Bukan Dayak, Makam Keluarga Kerajaan Paser Bertulis Arab dan Aksara Bugis-Makassar

Suara NTB

Sabtu, 16 September 2023 | 09:47 WIB
Bukan Dayak, Makam Keluarga Kerajaan Paser Bertulis Arab dan Aksara Bugis-Makassar
Bukan Dayak, Makam Keluarga Kerajaan Paser Bertulis Arab dan Aksara Bugis-Makassar Islam (Pixabay)

NTB.Suara.com - Sejarah Indonesia yang kaya dan beragam seringkali tersembunyi di berbagai sudut negeri ini.

Salah satu bagian dari warisan sejarah yang belum sepenuhnya diungkap adalah makam-makam pemimpin yang terletak di tepi sungai, seperti yang dapat ditemui di Sungai Tunan Aji Natan dan Sesulu.

Inilah kisah unik di balik makam-makam ini, serta upaya pelestarian warisan sejarah yang sangat berharga bagi masyarakat Penajam Paser Utara.

Keberadaan makam-makam di tepi sungai Lokpon (Tunan) adalah jejak yang menghubungkan kita dengan masa lalu yang penuh warna.

Ini adalah bukti konkret dari sejarah Kerajaan Paser yang pernah menguasai wilayah-wilayah yang sekarang menjadi bagian dari Penajam Paser Utara.

Dikutip NTB.Suara.com dari laman resmi kemendikbud, Sabtu 16 September 2023. Untuk mencapai kompleks makam keluarga Kerajaan Paser ini, Anda harus bersiap untuk menjalani perjalanan yang tak biasa.

Aksesibilitasnya memungkinkan penggunaan sepeda motor dan mobil, tetapi untuk mencapai lokasi makam yang sebenarnya, Anda harus bersiap untuk berjalan kaki melalui jalan setapak di tengah pekebunan warga.

Lokasinya secara administratif terletak di tepi aliran Sungai Tunan, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kompleks Makam Keluarga Kerajaan Paser ini memiliki ciri khas geografis yang menarik. Di sebelah utara, kompleks ini berbatasan dengan kebun bambu, sedangkan di selatan terdapat hutan bambu.

baca juga

Di timur, sungai Lokpon (Tunan) menjadi batas alam, sementara di sebelah barat, hutan bambu juga menjadi ciri khasnya.

Dengan koordinat geografis 50 M 0459457 9845791 dan elevasi sekitar 20 meter di atas permukaan laut, kompleks makam ini adalah tempat yang unik dan penuh sejarah.

Saat Anda tiba di kompleks makam, Anda akan menemui beragam jenis makam. Ada makam yang lengkap dengan jirat dan nisan, dan ada pula yang hanya memiliki nisan tanpa jirat.

Hasil identifikasi menyebutkan bahwa ada dua makam utuh yang terbuat dari kayu ulin, sementara 18 makam lainnya hanya memiliki bagian nisan tanpa jirat. Jirat-jirat ini memiliki tiga undakan dan terbuat dari kayu ulin dengan dimensi yang beragam.

Selain itu, terdapat dua jenis tipe nisan yang dapat diidentifikasi, yaitu tipe pipi dan tipe silindrik.

Ada 19 nisan tipe pipi, beberapa di antaranya dihias dan beberapa lainnya tanpa hiasan. Sementara itu, terdapat 11 nisan tipe silindrik dengan bagian puncak yang menyerupai mahkota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Ribu Pegawai Pemkab Penajam Siap Bergabung dengan Otorita IKN

Tiga Ribu Pegawai Pemkab Penajam Siap Bergabung dengan Otorita IKN

Ntb | Jum'at, 15 September 2023 | 20:29 WIB

Terkini

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus

Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus

Surakarta | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:01 WIB

×