- Pada 5 November 2026 di PN Jaktim, Jokowi hadir sebagai saksi kasus ijazah palsu Roy Suryo dan Dokter Tifa.
- Jokowi yang disumpah di hadapan majelis hakim menunjukkan seluruh dokumen ijazah asli dari tingkat SD hingga S1 UGM secara terbuka.
- Sidang yang dijaga ketat oleh ribuan personel TNI-Polri tersebut menarik perhatian massa pendukung serta diliput luas oleh media.
Ia juga menyinggung penggunaan font Times New Roman pada skripsi yang dicetak sekitar tahun 1985, merespons sejumlah tudingan yang beredar sebelumnya.
6. Jokowi disumpah sebelum memberikan kesaksian
Sebelum bersaksi, Jokowi diambil sumpahnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Christina Endarwati.
Proses ini menjadi bagian formal dari agenda pemeriksaan saksi dalam perkara dengan terdakwa Roy Suryo yang digelar pagi hari.
7. Sidang digelar dalam dua sesi untuk dua terdakwa
Sidang dengan terdakwa Roy Suryo dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB, sementara sidang terkait Dokter Tifa pada sore hari sekitar pukul 14.00 WIB.
Jokowi dijadwalkan memberikan keterangan di kedua agenda tersebut sebagai saksi/pelapor.
8. Massa pendukung memadati kawasan pengadilan
Sejak pagi, pendukung Jokowi (termasuk dari Projo) dan pendukung pihak terdakwa memenuhi area sekitar PN Jaktim.
Aparat memisahkan kedua kubu dan menyiapkan sektor-sektor khusus agar tidak terjadi benturan. Spanduk dan teriakan dukungan mewarnai suasana di luar gedung.
9. Momen menunjukkan ijazah menjadi sorotan utama
Setelah meminta izin, Jokowi berbalik ke arah pengunjung dan kamera jurnalis sambil mengangkat ijazahnya satu per satu.
Ia menyatakan sudah berjanji akan menunjukkan dokumen pendidikan tersebut di forum yang terbuka. Momen ini menjadi salah satu titik klimaks sidang yang banyak diliput media.
Sidang di PN Jaktim pada 5 November 2026 menjadi tonggak penting dalam polemik ijazah Jokowi. Kehadiran langsung mantan presiden, penunjukan dokumen asli secara terbuka, serta pengamanan besar-besaran menunjukkan betapa kasus ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.