Dan memang, Kamis (2/3/2023) pagi, Ali dan Nisa akhirnya dipertemukan di acara Pagi Pagi Ambyar yang tayang di Trans TV,
Sebelumnya, ayah dari Nisa, Syekh Agil menyatakan tertutup jalan bagi Ali untuk menjadi menantunya. Alasannya, Ali datang tidak sopan. Saat datang dia langsung ingin bertemu Nisa, dan ingin menikahi Nisa.
Menurut Syekh Agil, hal itu tidak sopan. Tidak sesuai adat Wajo. Menurut Agil, mestinya dari pihak pria meminta persetujuan dulu ke orang tua perempuan. Jika dari orang tua menyetujui, maka anak perempuannya juga setuju. Bukan langsung ke anak perempuan.
Pernyataan Agil ini tidak selaras dengan kenyataan bahwa Ali dan Nisa berkenalan pertama kali lewat aplikasi WhatsApp. Dalam sebuah grup WA berisi orang-orang yang mencari jodoh dari Indonesia, Malaysia, Brunei, Pakistan, hingga India, itu Ali dan Nisa kenal.
Kemudian keduanya menjadi intim di WA hingga berpacaran lewat aplikasi perpesanan tersebut. Puncaknya adalah ketika Nisa meminta Ali datang ke Wajo untuk menikah.
Ternyata, ketika sampai di Makassar, Ali malah tidak dijemput, sebagaimana rencana sebelumnya. Akhirnya Ali berbekal KTP Nisa menyewa taksi ke Wajo. Sayangnya, dia malah ditolak keluarga Nisa. (*)