Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat khusus membahas masalah Haji di Istana, Senin (28/9/2026). (Ist)
baca 10 detik
  • Kementerian Haji dan Umrah memvalidasi 5,7 juta data calon jemaah dan menemukan 400.000 data invalid di Jakarta.
  • Pembersihan data tersebut berhasil memperpendek masa tunggu keberangkatan ibadah haji secara faktual menjadi rata-rata 14 tahun.
  • Presiden Prabowo Subianto memerintahkan audit forensik tata kelola keuangan haji dan pemberantasan kartel untuk melindungi jemaah.

Suara.com - Masa tunggu ibadah haji kini dapat dipersingkat kembali usai Kementerian Haji dan Umrah melakukan validasi terhadap 5,7 juta calon jemaah. Hasilnya ditemukan 400.000 data invalid.

Validasi data tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah untuk memperpendek kembali masa tunggu haji, sebagaimana permintaan Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjutak mengatakan antrean haji paling lama sebelumnya 49 tahun, kemudian menjadi rata-rata 26 tahun. Tetapi kepala negara menilai masa tunggu tersebut masih terlalu lama.

"Tapi tahun lalu Presiden juga menyatakan itu masih lama, akhirnya Pak Menteri, saya dan seluruh tim di Kementerian Haji itu membersihkan atau memvalidasi 5,7 juta data jemaah haji yang ada sekarang dan kami temukan ada 400.000 data invalid," kata Dahnil usai menghadap presiden di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/9/2026).

Setelah melakukan validasi, Kementerian Haji dan Umrah berhasil memperpemdek masa tunggu.

"Nah, setelah kami hitung secara faktual, antrean haji pada tahun ini itu yang berangkat rata-rata menunggu hanya 14 tahun. Jadi, antrean faktualnya sekarang 14 tahun," kata Dahnil.

"Jadi dari 49 kemudian jadi 26 tahun, sekarang antrean faktual haji itu 14 tahun sesuai dengan perintah Presiden mencari formula dan membereskan data-data yang invalid 400.000-an itu," sambung Dahnil.

Selain soal masa tunggu, Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap upaya rekonstruksi pengelolaan keuangan haji yang lebih baik untuk masa depan jemaah haji. Terutama tata kelola keuangan haji yang hari ini itu dikelola oleh BPKH.

Audit Keuangan

baca juga

Dahnil memyampaikan, Prabowo mendorong agar keuangan haji dapat segera dilakukan audit forensik terhadap tata kelola keuangan haji.

"Kenapa harus dilakukan audit forensik terhadap pengelolaan keuangan haji seperti perintah presiden tersebut? Karena presiden ingin tahu fakta sebenarnya seperti apa kondisi keuangan haji yang sebenar-benarnya," kata Dahnil.

Dahnil mengatakan, audit tersebut penting dilakukan untuk mencegah terjadinya finansial engineering, seperti kasus di Malaysia. Ia berujar Prabowo ingin mengetahui kondisi keuangan haji terkini.

"Kenapa? karena kami tidak mau juga kalau kemudian pemerintahan Pak Prabowo seolah-olah begitu tidak benar mengelola keuangan haji karena kami belum tahu faktualnya keuangan haji seperti apa, maka kami ingin dorong presiden tadi dorong lakukan audit forensik supaya kita tahu kondisi faktual sebenarnya," kata Dahnil.

Jadi itu yang akan kami lakukan, nanti kami akan bicara dengan semua tim terutama BPKP terkait dengan upaya audit forensik keuangan haji tersebut. Ini juga dalam rangka tadi perintah Presiden bersih-bersih perhajian Indonesia supaya lebih berkah pada Presiden, supaya bersih, supaya bebas dari kartel haji dan kartel umrah," sambung Dahnil.

Formula Biaya Haji

Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf mengatakan, ia telah melaporkan hasil hitung-hitungan Kemenhaj dengan Komisi VIII DPR tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

Irfan berujar situasi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak terhadap kondisi ekonomi memberikan pengaruh.

Ia menyampaikan ada beberapa angka-angka yang harus berubah, tapi pada prinsipnya, Prabowo mengingatkan agar biaya haji tidak memberatkan jemaah.

Irfan mengatakan, Kemenhaj tengah mencari formulasi-formulasiagar jemaah tidak mendapatkan beban cukup besar.

"Salah satunya adalah bahwa komposisi antara Bipih, yaitu biaya perjalanan ibadah haji, dan nilai manfaat tentu akan kita formulasikan kembali. Presiden menyarankan sekitar 52 banding 48, sehingga dengan angka itu tidak terlalu memberatkan kepada jemaah," kata Irfan.

Berantas Kartel

Prabowo turut mengapresiasi upaya Kemenhaj melalukam bersih-bersoh ekosistem haji dan imrah dari para kartel, dari pelanggaran, dan kecurangan yang bermuara kerugian bagi calon jemaah.

Irfan mengatakan, beberapa Minggu lalu Kemenhaj telah meluncurkan hotline Berantas Mafia Haji dan Umrah.

"Dan beliau sangat mengapresiasinya. Mudah-mudahan dengan apresiasi dari beliau, kita akan membuat semakin semangat untuk membersihkan apapun yang terkait dengan haji dan umrah supaya jemaah tidak dirugikan," kata Irfan.

"Istilah beliau adalah sapu sajalah semua kartel-kartel dan mafia-mafia yang terkait dengan haji dan umrah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anaknya Dikaitkan Dugaan Bullying di Sekolah ICM, Dahnil Anzar: Sekarang Hoaks Banyak Sekali

Anaknya Dikaitkan Dugaan Bullying di Sekolah ICM, Dahnil Anzar: Sekarang Hoaks Banyak Sekali

News | Senin, 28 September 2026 | 15:48 WIB

Panggil Menteri dan Wamen ke Istana, Prabowo Bahas Biaya Perjalanan Haji

Panggil Menteri dan Wamen ke Istana, Prabowo Bahas Biaya Perjalanan Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 15:09 WIB

Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist

Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist

News | Senin, 28 September 2026 | 15:00 WIB

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

News | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

News | Senin, 28 September 2026 | 11:27 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Terkini

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis

Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 17:19 WIB

Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau

Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:18 WIB

Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas

Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 17:16 WIB

Perkuat Kemitraan Strategis, PHE Dorong Asri Basin sebagai Pusat Penyimpanan Karbon

Perkuat Kemitraan Strategis, PHE Dorong Asri Basin sebagai Pusat Penyimpanan Karbon

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:15 WIB

Sensasi Berkendara Gunakan Mitsubishi XForce untuk Perjalanan Luar Kota

Sensasi Berkendara Gunakan Mitsubishi XForce untuk Perjalanan Luar Kota

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 17:15 WIB

Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota

Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:14 WIB

Program Biodiesel RI Hadapi Tantangan Distribusi

Program Biodiesel RI Hadapi Tantangan Distribusi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:13 WIB

×