Transjakarta Hadirkan 'Hers Signal', Gantungan Kunci Pintar untuk Laporkan Kekerasan Seksual

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Selasa, 03 November 2026 | 16:02 WIB
Transjakarta Hadirkan 'Hers Signal', Gantungan Kunci Pintar untuk Laporkan Kekerasan Seksual
Ilustrasi bus TransJakarta. [Suara.com/Syahda]

Suara.com - Mewujudkan kesetaraan dan rasa aman di ruang publik memerlukan terobosan teknologi serta kolaborasi lintas sektor yang nyata. Berawal dari tantangan perlindungan pengguna transportasi publik, khususnya perempuan, inisiatif teknologi sosial bertajuk Hers Signal resmi diperkenalkan di ekosistem Transjakarta. Proyek ini dikembangkan bersama jaringan inovasi digital H+ dan didukung penuh oleh Silang ID, komunitas teman tuli yang membantu pengembangan riset produk. Inovasi ini berfokus untuk menjembatani komunikasi darurat instan guna meningkatkan kewaspadaan bersama di dalam armada transportasi umum.

Inisiatif ini dirancang atas urgensi penghadiran infrastruktur perlindungan publik yang terintegrasi, tanggap, serta berbasis pemanfaatan data dan inovasi digital. Merujuk pada catatan Komnas Perempuan, insiden kekerasan berbasis gender mencatatkan angka 24.472 kasus sepanjang 2025. Temuan ini diperkuat oleh temuan riset Safe Ride Jakarta via Bullyid, yang memaparkan fakta bahwa 70% perempuan pernah mengalami gangguan atau pelecehan seksual saat mengakses armada transportasi umum.

Minimnya sarana pelaporan darurat yang inklusif—terutama bagi Teman Tuli dan penyandang disabilitas nonverbal—menjadi dorongan utama di balik perancangan peranti pintar yang tangkas, efisien, serta terkoneksi secara langsung ke sistem kendali operasional kendaraan.

Sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) terkait pencegahan berbasis teknologi dan masyarakat, inisiatif Hers Signal dirancang sebagai solusi peranti keras dan perangkat lunak mandiri yang aman. Integrasi teknis proyek ini menghubungkan sinyal pengguna secara langsung ke infrastruktur operasional armada, menciptakan responsibilitas kolektif antara penumpang dan petugas lapangan.

Dari sisi arsitektur teknologi, proyek Hers Signal mengintegrasikan perangkat IoT berbentuk gantungan pintar berbasis modul BLE (Bluetooth Low Energy) dan sensor darurat. Saat tombol diaktifkan, perangkat memancarkan sinyal nirkabel ke sistem pengolah data awan (cloud incident service) yang terhubung ke pengontrol audio bus di armada Transjakarta.

Hanya dalam hitungan detik, sistem memicu pengumuman kewaspadaan otomatis di dalam kabin tanpa memicu kepanikan, sekaligus memunculkan notifikasi posisi bus secara presisi di pusat kendali serta halte terdekat. Pada tahap awal uji coba teknis, Hers Signal diimplementasikan pada Koridor 1 (Jakarta Kota–Blok M) dan Koridor 9 (Pluit–Pinang Ranti) dengan prioritas penggunaan bagi Teman Tuli dan kelompok nonverbal.

Pengembangan solusi ini digarap secara kolaboratif bersama tim kapabilitas digital H+ yang merancang integrasi teknis ujung ke ujung (end-to-end), mulai dari desain peranti keras, konektivitas IoT, hingga integrasi API pemutaran audio darurat di dalam armada.

Prima Yudha Delano Hernaz, Tech Advisor & Project Lead, menekankan pentingnya pendekatan berbasis inovasi sosial ini. Berlandaskan filosofi Sei-katsu-sha yang dipopulerkan oleh Hakuhodo dan prinsip Value Design, inisiatif ini lahir dari komitmen untuk menciptakan solusi berdampak yang memberdayakan manusia dan masyarakat.

"Keamanan di ruang publik membutuhkan perangkat pendukung yang tidak hanya mudah diakses dan digunakan, tetapi juga reliable secara teknis. Melalui proyek kolaboratif Hers Signal, kami ingin menghadirkan infrastruktur perlindungan yang nyata dan inklusif bagi seluruh pengguna moda transportasi publik," terangnya.

baca juga

Sebagai salah satu kelompok yang diprioritaskan dalam inisiatif ini, teman tuli menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan akses terhadap sinyal darurat di transportasi publik. Annisa Emery, seorang teman tuli, turut menyampaikan perspektifnya mengenai kehadiran Hers Signal.

Kehadiran Hers Signal merupakan langkah positif karena memberikan cara lain untuk menyampaikan tanda ketika seseorang membutuhkan bantuan, khususnya terkait pelecehan seksual di transportasi publik. Bagi teman tuli, inisiatif seperti ini juga menjadi pengingat bahwa akses terhadap keamanan perlu mempertimbangkan kebutuhan komunikasi yang beragam. Saya berharap semakin banyak orang mengenal Hers Signal dan memahami artinya, sehingga sinyal yang diberikan dapat direspons dengan tepat,” ujar Annisa Emery.

Inisiatif proyek Hers Signal menandai pergeseran penting dalam penanganan isu keselamatan publik dari pendekatan pasif menjadi solusi teknologi aktif. Implementasi bertahap pada Koridor 1 dan Koridor 9 ini diharapkan dapat menjadi model acuan pengoperasian sistem keselamatan pintar ramah disabilitas di jaringan transportasi perkotaan yang lebih luas. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Bus TransJakarta Pecah Ban di Menteng Viral, Manajemen: Bukan Mutu Buruk tapi Kena Paku!

Bus TransJakarta Pecah Ban di Menteng Viral, Manajemen: Bukan Mutu Buruk tapi Kena Paku!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:58 WIB

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Terkini

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:00 WIB

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

×