Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Galih Prasetyo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB
Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung
Amarah Siskaeee Meledak Diduga Sindir Adik Presiden Prabowo: Api Masih Nyala Kok Bicara Untung? [Instagram]
baca 10 detik
  • Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo menyatakan 12,7 juta hektare hutan terdegradasi berpotensi dimanfaatkan untuk pengembangan biofuel.
  • Pernyataan tersebut memicu kritik keras dari selebgram Siskaeee karena dinilai kurang berempati di tengah masalah kebakaran hutan.
  • Warganet di media sosial turut mendukung kritik tersebut dengan menyoroti dampak kabut asap yang masih dirasakan masyarakat.

Suara.com - Pernyataan Hashim Djojohadikusumo mengenai potensi pemanfaatan 12,7 juta hektare hutan terdegradasi untuk pengembangan biofuel menuai kritik dari selebgram, Siskaeee.

Pernyataan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, tentang pemanfaatan hutan rusak untuk pengembangan bahan bakar nabati atau biofuel menjadi sorotan di media sosial.

Kritik muncul ketika masyarakat di sejumlah wilayah masih mengeluhkan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Sebagian warganet mempertanyakan sensitivitas pemerintah dalam membicarakan potensi ekonomi dari lahan terdegradasi ketika persoalan kebakaran dan dampaknya terhadap masyarakat masih menjadi perhatian.

Salah satu kritik keras datang melalui unggahan akun Thread Siskaeee.

Fransiska Candra Novitasari itu menyindir soal empati pejabat negara di tengah situasi saat ini.

"ITU API MASIH NYALA! BANYAK KORBAN JIWA MENINGGAL DUNIA! TAPI ADIKNYA NGOMONGIN SOAL KEUNTUNGAN NILAI EKONOMIS AKIBAT HUTAN RUSAK DAN SOAL BIO ETANOL?!?!?!!"

"Gada empatinya sama sekali!
Benar memang! Empati tidak akan terlahir dari hati yg JAHAT!!!!" tulis Siskaeee.

Sejumlah pengguna media sosial turut menyampaikan dukungan terhadap kritik tersebut.

baca juga

Salah satu pengguna Thread misalnya, menulis bahwa dirinya memutuskan mengikuti Siskaeee karena keberaniannya menyuarakan kritik terhadap pemerintah pada 2026.

Sementara itu, akun lainnya membandingkan sikap Siskaeee dengan para pejabat yang menjadi sasaran kritiknya.

"Siskaeee aja yg dinilai tak bermoral lebih punya moral daripada Bapak2 sekalian," tulis akun tersebut.

Hashim Sebut 12,7 Juta Hektare Hutan Rusak Berpotensi untuk Biofuel

Sebelumnya, Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi pemanfaatan 12,7 juta hektare hutan terdegradasi untuk mendukung pengembangan bahan bakar nabati, termasuk program B50 hingga B100.

Menurut Hashim, kawasan hutan yang telah rusak dapat dipertimbangkan sebagai sumber bahan baku energi tanpa harus membuka hutan primer yang masih terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Paksa 571 Ribu Murid Belajar Daring, Pakar Desak Pemerintah Beri Subsidi

Karhutla Paksa 571 Ribu Murid Belajar Daring, Pakar Desak Pemerintah Beri Subsidi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Diragukan Publik, Kepala BNPB Baru Cek Ulang Data Karhutla Suharyanto yang Dilaporkan ke Prabowo

Diragukan Publik, Kepala BNPB Baru Cek Ulang Data Karhutla Suharyanto yang Dilaporkan ke Prabowo

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Tak Cuma Pangkas Emisi, Teknologi Penangkap Karbon Bisa Hasilkan Rp3,6 Triliun

Tak Cuma Pangkas Emisi, Teknologi Penangkap Karbon Bisa Hasilkan Rp3,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Alarm Kebebasan Pers Era Prabowo, Lembaga Dunia Desak Penuhi 4 Tuntutan Ini

Alarm Kebebasan Pers Era Prabowo, Lembaga Dunia Desak Penuhi 4 Tuntutan Ini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Soal Karhutla Jadi Bencana Nasional, BNPB: Jangan Status Besar tapi Respons Tak Ada

Soal Karhutla Jadi Bencana Nasional, BNPB: Jangan Status Besar tapi Respons Tak Ada

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Terkini

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Sarang Bandar Narkoba di Kampung Ambon Nyolong Listrik, Aliran Langsung Diputus PLN

Sarang Bandar Narkoba di Kampung Ambon Nyolong Listrik, Aliran Langsung Diputus PLN

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Studi SMRC: Skor Kualitas Kepemimpinan Prabowo Cuma 5,1 dari 10

Studi SMRC: Skor Kualitas Kepemimpinan Prabowo Cuma 5,1 dari 10

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Cara Mengetahui Sepatu Terbuat dari Kulit Babi atau Bukan, Cek Ciri-cirinya

Cara Mengetahui Sepatu Terbuat dari Kulit Babi atau Bukan, Cek Ciri-cirinya

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Karhutla Paksa 571 Ribu Murid Belajar Daring, Pakar Desak Pemerintah Beri Subsidi

Karhutla Paksa 571 Ribu Murid Belajar Daring, Pakar Desak Pemerintah Beri Subsidi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen

Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:27 WIB

BRI Dorong Ekonomi Desa Melalui Koperasi Desa Merah Putih dan BRILink Agen

BRI Dorong Ekonomi Desa Melalui Koperasi Desa Merah Putih dan BRILink Agen

Kaltim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:22 WIB

BRI Dukung Koperasi Desa Untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan

BRI Dukung Koperasi Desa Untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Dukung Kemajuan Koperasi Desa, BRI Hadirkan BRILink Agen

Dukung Kemajuan Koperasi Desa, BRI Hadirkan BRILink Agen

Bali | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:16 WIB

×