Malaysia Tawarkan Pesawat dan Teknisi Pemadam Karhutla, BNPB Masih Kaji Kebutuhan Operasi

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:53 WIB
Malaysia Tawarkan Pesawat dan Teknisi Pemadam Karhutla, BNPB Masih Kaji Kebutuhan Operasi
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan. (ANTARA/Walda Marison)
baca 10 detik
  • Pemerintah Malaysia menawarkan bantuan pesawat dan personel untuk penanganan kebakaran hutan kepada BNPB pada Selasa di Jakarta.
  • BNPB belum menerima tawaran tersebut karena masih harus mengkaji kebutuhan lapangan, kondisi cuaca, dan jarak pandang operasional.
  • Pemerintah Indonesia tetap memegang kendali penuh atas operasi penanganan bencana karhutla dan koordinasi lanjutan bersama NADMA Malaysia.

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan ada tawaran bantuan pesawat dari Malaysia untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Namun, BNPB belum memastikan untuk menerima tawaran itu karena masih perlu lakukan pengkajian kebutuhan di lapangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, tawaran tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan operasi dan kondisi aktual di lapangan sebelum diputuskan untuk dikerahkan.

Ia mengungkapkan kalau pemerintah Malaysia menawarkan satu pesawat amfibi CL-415MP, satu helikopter Mi-171, serta 44 personel yang terdiri atas awak dan teknisi.

"Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., (Han), dengan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Muzafar Shah Mustafa, di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (27/10)," ungkap Berton kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).

BNPB menyatakan, salah satu hal yang perlu diperhitungkan adalah kondisi cuaca dan jarak pandang yang dapat memengaruhi efektivitas operasi udara. Asap tebal dan jarak pandang rendah berpotensi membatasi pelaksanaan pemadaman dari udara.

Berton menyampaikan bahwa penanganan karhutla dilakukan melalui pemadaman darat, pemadaman udara menggunakan helikopter water bombing, serta operasi modifikasi cuaca yang dikoordinasikan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan data operasi per 25 Oktober 2026, pemerintah telah mengerahkan 71.878 personel darat dan 63 armada udara. Armada tersebut terdiri atas 39 helikopter water bombing serta 24 pesawat patroli dan operasi modifikasi cuaca.

Selain dukungan operasional, BNPB dan Pemerintah Malaysia juga menjajaki kerja sama dalam bidang teknologi, meliputi pemantauan dan deteksi dini, pengumpulan serta analisis data, penilaian situasi terdampak, strategi pemadaman, riset dan inovasi, koordinasi teknis, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

baca juga

"Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan dan meningkatkan efektivitas penanganan karhutla," kata Berton.

Sebagai tindak lanjut, BNPB akan berkoordinasi secara teknis dengan Agensi Pengurusan Bencana Negara (NADMA) Malaysia, dengan fasilitasi Kementerian Luar Negeri. Pembahasan mencakup kesesuaian bantuan, kesiapan pengerahan, kebutuhan logistik, hingga prosedur keselamatan penerbangan.

"Seluruh bentuk dukungan internasional akan disesuaikan dengan kebutuhan penanganan bencana dan ketentuan yang berlaku, dengan kendali operasi tetap berada pada Pemerintah Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan

Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Di Balik Pekatnya Asap Karhutla: Siapa Saja Korporasi Raksasa dan Gurita Bisnis yang Bermain?

Di Balik Pekatnya Asap Karhutla: Siapa Saja Korporasi Raksasa dan Gurita Bisnis yang Bermain?

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Dua Wajah Indonesia: Sibuk Kejar Dolar Turis, Lalai Urus Kabut Asap

Dua Wajah Indonesia: Sibuk Kejar Dolar Turis, Lalai Urus Kabut Asap

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

KPK Sita Dokumen Proyek Vendor dari Sestama BNPB, Usut Dugaan Konflik Kepentingan!

KPK Sita Dokumen Proyek Vendor dari Sestama BNPB, Usut Dugaan Konflik Kepentingan!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Terkini

Networking Jadi Kunci, Media Bisa Ubah Komunitas Jadi Ekosistem Bisnis

Networking Jadi Kunci, Media Bisa Ubah Komunitas Jadi Ekosistem Bisnis

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:50 WIB

What's Keeping You Broke: Kebocoran Finansial yang Sering Tidak Disadari

What's Keeping You Broke: Kebocoran Finansial yang Sering Tidak Disadari

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Cara Menghapus Bloatware di TV Android Murah Bermodal Laptop dan Internet

Cara Menghapus Bloatware di TV Android Murah Bermodal Laptop dan Internet

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Rudy Susmanto ke Atlet Kabupaten Bogor: Kita Siap Menang, Tidak Biasa Kalah

Rudy Susmanto ke Atlet Kabupaten Bogor: Kita Siap Menang, Tidak Biasa Kalah

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bisnis Danareksa Berubah, Jadi Pengelola Kawasan Industri

Bisnis Danareksa Berubah, Jadi Pengelola Kawasan Industri

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Review Film Dokumenter NAZA: Ketika Nyawa Manusia Diringkas Menjadi Angka!

Review Film Dokumenter NAZA: Ketika Nyawa Manusia Diringkas Menjadi Angka!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Jakpro Siapkan Pembibitan Rumput Khusus untuk Percepat Perbaikan Lapangan JIS

Jakpro Siapkan Pembibitan Rumput Khusus untuk Percepat Perbaikan Lapangan JIS

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Baru 5 Bulan Kenal Motor, Fiandra Reja Sikat P4 Klasemen Junior GP-0 160cc

Baru 5 Bulan Kenal Motor, Fiandra Reja Sikat P4 Klasemen Junior GP-0 160cc

Sport | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades

Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:43 WIB

5 Jenis Parfum yang Wanginya Makin Enak Dipakai saat Musim Hujan

5 Jenis Parfum yang Wanginya Makin Enak Dipakai saat Musim Hujan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:42 WIB

×