NTB.Suara.com - Persebaya Surabaya berhasil mengamankan tiga poin dalam Derby Jatim melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu sore (23/9/2023). Pemain produk asli Persebaya mendapat puja-puji setinggi langit dari Bonek, suporter Persebaya.
Dalam laga pekan ke-13 Liga 1 tersebut, Persebaya berhasil menang 3-1. Gol Persebaya dicetak Bruno Moreira pada menit ke-27.
Dusan Stevanovic menambah keunggulan melalui sundulan pada menit kr-45+5. Satu gol Persebaya lainnya melalui Ze Valente pada menit ke-50.
Satu gol Arema dicetak Dedik Setiawan pada menit ke-65.
Meski tidak mencetak gol, penampilan bek kanan Persebaya, Arief Catur Pamungkas mendapat pujian dari Bonek. Bonekmenyampaikan pepujian di akun instagram @officialpersebaya.
"Catur kon dino iki tak biji 100 (Catur kamu hari ini aku beri nilai 100, red)," kata @alifiozanitra_
"TOMBOL CATUR GUACOR DINO IKI," kata @wafimc_
"Mode catur gacor x500," ujar @randysards
"Catur nguosekkk," tandas @noviaauliasr
"Catur terbaik," kata @persebayamatch
"Catur medeni (menakutkan)," ujar @nabillanord_
"Ngeri Catur, bek rasa winger aktif nyerang. Save-e yo sangar," terang @afsrvld
"Catur layak Timnas," tandas @randysards
Apa yang dilakukan Arief Catur Pamungkas? Dalam laga tersebut, Catur memang tampil sangat baik.
Saat kedudukan 1-0 untuk keunggulan Persebaya usai gol Bruno Mereira pada menit ke-27, Catur melakukan penyelamatan gemilang atas tendangan striker Arema FC, Dedik Setiawan pada menit ke-34.
Catur berhasil tepat berdiri di bawah mistar gawang dan menyepak bola yang mengarah ke dalam gawang. Sapuannya membuat kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Persebaya.
Bukan itu saja, Catur berkali-kali membantu serangan. Pada ment ke-41, bek kanan ini maju membawa bola dan menembak keras menggunakan kaki kirinya ke arah gawang, namun bola masih meleset.
Catur kembali mengancam gawang Arema FC pada menit ke-46. Dia melakukan serangan balik dari kanan lapangan sampai kedalam kotak penalti dan mencoba melepas tendangan.
Sayang, bola berhasil ditepis kiper Julian Schwarzer, yang pada sore itu juga tampil gemilang banyak melakukan penyelamatan meski kebobolan 3 gol.
Pada babak kedua, Catur masih beberapa kali membangun serangan. Dia berkali-kali mengancam gawang Arema FC. Namun, sampai pluit panjang dibunyikan, Catur tak menyumbang gol.
Arief Catur Pamungkar merupakan produk asli Persebaya. Dia memulai karier di Persebaya U20 pada 2019. Sempat menjadi penggawa PON Jatim pada 2021, hingga dikontrak Persikab Bandung pada 2021-2022.
Pemain berusia 24 tahun kelahiran Mojokerto itu kembali ke Bajul Ijo pada 2022 lalu.
Pada Liga 1 musim 2023/2024, Catur hampir menjadi pilihan. Dia hanya dua kali yakni pekan ke-6 dan ke-7 tidak main dari 13 laga karena skorsing kartu merah saat lawan Persija pada pekan kelima.
Sampai pekan ini dia sudah memberi dua asisst. Kedua assist itu saat Persebaya mengalahkan Borneo FC pada pekan ke-11 dalam pertandingan yang berakhir 2-1. (*)