Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 04 November 2026 | 16:54 WIB
Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan
Mahkamah Agung resmi membatalkan surat penyetaraan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
baca 10 detik
  • Mahkamah Agung membatalkan surat penyetaraan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

  • Media internasional Al Arabiya turut menyoroti vonis kasasi yang mempertanyakan kelayakan jabatan Gibran.

  • Pengajuan penyetaraan ijazah tersebut dilakukan daring pada 2019 menggunakan dokumen sekolah luar negeri.

Suara.com - Mahkamah Agung mengabulkan seluruh gugatan pembatalan surat keterangan penyetaraan ijazah Sekolah Menengah Atas milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Putusan bernomor 742K/TUN/2026 tersebut secara otomatis mencabut legalitas dokumen yang sebelumnya dipakai untuk memenuhi syarat pencalonan pada Pemilu 2024.

Langkah hukum ini memicu sorotan tajam dari publik internasional hingga ke mancanegara. Media Arab Al Arabiya turut menyebarkan kabar ini dengan mengunggah potret Gibran bersilang merah di media sosial.

Keputusan majelis hakim kasasi ini sekaligus memicu wacana baru terkait keabsahan kualifikasi pencalonan sang wakil presiden. Isu ini langsung menguji ketahanan legitimasi politik keluarga istana di tingkat global.

Melalui amar kasasi tersebut, majelis hakim mengadili sendiri perkara dan menyatakan dokumen administratif itu batal demi hukum. Instansi terkait kini diwajibkan untuk segera memusnahkan surat penyetaraan yang pernah diterbitkan tersebut.

Dampak putusan hukum ini langsung menggelinding menjadi spekulasi liar mengenai status jabatan kepemimpinan nasional saat ini. Keabsahan berkas pendaftaran Pilpres 2024 pun kembali menuai perdebatan sengit di masyarakat.

Dalam amar resminya, majelis hakim membatalkan putusan judex facti dan memenangkan seluruh tuntutan pihak penggugat. "Kabul Kasasi, Batal Putusan Judex Facti, Adilis Sendiri: Kabul Gugatan Penggugat Seluruhnya."

Pernyataan eksplisit tersebut mengunci status hukum dokumen pendidikan menengah milik putra sulung Presiden Jokowi itu. Konsekuensi dari amar ini mewajibkan penghapusan fisik dokumen dari arsip negara.

Publik dunia luar merespons cepat dinamika hukum di Indonesia tersebut. Saluran media luar negeri langsung mempertanyakan kelayakan kepemimpinan figur muda ini di ranah pemerintahan.

Melalui akun resminya, IG @AlArabiya secara terbuka menyoroti keraguan publik atas vonis kasasi ini.

baca juga

"Mahkamah Agung Indonesia membatalkan sertifikat kesetaraan sekunder untuk wakil presiden.. dan keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang kelayakan keluarganya untuk jabatan tersebut," tulis @alarabiya dalam captionnya.

Kutipan tersebut mempertegas bagaimana vonis lembaga peradilan tertinggi Indonesia menjadi perhatian hangat pasar informasi dunia. Sorotan internasional ini kian memperberat tekanan politik domestik yang sedang bergejolak.

Sebelum vonis kasasi ini diketok, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sempat membeberkan alur penerbitan surat tersebut. Pihak kementerian menguraikan riwayat administrasi itu dalam persidangan sengketa di Mahkamah Konstitusi.

Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmas, Gogot Suharwoto, memberikan kesaksian resmi di hadapan hakim konstitusi. Proses administrasi kesetaraan ini ternyata berawal dari pendaftaran mandiri secara elektronik beberapa tahun lalu.

Inisiatif pengurusan kesetaraan dokumen belajar tersebut tercatat resmi dimulai pada pertengahan tahun 2019. Pemohon mengajukan berkas secara daring demi mendapat pengakuan kesetaraan tingkat SMA.

Sebagai kelengkapan berkas, pemohon melampirkan riwayat pendidikan dari dalam dan luar negeri. Dokumen yang diunggah mencakup lembar hasil belajar SLTP Negeri 1 Surakarta, Orchid Park Secondary School Singapura, serta UTS Insearch Australia.

Rangkaian rekam jejak akademik campuran inilah yang menjadi cikal bakal penerbitan surat keterangan yang kini resmi dibatalkan oleh Mahkamah Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:29 WIB

Presiden Prabowo Disadap Listyo Sigit Cs, Gibran Sibuk Jadi 'Mandor' Awasi Bedah Rumah

Presiden Prabowo Disadap Listyo Sigit Cs, Gibran Sibuk Jadi 'Mandor' Awasi Bedah Rumah

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:47 WIB

Viral Video Detik-detik Foto Wapres Gibran Diturunkan, Massa Bergemuruh Teriakkan Allahu Akbar

Viral Video Detik-detik Foto Wapres Gibran Diturunkan, Massa Bergemuruh Teriakkan Allahu Akbar

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:47 WIB

Terkini

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:54 WIB

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:53 WIB

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:50 WIB

45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan

45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan

Bali | Rabu, 04 November 2026 | 16:49 WIB

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:48 WIB

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:47 WIB

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

TNI AL Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Pramono Pilih Tak Campuri Situasi

TNI AL Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Pramono Pilih Tak Campuri Situasi

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City

Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

×