Seorang Anggota Polisi Dipukul Berkali-Kali Hingga Lebam, Tiga Wisatawan Ditangkap Polres Garut

Suara NTB | Suara.com

Rabu, 26 April 2023 | 16:04 WIB
Seorang Anggota Polisi Dipukul Berkali-Kali Hingga Lebam, Tiga Wisatawan Ditangkap Polres Garut
Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, menunjukkan sejumlah barang bukti kasus penganiayaan terhadap seorang anggota Polairud. (Sumber foto: Antara)

NTB.Suara.com - Briptu RA, salah seorang anggota Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut, dipukul berkali-kali hingga mengalami luka lebam di wajahnya. Penganiayaan tersebut dilakukan oleh tiga orang wisatawan asal Bandung ketika berwisata di Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (24/4/2023).

Mengetahui hal tersebut, anggota Polres Garut langsung bertindak dengan menangkap tiga orang wisatawan yang masih berusia belasan tahun tersebut. Ketiganya berinisial RE, DK, dan AA.

"Para pelaku adalah wisatawan yang kami tangkap karena melakukan penganiayaan terhadap salah satu anggota kami," kata Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, seperti dikutip dari Antara, Rabu (26/4/2023).

Ketiga tersangka, sebut dia, berusia 19 tahun. Semuanya warga Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dalam jumpa pers dengan media, Rio menjelaskan kronologis kejadian berawal dari adanya keributan di Pantai Santolo, Senin (24/4) sore. Kemudian anggota Satpolairud Santolo mendatangi lokasi keributan dan mencoba melerai.

Anggota yang sedang memakai seragam dinas tersebut justru mendapatkan pemukulan berkali-kali secara beramai-ramai hingga korban wajahnya lebam.

Dengan adanya laporan penganiayaan tersebut, Rio memerintahkan jajarannya untuk mengamankan para pelaku dan memproses sesuai hukum yang berlaku.

Saat ini, ketiga tersangka sudah ditahan di Rumah Tahanan Polres Garut untuk menjalani proses hukum. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP Jo Pasal 212 KUHP Subs Pasal 214 ayat 1 KUHP tentang melawan petugas keamanan dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Menurut Rio, tindakan para tersangka merupakan kesalahan yang besar, karena kepada petugas saja berani melakukan penganiayaan, apalagi kepada masyarakat biasa.

"Oleh sebab itu, kami memberikan tindakan tegas agar para tersangka mendapatkan efek jera dan tidak mengulangi lagi perbuatannya," tegasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Karena Tendang Ibu-Ibu, Oknum Anggota TNI Minta Maaf dan Menerima Sanksi, Simak 5 Fakta Menarik Video Viral yang Sempat Membuat Warganet Geram

Viral Karena Tendang Ibu-Ibu, Oknum Anggota TNI Minta Maaf dan Menerima Sanksi, Simak 5 Fakta Menarik Video Viral yang Sempat Membuat Warganet Geram

| Rabu, 26 April 2023 | 14:45 WIB

Alasan Wali Kota Bandung Tetap Terima Tunjangan Meski Jadi Tersangka Korupsi

Alasan Wali Kota Bandung Tetap Terima Tunjangan Meski Jadi Tersangka Korupsi

News | Rabu, 26 April 2023 | 10:47 WIB

Daya Tarik Gunung Puntang, Kaya akan Sejarah Zaman Kolonial Belanda!

Daya Tarik Gunung Puntang, Kaya akan Sejarah Zaman Kolonial Belanda!

Your Say | Rabu, 26 April 2023 | 07:51 WIB

Terkini

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Gambar Karya Anaknya 2 Minggu Lalu Mirip Kecelakaan KRL Bekasi, Seorang Ibu Minta Maaf

Gambar Karya Anaknya 2 Minggu Lalu Mirip Kecelakaan KRL Bekasi, Seorang Ibu Minta Maaf

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 06:00 WIB

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB

Cara Cerdas Pilih Tontonan Anak: Bukan Sekadar Seru, tapi Juga Bikin Anak Belajar

Cara Cerdas Pilih Tontonan Anak: Bukan Sekadar Seru, tapi Juga Bikin Anak Belajar

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 05:51 WIB

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Banten | Rabu, 29 April 2026 | 23:27 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 23:03 WIB

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:51 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB