Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB
Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban
Raja Belanda Willem Alexander menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf kepada Indonesia. (ANTARA/Hanni Sofia)
baca 10 detik
  • Riset Universitas Leiden pada 2 Oktober 2026 mengungkap Dinasti Kerajaan Belanda meraup keuntungan Rp 11,6 triliun dari Hindia Belanda.
  • Keluarga kerajaan terbukti secara sepenuh hati mendukung sistem kolonialisme dan perbudakan yang berlangsung dari abad ke-17 hingga ke-19.
  • Raja Willem-Alexander menyampaikan penyesalan atas temuan pahit tersebut yang memicu perdebatan publik terkait keadilan reparatif.

Penguasa Belanda yang sempat menyampaikan permohonan maaf resmi atas kebiasaan masa lalu nenek moyangnya pada tahun 2023 lalu itu juga menegaskan bahwa dampak buruk dari era penjajahan masih menyisakan luka hingga hari ini.

"Kita tahu dampak kolonialisme dan perbudakan masih dirasakan hingga hari ini. Diskriminasi dan eksploitasi ekonomi sayangnya masih terjadi setiap hari," kata Raja Willem-Alexander.

Sorotan Reparasi dan Koreksi Kurikulum Sejarah

Sejarah Tanam Paksa, salah satu sejarah paling kelam penjajahan Belanda. (istimewa)
Sejarah Tanam Paksa, salah satu sejarah paling kelam penjajahan Belanda. (istimewa)

Meskipun laporan mencatat bahwa keluarga kerajaan hampir tidak menghasilkan keuntungan langsung dari perdagangan budak itu sendiri, mereka terbukti mengeruk kekayaan masif dari sistem kolonial di Hindia Belanda.

Fakta ini kembali memanaskan perdebatan publik mengenai keadilan reparatif serta ganti rugi bagi wilayah-wilayah bekas jajahan.

Pemerintah Belanda sebelumnya telah meminta maaf atas keterlibatan negara dalam perbudakan transatlantik pada tahun 2022 dan mengalokasikan dana sosial sebesar 200 juta euro atau setara 238 juta dolar AS.

Namun, sejumlah aktivis antirasisme menilai dana bantuan tersebut masih jauh dari kata cukup.

Lembaga Nasional untuk Masa Lalu dan Warisan Perbudakan Belanda (NiNsee) mengapresiasi keberanian raja dalam membuka tabir sejarah ini, tetapi meminta agar temuan ini segera ditindaklanjuti secara konkret dalam dunia pendidikan.

Direktur NiNsee, Bianca Groen Gallant, menyoroti pentingnya perubahan cara pandang masyarakat terhadap sejarah kolonial.

"Riset berdampak pada masyarakat ketika wawasan baru tentang masa lalu berkontribusi pada kesadaran, dialog, koreksi, dan penambahan sejarah nasional kita dalam kurikulum sekolah serta percakapan tentang tanggung jawab dan keadilan reparatif," terang Bianca Groen Gallant.

baca juga

Hasil penelitian ini memperjelas bahwa kemakmuran dinasti penguasa Eropa di masa lalu dibangun di atas fondasi eksploitasi wilayah jajahan, termasuk Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:47 WIB

Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua

Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:58 WIB

Peringatan Megawati Buat Dunia: Penjajahan Kini Hadir Lewat Algoritma dan Data

Peringatan Megawati Buat Dunia: Penjajahan Kini Hadir Lewat Algoritma dan Data

News | Sabtu, 01 November 2025 | 14:17 WIB

Sakura Jayakarta: Bunga yang Tumbuh di Tengah Bara Penjajahan

Sakura Jayakarta: Bunga yang Tumbuh di Tengah Bara Penjajahan

Your Say | Jum'at, 19 September 2025 | 16:49 WIB

Terkini

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:26 WIB

×