NTB.Suara.com - Meski pernikahannya tak mendapat restu dari Nursyah, Arie Kriting dan Indah Permatasari tetap asyik-asyik saja. Setelah sebelumnya di Bali, dia terlihat sedang berada di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Keduanya pun mendapat sapaan setempat, Rambu dan Umbu.
Sampai saat ini, pasangan Arie Kriting dan Indah Permatasari memang belum mendapat restu dari Nursya, ibunda Indah.
Arie dinilai bulan tipe menantu yang diinginkan Nursyah. Menurut Nasruddin, sang istri ingin punya menantu atau suami untuk Indah Permatasari dari kalangan pengusaha.
Tak berhenti di sana, Arie dipandang sebelah mata, lantaran dianggap tidak memiliki uang banyak.
Belakangan, Nursyah menuding Arie Kriting telah mengguna-gunai Indah hingga menyantet. Nursyah juga menantang Arie Kriting mubahalah, seperti sumpah pocong, di masjid.
Terlepas dari persoalan keluarga yang tak kunjung usai, keluarga Arie Kriting dan Indah Permatasari tetap harmonis.
Terbukti, keduanya baru saja menikmati suasana Bali. Persisnya dia ke Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.
Keduanya membuat konten. Mengenakan pakaian adat Bali. Indah menari Bali, dan Arie Kriting memainkan gangsa, alat musik berupa bilah-bilah logam yang dipukul menggunakan panggul (stik pemukul seperti palu dari kayu).
Seperti terlihat di akun instagram @indahpermatas dan @arie_kriting, 30 Maret 2023 lalu.
Baca Juga: Kenakan Busana Adat Bali. Arie Kriting Disebut Mirip Pecalang
Selepas dari Bali, pemeran film Stip & Pensil dan Jomblo ini terbang ke Pulau Sumba, NTT. Seprti terlihat darri postingan di akun instagram Indah Permatasari, Senin (3/4/2023).
Indah membagikan lima foto saat bersama Arie maupun anaknya. Dia membagikan satu foto di tengah jalan berbukit dengan view pantai. Keduanya menunjukkan kain tentu Sumba.
Kemudian beberapa foto saat Indah di tepi pantai bersama sang anak. Keseruan mereka seakan tak mempedulikan omongan Nursyah selama ini.
Yang menarik, sejumlah netizen langsung menyematkan panggilan lokal untuk Arie Kriting dan Indah Permatasari.
Bila saat di Bali mendapat sapaan Bli Arie, dan Gek Indah, saat di Sumba keduanya juga mendapat sapaan lokal. Bahkan, sapaannya adalah untuk kaum bangsawan Sumba. Yakni Rambu Indah dan Umbu Arie.
"Sesederhana itu paling bahagia tiada tandingan nilainya," tulis @nathaliaandy.
"Rambu Indah & Umbu Arie," tulis @lheaadjid08.
Tentu saja, sapaan tersebut hanya candaan semata. Sebab Umbu dan Rambu biasanya hanya dipakai untuk kaum bangsawan Sumba. (*)