Karhutla Bukan Sekadar Krisis Lingkungan, FKUI Soroti Ancaman Kesehatan Masyarakat

Bella, Lilis Varwati

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:29 WIB
Karhutla Bukan Sekadar Krisis Lingkungan, FKUI Soroti Ancaman Kesehatan Masyarakat
Personel TNI menyemprotkan air saat berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut yang meluas di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (19/8/2026). [ANTARA FOTO/Rony Muharrman/tom]
baca 10 detik
  • Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia berkoordinasi dengan tenaga kesehatan daerah untuk memperkuat layanan medis saat karhutla.
  • Dekan FKUI Anna Rozaliyani menyatakan kesiapan tim medis pada Jumat, 16 Oktober 2026, untuk membantu penanganan bencana.
  • Asap karhutla dan partikel halus mengancam kesehatan saluran pernapasan anak-anak serta kelompok rentan lainnya.

Suara.com - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) berkoordinasi dengan tenaga kesehatan di daerah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memperkuat pemantauan dampak kesehatan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan layanan medis bagi masyarakat.

Dekan FKUI Anna Rozaliyani mengatakan, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan setempat, serta para donatur untuk mendukung penanganan dampak kesehatan akibat karhutla.

"Kita akan bantu memperkuat bukti ilmiah dan pemantauan dampak kesehatan. Kemudian meningkatkan kesiapsiagaan tenaga serta fasilitas kesehatan," kata Anna dalam acara media briefing bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Jumat (16/10/2026).

Anna menjelaskan, FKUI memiliki tim medis yang siap diterjunkan untuk membantu penanganan di daerah bencana. Namun, pengerahan tenaga kesehatan tetap harus mempertimbangkan kondisi lapangan dan faktor keselamatan.

"Karena kalau tidak sempat kita terbang ke daerah-daerah tersebut, biasanya FKUI ada tim medis yang siap siaga untuk turun ke daerah bencana. Tetapi tentu pada kondisi-kondisi yang sangat tidak memungkinkan, kita mempertimbangkan masalah keselamatan kita bersama," ujarnya.

Selain menyiapkan dukungan tenaga medis, FKUI mendorong kebijakan penanganan karhutla berbasis bukti ilmiah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengevaluasi penanganan yang dilakukan pemerintah bersama para pemangku kepentingan.

"Oleh karena itu, kita juga mendorong kebijakan berbasis bukti yang nantinya akan diterapkan oleh pemerintah dan semua stakeholder untuk evaluasi," kata Anna.

Menurut dia, perlindungan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, tidak dapat dibebankan hanya kepada satu institusi. Diperlukan kerja sama berbagai pihak untuk memastikan dampak kesehatan akibat karhutla dapat ditangani secara optimal.

"Persoalan melindungi anak bangsa bukan hanya tanggung jawab satu institusi tentu saja, tetapi ini adalah tanggung jawab kita semua," tuturnya.

baca juga

Anna menekankan bahwa karhutla tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga krisis kesehatan masyarakat yang dampaknya melampaui wilayah asal kebakaran.

Ia menyebut asap dan partikel halus PM2,5 menjadi salah satu ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai. Partikel berukuran sangat kecil tersebut dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan memicu berbagai gangguan kesehatan.

Anak-anak menjadi salah satu kelompok paling rentan terhadap paparan asap karhutla, selain lansia dan orang dengan penyakit pernapasan.

Paparan asap dapat memicu gangguan saluran pernapasan serta memperburuk gejala asma maupun penyakit pernapasan lainnya. Dalam kondisi tertentu, dampaknya bahkan berpotensi mengancam jiwa.

"Dan ini nantinya akan memicu gangguan saluran napas, memperburuk gejala asma atau penyakit respirasi lainnya. Termasuk juga secara umum akan menimbulkan gangguan kesehatan dan bahkan tidak menutup kemungkinan kalau seandainya ada faktor risiko yang berat akan menimbulkan kematian," jelasnya.

