Biang Kerok Penjualan Kendaraan Listrik Masih Rendah Meski Digelontor Subsidi Berjibun

Suara NTB | Suara.com

Minggu, 17 September 2023 | 19:25 WIB
Biang Kerok Penjualan Kendaraan Listrik Masih Rendah Meski Digelontor Subsidi Berjibun
Satu unit mobil listrik mengisi ulang baterai di SPKLU. (Sumber foto: PLN)

NTB.suara.com - Pemerintah Indonesia telah berupaya keras untuk mendorong adopsi kendaraan listrik dengan program subsidi mobil dan motor listrik. Namun, data menunjukkan bahwa program ini belum mencapai tingkat adopsi yang diharapkan. Mari kita telaah lebih dalam mengapa hal ini terjadi dan bagaimana peluangnya untuk masa depan.

Pertama-tama, adopsi mobil listrik masih rendah karena terbatasnya pilihan model yang tersedia di pasar Indonesia. Keterbatasan ini mengakibatkan kurangnya variasi yang sesuai dengan selera konsumen. Selain itu, harga mobil listrik yang masih relatif mahal menjadi hambatan utama bagi banyak konsumen.

"Masih rendah, ini yang sedang kami evaluasi," ungkap  Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Ketua Perkumpulan industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko dikutip dari info Otomotif di halaman Facebook, Minggu 17 September 2023.

Penyebab lainnya yang membuat animo masyarakat rendah adalah, infrastruktur pendukung untuk mobil listrik di dalam negeri masih belum lengkap. Kurangnya stasiun pengisian daya dan dukungan lainnya membuat konsumen ragu-ragu untuk beralih ke mobil listrik.

Meskipun demikian, optimisme tetap ada. Jika harga mobil listrik dapat terjangkau dan modelnya sesuai dengan pasar Indonesia, tren positif dapat diharapkan. Ini sejalan dengan tren global di mana mobil listrik semakin digemari.

Kendaraan listrik roda dua juga menghadapi tantangan serupa. Meskipun pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 7 juta per unit, penjualan masih tergolong rendah. Alasannya adalah kesadaran masyarakat yang masih rendah terhadap program ini. Aplikasi Sisafira, yang seharusnya membantu, juga belum tersosialisasi dengan baik.

Selain itu, ada keterbatasan pembiayaan yang harus ditanggung oleh diler, yang membuat implementasi program ini menjadi sulit. Pemerintah saat ini sedang melakukan evaluasi untuk memastikan program subsidi ini dapat diterapkan dengan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk menjadi penerima bantuan, seseorang harus memenuhi beberapa syarat, termasuk menjadi penerima KUR, BPUM, subsidi upah, atau subsidi listrik hingga 900 VA. Program ini memiliki kuota untuk tahun-tahun anggaran tertentu, dan kendaraan listrik yang memenuhi persyaratan TKDN minimal 40% dapat mendapatkan potongan harga.

Meskipun program subsidi ini menghadapi tantangan, mereka mencerminkan komitmen pemerintah Indonesia untuk mendukung transisi menuju kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Dengan evaluasi yang tepat dan sosialisasi yang lebih baik, diharapkan bahwa adopsi kendaraan listrik akan meningkat di masa mendatang. Ini akan menguntungkan lingkungan dan menciptakan peluang baru di industri otomotif Indonesia. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tergabung dalam Grup Relatif Seimbang, Timnas U-17 Diminta Jangan Takut

Tergabung dalam Grup Relatif Seimbang, Timnas U-17 Diminta Jangan Takut

Your Say | Minggu, 17 September 2023 | 18:50 WIB

Apriyani / Fadia Semakin Termotivasi Raih Gelar Usai Juarai Hong Kong Open 2023

Apriyani / Fadia Semakin Termotivasi Raih Gelar Usai Juarai Hong Kong Open 2023

Sport | Minggu, 17 September 2023 | 17:29 WIB

Potret Budaya Baca di Indonesia, Masih Memprihatinkan?

Potret Budaya Baca di Indonesia, Masih Memprihatinkan?

Your Say | Minggu, 17 September 2023 | 17:30 WIB

Terkini

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi

Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 20:30 WIB

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:27 WIB

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:24 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:20 WIB

Acara Siraman Syifa Hadju Berlangsung Khidmat, Kris Dayanti Puji Kecantikan Calon Pengantin

Acara Siraman Syifa Hadju Berlangsung Khidmat, Kris Dayanti Puji Kecantikan Calon Pengantin

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 20:20 WIB

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:10 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung Minggu Depan, Cek Peluang Emas bagi Libra dan Pisces

3 Zodiak Paling Beruntung Minggu Depan, Cek Peluang Emas bagi Libra dan Pisces

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 20:10 WIB