAM mengenai perkembangan penyelidikan kasus Munir,” kata Nelson kepada Suara.com dalam acara “22 Tahun Peristiwa Munir: Menunggu Akuntabilitas dan Pertanggungjawaban Negara” di Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).

Nelson juga menjelaskan kondisi Tim Ad Hoc yang dibentuk Komnas HAM untuk menangani kasus Munir. Menurut dia, pembaruan tim biasanya dilakukan setiap tahun. Namun, pembaruan untuk tahun 2025 disebut belum dilakukan hingga saat ini.

“Dan itu biasanya setahun, untuk tahun 2025 itu sudah tidak ada, jadi sampai sekarang ini tidak diperbarui ya sekarang,” ujarnya.

Nelson menilai lamanya proses penanganan kasus tersebut semestinya sudah menghasilkan perkembangan yang dapat memberikan kejelasan terkait penyelidikan kasus Munir.

Ia merujuk pada pengaduan yang telah diterima Komnas HAM sejak 2020 serta pembentukan Tim Ad Hoc pada 7 September 2022.

Menurut Nelson, rentang waktu tersebut sudah cukup panjang sehingga seharusnya ada hasil yang dapat menjadi ujung dari proses penanganan kasus pembunuhan Munir.

“Pengaduannya sudah diterima sejak 2020, kemudian Tim Ad Hoc dibentuk 7 September 2022. Jadi setelah empat tahun ini seharusnya sudah ada ujung atau hasilnya,” kata Nelson.

baca juga

Reporter : Agustin Dwi Anggraini 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:44 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Terkini

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:14 WIB

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:00 WIB

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:47 WIB

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 11:37 WIB

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 11:31 WIB

×