Udara Jakarta Memburuk, Benarkah Imbas Asap Karhutla?

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:36 WIB
Udara Jakarta Memburuk, Benarkah Imbas Asap Karhutla?
Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung tinggi di kawasan Jakarta, Kamis (10/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kualitas udara Jakarta memburuk pada Jumat, 16 Oktober 2026.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan ratusan fasilitas kesehatan untuk menghadapi masalah pemburukan cuaca tersebut.
  • BMKG mendeteksi keberadaan sebaran asap di wilayah Jakarta melalui citra satelit Himawari-9 pada hari yang sama.

Suara.com - Kualitas udara di Jakarta dinilai memburuk dalam beberapa hari terakhir. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun membenarkan hal itu dalam keterangan persnya di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10/2026).

“Saya tidak mau menyalahkan siapapun, tapi memang sekarang ini dalam 2-3 hari ini kondisi udara kita memburuk,” ujarnya.

Pramono bahkan mengatakan bahwa ia sebenarnya ingin menyampaikan kondisi ini kepada publik sejak tiga hari lalu.

“Tetapi saya tidak ingin kemudian ini malah menjadi pro-kontra, apakah ini disebabkan oleh apa? Tapi yang jelas bahwa betul sekarang ini kondisinya mengalami kondisi yang tidak baik,” lanjut dia.

Saat ditanya wartawan soal kaitan kondisi ini dengan asap dari Kalimantan, Pramono hanya menyinggung tentang pemantauan emisi yang dimiliki Jakarta.

“Jakarta mempunyai pemantau untuk emisi itu jumlahnya ratusan. Sebenarnya, tanpa dari BMKG aja datanya sudah ada. Penegasannya bahwa ini cuacanya memburuk,” tuturnya.

Eks Sekretaris Kabinet (Seskab) itu juga mengatakan bahwa Pemprov DKI sudah menyiagakan seluruh fasilitas kesehatan guna menghadapi masalah cuaca saat ini.

”Saya sudah memerintahkan 31 rumah sakit, 44 puskesmas dan 292 pembantu puskesmas sekarang ini disiagakan,” tegas Pramono.

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau sebaran asap di sejumlah wilayah Indonesia pada hari yang sama.

baca juga

Citra satelit Himawari-9 pukul 10.00 WIB menunjukkan asap terdeteksi di DKI Jakarta, selain di wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Sekretaris Utama BMKG Guswanto mengatakan kondisi atmosfer saat ini perlu dicermati, termasuk kemungkinan pengaruh udara di lapisan atas.

“Ada (asap), mungkin udara di lapisan atas ya,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Namun, citra satelit hanya menggambarkan pola sebaran asap pada waktu pengamatan.

Data tersebut perlu dikombinasikan dengan data meteorologi lain untuk menilai dampaknya terhadap kualitas udara di tiap wilayah.

Belum ada juga konfirmasi lebih lanjut dari BMKG, apakah sebaran asap di wilayah Jakarta memang bersumber dari karhutla di Kalimantan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar UGM soal Karhutla: Jujur Saja, Kita Tak Mampu Tangani Sendiri!

Guru Besar UGM soal Karhutla: Jujur Saja, Kita Tak Mampu Tangani Sendiri!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Kabut Asap Capai Skala Kawasan, Saatnya Indonesia Buang Nasionalisme Sempit dan Minta Maaf Terbuka

Kabut Asap Capai Skala Kawasan, Saatnya Indonesia Buang Nasionalisme Sempit dan Minta Maaf Terbuka

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Asap Karhutla Ganggu Jarak Pandang, BNPB Coba Cara Baru Pakai Dry Ice

Asap Karhutla Ganggu Jarak Pandang, BNPB Coba Cara Baru Pakai Dry Ice

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:36 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

Terkini

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Jabar | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Pemerintah Gelar Rapat Dadakan Bareng KSSK buntut Laporan MSCI

Pemerintah Gelar Rapat Dadakan Bareng KSSK buntut Laporan MSCI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:55 WIB

BEI Klaim Bukan Kasta Terendah, Ini Penjelasan Standalone Market

BEI Klaim Bukan Kasta Terendah, Ini Penjelasan Standalone Market

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:55 WIB

5 AC Portable 1/2 PK yang Hemat Listrik dan Dingin, Fleksibel Bisa Dipindah Geser

5 AC Portable 1/2 PK yang Hemat Listrik dan Dingin, Fleksibel Bisa Dipindah Geser

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:54 WIB

OTT Bupati Klaten, JCW Kritik Peran Inspektorat: Mandul Akibat Ewuh Pakewuh!

OTT Bupati Klaten, JCW Kritik Peran Inspektorat: Mandul Akibat Ewuh Pakewuh!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Waspada Modus Baru, Data Konsumen Diubah Pakai AI untuk Ajukan Paylater

Waspada Modus Baru, Data Konsumen Diubah Pakai AI untuk Ajukan Paylater

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Studio Dead by Daylight Garap AAA Sci-Fi FPS Baru, Detail Dirahasiakan

Studio Dead by Daylight Garap AAA Sci-Fi FPS Baru, Detail Dirahasiakan

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Geger Isu Santet di Lumajang Berujung Tuntutan Sumpah Pocong, Kades Ungkap Fakta Sebenarnya

Geger Isu Santet di Lumajang Berujung Tuntutan Sumpah Pocong, Kades Ungkap Fakta Sebenarnya

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Belok Kiri Langsing: Ketika Transformasi Fisik Dimulai dari Mencintai Diri

Belok Kiri Langsing: Ketika Transformasi Fisik Dimulai dari Mencintai Diri

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Petani Kalimantan Barat: Kami Lama Nggak Lihat Matahari, 3 Bulan Kabut Asap Tebal

Petani Kalimantan Barat: Kami Lama Nggak Lihat Matahari, 3 Bulan Kabut Asap Tebal

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:44 WIB

×