PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 03 November 2026 | 11:06 WIB
PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya
Ketum PPP, Muhammad Mardiono di Yogyakarta, Sabtu (26/9/2026) malam. (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
baca 10 detik
  • Mardiono mencopot Agus Suparmanto dan Taj Yasin karena tidak pernah aktif dalam kegiatan resmi partai.
  • Mardiono menegaskan restrukturisasi tersebut dilakukan untuk menjaga efektivitas organisasi partai dan bukan merupakan proses pemecatan keanggotaan.
  • Ketua DPW PPP Maluku Abdul Aziz menilai pemberhentian itu inkonstitusional dan meminta pemerintah merevisi Surat Keputusan Menkumham kepengurusan DPP PPP.

Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono, angkat bicara mengenai langkah partai melakukan restrukturisasi kepengurusan, termasuk mencopot Agus Suparmanto dari jabatan Wakil Ketua Umum dan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) dari jabatan Sekretaris Jenderal.

Mardiono menegaskan, bahwa pergantian dan penataan pengurus merupakan hal yang wajar dalam dinamika internal organisasi maupun partai politik.

"Pertama, ya sudah biasa di dalam organisasi itu, seperti halnya di dalam organisasi yang lain maupun partai politik, yaitu melakukan restrukturisasi dan pergantian kepengurusan. Itu sudah hal yang biasa, ya. Itu bukan barang terlarang," ujar Mardiono kepada wartawan dikutip Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, keputusan tersebut diambil lantaran kedua pengurus tersebut tidak pernah aktif dalam kegiatan resmi organisasi pasca-Muktamar.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat menutup Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026 di Halaman Stadion Kebondalem, Kabupaten Kendal, Jumat, 30 Oktober 2026.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat menutup Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026 di Halaman Stadion Kebondalem, Kabupaten Kendal, Jumat, 30 Oktober 2026.

"Tetapi yang bersangkutan tidak pernah aktif sekali pun dalam kegiatan organisasi yang resmi, ya," tegasnya.

Ia membeberkan sejumlah agenda penting partai yang tidak dihadiri oleh keduanya, mulai dari rapat harian, rapat koordinasi, hingga tingkatan forum nasional seperti Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Makassar dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional di Bali.

"Bahkan saudara Sekretaris Jenderal itu mengirimkan surat kepada Polda Sulawesi Selatan bahwa acara tersebut adalah ilegal dan harus dihentikan," ungkap Mardiono.

Selain ketidakhadiran, Mardiono juga menyoroti aksi pengiriman surat internal yang dinilai tidak sah ke berbagai daerah menggunakan stempel dan kop surat rakitan sendiri.

Bahkan, hal tersebut sempat dilaporkan oleh pihak DPP PPP ke Polda Metro Jaya.

baca juga

Ia menepis anggapan bahwa langkah penonaktifan ini sebagai bentuk pemecatan keanggotaan. Restrukturisasi ini murni dilakukan demi menjaga efektivitas operasional partai menjelang agenda politik mendatang.

"Ini adalah restrukturisasi, melakukan sebuah efektivitas dalam kendali kepengurusan agar efektif. Kalau dipecat itu misalnya dia diberhentikan lalu KTA-nya dicabut, dia bukan anggota PPP lagi, itu baru namanya dipecat," jelasnya.

Untuk mengisi kekosongan posisi tersebut, Mardiono menyampaikan bahwa penunjukan pejabat pengganti saat ini masih dalam tahap penyelesaian.

"Penggantinya sedang dalam proses, tetapi kemudian fungsi tugasnya tentu dilaksanakan oleh orang lain," kata Mardiono.

Mardiono memastikan dinamika internal ini tidak mengganggu kerja-kerja organisasi maupun kesiapan PPP dalam menghadapi Pemilu.

"Sekali lagi saya tekankan ini proses politik, nanti selanjutnya proses administrasi. Kenapa, ya karena yang bersangkutan tidak aktif, tidak menjalankan tugasnya secara konstitusi," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPW PPP Maluku Abdul Aziz menyebut bahwa pemberhentian Taj Yasin sebagai Sekjen dan Agus Suparmanto sebagai Waketum di Rakornas III merupakan bentuk kepanikan Mardiono.

Sehingga, kata Abdul Aziz, Mardiono merekayasa sejumlah upaya untuk memberhentikan Yasin dan Agus secara illegal.

“Ini inkonstitusional, tidak berdasar dan terkesan panik, tidak ada dasar hukum dalam AD/ART, apalagi hanya lewat forum Rakornas daring yang hanya forum diskusi tanpa keputusan mengikat,” kata Aziz kepada awak media, Sabtu (31/10/2028).

Menurut dia, melihat sepak terjang Mardiono selama memimpin PPP satu tahun terakhir ini, Aziz berserta sejumlah DPW PPP di seluruh Indonesia meminta pemerintah mencabut SK Menkumham dan merevisi kepengurusan DPP PPP.

Hal ini juga sesuai dengan aspirasi para kiai dan habib di lingkungan PPP.

“Kami meminta SK Menkum segera direvisi dan dilengkapi kepengurusan tanpa nama Mardiono Cs. Demokrasi PPP dan bangsa bisa semakin rusak bila mentalitas elit politik bangsa seperti Mardiono,” ujarnya.

Ia menyebut, kubu Mardiono memang sejak lama berusaha menggeser Agus dan Gus Yasin karena ingin berkuasa penuh di PPP.

Mardiono ingin berkuasa secara otoritas, mengambil untung dari PPP dan tak mau ada kritik.

Selama ini tidak ada Langkah Mardiono membesarkan PPP. Yang dipikirkan menurut Aziz adalah bagaimana Mardiono mendapatkan keuntungan materi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

Terkini

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:05 WIB

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:03 WIB

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:54 WIB

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

×