- Pakar geopolitik Dr. Ahmad Sujai menyatakan konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur menjadi momentum diplomasi budaya Indonesia.
- Perhelatan seni internasional tersebut diharapkan memperkuat posisi Indonesia sekaligus menyampaikan pesan perdamaian dan solidaritas kemanusiaan global.
- Konser itu juga ditargetkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal serta mendorong pelestarian warisan budaya Borobudur.
Ahmad Sujai juga menekankan bahwa pesan perdamaian dari Borobudur perlu dikaitkan dengan persoalan kemanusiaan global, termasuk penderitaan warga sipil akibat perang.
Menurutnya, seni memang tidak dapat menggantikan diplomasi politik, tetapi dapat membangun kesadaran moral tentang hak setiap manusia untuk hidup aman, bebas, adil, dan bermartabat.
“Dunia hari ini tidak kekurangan kekuatan militer, tetapi membutuhkan lebih banyak kebijaksanaan, dialog, dan solidaritas kemanusiaan,” katanya.
Konser Diharapkan Berdampak bagi Masyarakat Lokal
Ahmad Sujai berharap konser Andrea Bocelli juga membawa manfaat berkelanjutan bagi Indonesia.
Dampak yang diharapkan mencakup penguatan diplomasi budaya, pengembangan pariwisata berkualitas, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, serta meningkatnya perhatian dunia terhadap pelestarian warisan budaya.
Ia mengingatkan, kegiatan internasional di kawasan Borobudur harus tetap mengedepankan pelestarian, penghormatan terhadap nilai sejarah, dan keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, pemanfaatan warisan budaya perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestariannya.
Ia pun mengajak masyarakat melihat konser tersebut sebagai kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia sebagai bangsa yang terbuka, berbudaya, dan menjunjung nilai kemanusiaan.
“Dari Borobudur, Indonesia mengirimkan pesan kepada dunia: peradaban besar tidak lahir dari peperangan, melainkan dari kebijaksanaan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap kemanusiaan,” tuturnya.
Ahmad Sujai berharap Borobudur tidak hanya dikenang sebagai peninggalan agung masa lalu, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi masa depan dunia yang lebih damai, adil, dan bermartabat.