Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

Bangun Santoso

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:47 WIB
Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
Ketua DPD PDI-P Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Rachmat Hidayat bersama pengurus DPD serta seluruh ketua dan sekretaris DPC PDI-P se-NTB pada rapat pemberhentian mantan Bupati Sumbawa Barat Musyafirin sebagai kader partai di Kantor DPD PDI-P NTB di Mataram, Sabtu (17/10/2026). ANTARA/Nur Imansyah.
baca 10 detik
  • DPD PDI Perjuangan NTB mengusulkan pemecatan H.W. Musyafirin karena menjadi komisaris bank tanpa koordinasi partai.
  • Keputusan bulat diambil dalam rapat diperluas pada Sabtu (17/10/2026) setelah Musyafirin menolak mengembalikan kartu tanda anggota partai.
  • Berkas pengusulan pemberhentian resmi dikirim ke DPP PDI Perjuangan akibat pelanggaran komitmen serta janji politik Pilkada.

Polemik memasuki fase kritis ketika Musyafirin resmi menjabat sebagai Komisaris Bank NTB Syariah namun tetap mempertahankan statusnya sebagai kader aktif PDI Perjuangan.

Di satu sisi ia mempertahankan posisi di badan usaha perbankan, tetapi di sisi lain ia enggan mundur dari partai maupun mengembalikan KTA miliknya.

Sikap tersebut memicu polemik di ruang publik dan menempatkan institusi PDI Perjuangan dalam posisi sulit.

Pengurus partai menilai dampak opini publik yang terus bergulir telah merugikan citra organisasi, sehingga langkah penertiban internal dipandang sudah sangat mendesak.

4. Rapat DPD Diperluas dan Suara Bulat Tingkat Cabang (Sabtu)

Puncak ketegasan partai diputuskan melalui Rapat DPD PDI Perjuangan NTB yang Diperluas di Kantor DPD PDI-P NTB, Sabtu (17/10/2026.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI-P NTB H. Rachmat Hidayat serta dihadiri jajaran fungsionaris DPD beserta seluruh ketua dan sekretaris DPC PDI Perjuangan dari kabupaten/kota se-NTB.

Dalam forum tersebut, seluruh ketua DPC diberi kesempatan menyampaikan pandangan terhadap sikap Musyafirin.

Seluruh pengurus cabang menyatakan pandangan bulat tanpa perbedaan: Musyafirin dinilai mengabaikan tanggung jawab organisasi dan harus diberhentikan.

baca juga

Rachmat kemudian mengetuk palu rapat untuk menetapkan keputusan akhir secara bulat.

"Ini keputusan bersama. Pandangannya bulat. Kalau kepentingan pribadi berbenturan dengan kepentingan partai, kami harus memilih partai," tegas Rachmat sebagaimana dilansir Antara.

Rachmat mengingatkan hakikat komitmen seorang kader yang memegang kartu anggota partai politik.

"Menjadi kader bukan cuma soal punya KTA. Ada tanggung jawab yang harus dijalankan," ujarnya.

5. Penandatanganan Berita Acara dan Pengiriman Berkas ke DPP

Keputusan pemecatan tersebut kemudian dituangkan dalam berita acara resmi yang memuat catatan pelanggaran koordinasi, janji politik yang tak terwujud, hingga polemik rangkap jabatan di bank syariah.

Dokumen berita acara ditandatangani oleh seluruh ketua dan sekretaris DPC se-NTB sebagai bentuk pertanggungjawaban kolektif.

Surat keputusan pengusulan pemberhentian yang diteken oleh Ketua DPD PDI-P NTB H. Rachmat Hidayat dan Sekretaris DPD Hakam Ali Niazi langsung dikirimkan ke DPP PDI Perjuangan pada hari yang sama.

"Kerja kolektif tidak bisa berjalan tanpa komunikasi, koordinasi, dan tanggung jawab," tandas Anggota Komisi I DPR RI ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP

Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:08 WIB

PDIP Sudah Peringatkan Bupati Klaten Hamenang, 23 Hari Kemudian Malah Ditahan KPK

PDIP Sudah Peringatkan Bupati Klaten Hamenang, 23 Hari Kemudian Malah Ditahan KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:43 WIB

PDIP Tegaskan Sanksi bagi Kader Usai Bupati Klaten Kena OTT KPK

PDIP Tegaskan Sanksi bagi Kader Usai Bupati Klaten Kena OTT KPK

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Sikap Keras PDIP soal Ijazah Gibran: MK Sudah Buka Semua, Lebih Baik...

Sikap Keras PDIP soal Ijazah Gibran: MK Sudah Buka Semua, Lebih Baik...

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:32 WIB

PDIP Semprot KPU Soal Ijazah Gibran: Komisioner Bermasalah Jangan Maju Lagi

PDIP Semprot KPU Soal Ijazah Gibran: Komisioner Bermasalah Jangan Maju Lagi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:04 WIB

PDIP Soal Ijazah Gibran: Mundur atau Pemakzulan

PDIP Soal Ijazah Gibran: Mundur atau Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Sinopsis Crash 2: Debut Akting Jisung NCT, Tayang 16 November 2026

Sinopsis Crash 2: Debut Akting Jisung NCT, Tayang 16 November 2026

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Lawan Productivity Guilt: Saat Istirahat Akhir Pekan Dianggap Dosa

Lawan Productivity Guilt: Saat Istirahat Akhir Pekan Dianggap Dosa

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Taruhan Berujung Petaka, Ini Cerita Seru Pemain 'Warga Rusun 609'

Taruhan Berujung Petaka, Ini Cerita Seru Pemain 'Warga Rusun 609'

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

×