Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB
Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!
Ketua Umum Pimpinan Nasional PKN, Gede Pasek Suardika. (dok. PKN)
baca 10 detik
  • Ketua Umum PKN Gede Pasek Suardika menyatakan Indonesia tidak boleh dikelola untuk kepentingan elite oligarki pada peringatan lima tahun partai.
  • PKN mendesak evaluasi program Makan Bergizi Gratis, penghentian Koperasi Desa Merah Putih, serta penegakan hukum tegas terhadap korporasi pelaku karhutla.
  • PKN menolak pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di luar mekanisme konstitusional sekaligus menuntut pembenahan undang-undang pemilu.

Suara.com - Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menegaskan Indonesia tidak boleh terus-menerus dikelola hanya untuk kepentingan segelintir elite, sementara rakyat diminta bersabar menanggung akibat kebijakan yang tidak selalu berpihak kepada mereka.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Pimpinan Nasional PKN, Gede Pasek Suardika, saat memperingati lima tahun deklarasinya PKN pada 28 Oktober 2021.

PKN kata dia, tidak ingin sekadar merayakan pertambahan usia organisasi. PKN memilih menyampaikan peringatan politik kepada kekuasaan: demokrasi kehilangan maknanya apabila rakyat hanya dibutuhkan ketika pemilu, daerah hanya dijadikan objek kebijakan, dan kekayaan negara lebih banyak dinikmati kelompok yang memiliki akses terhadap modal serta kekuasaan.

“PKN menegaskan, republik ini bukan milik oligarki. Kekuasaan bukan warisan keluarga. Dan politik bukan perusahaan eksklusif milik para pemodal,” ujar Gede Pasek dalam keterangan tertulis.

Pasek menyadari PKN belum menjadi partai besar. Namun, kecil secara elektoral tidak berarti harus kecil dalam keberanian menyampaikan sikap.

PKN juga tidak harus menunggu menjadi penguasa untuk mengingatkan kekuasaan ketika kebijakan publik dinilai menyimpang dari kepentingan masyarakat.

Justru di situlah PKN ingin mengambil posisi: menjadi kekuatan politik alternatif yang berani berbicara, menawarkan koreksi, dan membuka jalan bagi orang-orang biasa untuk ikut menentukan masa depan Indonesia.

Makan Bergizi Gratis (jatengprov.go.id)
Makan Bergizi Gratis (jatengprov.go.id)

Jangan Bungkus Kepentingan Bisnis dengan Gizi Anak

Ia menuturkan, PKN mendukung pemenuhan gizi bagi anak-anak Indonesia. Namun, dukungan terhadap tujuan yang baik tidak berarti memberikan cek kosong kepada pemerintah untuk menjalankan program tanpa evaluasi.

baca juga

PKN menilai pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dikoreksi secara serius. Program yang semestinya menjadi instrumen pemenuhan gizi dan penguatan ekonomi rakyat tidak boleh berubah menjadi ladang bisnis yang manfaatnya terkonsentrasi pada kelompok tertentu.

"Persoalannya bukan sekadar berapa banyak makanan dibagikan atau berapa banyak fasilitas didirikan. Pertanyaan yang lebih mendasar adalah: siapa yang paling diuntungkan, siapa yang belum terlayani, bagaimana kualitas makanannya dijamin, dan siapa yang bertanggung jawab ketika terjadi masalah?," kata dia.

Selain itu PKN menyoroti ketimpangan jangkauan pelayanan, potensi konsentrasi pengelolaan, serta persoalan keamanan pangan yang harus dijawab pemerintah secara terbuka.

Menurutnya kasus-kasus keracunan yang dilaporkan tidak boleh berhenti sebagai berita sesaat tanpa penanganan dan pertanggungjawaban yang jelas.

"Anak-anak tidak boleh menjadi taruhan eksperimen kebijakan. Uang negara tidak boleh diperlakukan sebagai ruang bisnis tanpa pengawasan yang memadai," kata dia.

Karena itu, PKN mendesak pemerintah mengubah secara mendasar skema pelaksanaan MBG. Pengelolaan perlu diarahkan kepada kantin sekolah atau komite sekolah, dengan pemerintah bertindak sebagai regulator dan pengawas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Dasco Minta Kritik Malaysia dan Singapura soal Kabut Asap Dijawab dengan Kerja yang Dapat Diuji

Dasco Minta Kritik Malaysia dan Singapura soal Kabut Asap Dijawab dengan Kerja yang Dapat Diuji

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Ribuan Massa Kepung Bundaran HI, Lima Tuntutan Dibawa dalam Aksi #IndonesiaSadar

Ribuan Massa Kepung Bundaran HI, Lima Tuntutan Dibawa dalam Aksi #IndonesiaSadar

Foto | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Terkini

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar di Indonesia, Bawa Pesan Kemanusiaan dan Perdamaian

Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar di Indonesia, Bawa Pesan Kemanusiaan dan Perdamaian

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×