FKUI berharap koordinasi dengan tenaga kesehatan daerah dan pemerintah dapat memperkuat kesiapan layanan kesehatan dalam menghadapi dampak karhutla, terutama bagi kelompok masyarakat yang memiliki risiko kesehatan lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WALHI Catat 8.324 Titik Panas di Papua, Ribuan Berada di Kawasan Proyek Besar

WALHI Catat 8.324 Titik Panas di Papua, Ribuan Berada di Kawasan Proyek Besar

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:15 WIB

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Vicky Prasetyo Sentil Artis dan Influencer yang Diam soal Karhutla: Kalau Flexing Jari Kalian Lincah

Vicky Prasetyo Sentil Artis dan Influencer yang Diam soal Karhutla: Kalau Flexing Jari Kalian Lincah

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Karhutla Tak Kunjung Padam! DPR Singgung Istilah 'Terorisme Ekologi' Prabowo: Jangan Cuma Jargon

Karhutla Tak Kunjung Padam! DPR Singgung Istilah 'Terorisme Ekologi' Prabowo: Jangan Cuma Jargon

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:35 WIB

4 Orang Tewas Terjebak Karhutla Bromo, Dua Korban Luka Bakar Jalani Operasi

4 Orang Tewas Terjebak Karhutla Bromo, Dua Korban Luka Bakar Jalani Operasi

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!

Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

62 Ribu Balita Terserang ISPA di Tengah Karhutla, Orang Tua Diminta Batasi Anak Keluar Rumah

62 Ribu Balita Terserang ISPA di Tengah Karhutla, Orang Tua Diminta Batasi Anak Keluar Rumah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:15 WIB

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Detective Conan: Heiji dan Kazuha Akhirnya Resmi Pacaran Setelah 28 Tahun

Detective Conan: Heiji dan Kazuha Akhirnya Resmi Pacaran Setelah 28 Tahun

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Karhutla Bukan Sekadar Krisis Lingkungan, FKUI Soroti Ancaman Kesehatan Masyarakat

Karhutla Bukan Sekadar Krisis Lingkungan, FKUI Soroti Ancaman Kesehatan Masyarakat

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik Soal Isu Ijazah-Pemakzulan Gibran, Guntur Romli PDIP Beri Sindiran

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik Soal Isu Ijazah-Pemakzulan Gibran, Guntur Romli PDIP Beri Sindiran

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kronologi Tabrakan 2 Kereta Babaranjang di Sumsel, Lokomotif Terguling dan Kru Terluka

Kronologi Tabrakan 2 Kereta Babaranjang di Sumsel, Lokomotif Terguling dan Kru Terluka

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Survei SMRC Tempatkan Sudirman Said di Atas Prabowo-Gibran, MTI Soroti Kualitas Rekam Jejak

Survei SMRC Tempatkan Sudirman Said di Atas Prabowo-Gibran, MTI Soroti Kualitas Rekam Jejak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Tingkatkan Literasi Pelajar, Permata Bank Gelar Edukasi di SMP Negeri 3 Ngaglik

Tingkatkan Literasi Pelajar, Permata Bank Gelar Edukasi di SMP Negeri 3 Ngaglik

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:19 WIB

KPK Pamer Barang Bukti OTT BNPB Rp5,47 Miliar, Ada Emas hingga Aset Kripto

KPK Pamer Barang Bukti OTT BNPB Rp5,47 Miliar, Ada Emas hingga Aset Kripto

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:17 WIB

WALHI Catat 8.324 Titik Panas di Papua, Ribuan Berada di Kawasan Proyek Besar

WALHI Catat 8.324 Titik Panas di Papua, Ribuan Berada di Kawasan Proyek Besar

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Pulang dari Belanda ke Jakarta: Kapan Artefak Adat Benar-Benar Merdeka?

Pulang dari Belanda ke Jakarta: Kapan Artefak Adat Benar-Benar Merdeka?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Terungkap Tren Pembeli iPhone 18 Pro, Warna Burgundy Jadi Incaran

Terungkap Tren Pembeli iPhone 18 Pro, Warna Burgundy Jadi Incaran

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:14 WIB

×