Bikin Minder, Spek dan Harga Vespa Kongo Ex Brigade Garuda

Suara NTB | Suara.com

Jum'at, 29 September 2023 | 16:40 WIB
Bikin Minder, Spek dan Harga Vespa Kongo Ex Brigade Garuda
Vespa Kongo. (Youtube)

NTB.suara.com - Vespa Kongo membedakan dirinya dari seri Vespa lainnya, seperti VBB, Vnb, atau VLA yang lebih umum. Ini adalah hadiah istimewa yang diberikan kepada prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menjadi bagian dari Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB, juga dikenal sebagai Kontingen Garuda.

Pada tahun 1956, Pasukan Kontingen Garuda pertama dikirim ke Mesir sebagai bentuk penghargaan atas dukungan Mesir dan negara-negara Liga Arab yang pertama kali mengakui kedaulatan Indonesia. Presiden Soekarno kemudian membalas kunjungan tersebut dengan mengunjungi Mesir, Arab Saudi, dan Irak.

Selanjutnya, TNI terus menjadi pasukan perdamaian di berbagai konflik internasional. KONGA II dikirim ke Kongo pada 1960 sebagai bagian dari Misi United Nations Operation in the Congo (UNOC). Pada akhirnya, Pasukan Garuda menerima penghargaan berupa Vespa setelah menyelesaikan tugas perdamaian yang berat.

Pemberian Vespa kepada prajurit TNI juga memiliki aspek tradisi dalam hal kepangkatan. Vespa berwarna hijau 150 cc diberikan kepada prajurit dengan pangkat lebih tinggi, sementara yang berpangkat lebih rendah mendapatkan Vespa berwarna kuning dan biru 125 cc.

Vespa Kongo juga memiliki ciri khas dengan lambang Garuda di bodi depan sebelah kiri, meskipun saat ini jarang ditemui. BPKB Vespa Kongo mencantumkan "ex Brigade Garuda," memberikan bukti keaslian yang sulit dipalsukan.

Vespa Kongo tidak hanya istimewa secara sejarah, tetapi juga dalam hal teknis. Dibuat di Jerman oleh Vespa GmbH Augsburg pada tahun 1958, Vespa ini memiliki plat bodi monokok yang lebih kuat daripada Vespa biasa. Selain itu, Vespa Kongo menggunakan aki dalam sistem kelistrikannya, yang langka pada Vespa lain saat itu.

Pelek Vespa Kongo berukuran 10 inci, berbeda dari Vespa VBB lainnya yang menggunakan pelek 8 inci. Bentuk sepedometernya juga berbeda, berbentuk kotak, bukan oval seperti Vespa VBB lainnya.

Harga Tembus Rp 200 Juta, Koleksi Berharga

Vespa VGLB atau Vespa Kongo masih menjadi incaran kolektor. Harga jualnya bisa mencapai Rp 50 juta atau bahkan di cek di laman jual beli mencapai Rp 200 juta per September 2023. Meskipun banyak sepeda motor matic modern dengan teknologi canggih. Namun, para kolektor Vespa tetap memburu Vespa Kongo karena nilai sejarahnya yang tak ternilai.

Dalam dunia yang dipenuhi inovasi teknologi, Vespa Kongo tetap menjadi ikon berharga dari masa lalu yang kaya akan cerita. Sebagai salah satu skuter legendaris, Vespa Kongo tetap menginspirasi penggemarnya untuk menjaga warisan bersejarah ini. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keunikan Vespa Kongo, Si Ndog Buatan Jerman untuk Militer Indonesia

Keunikan Vespa Kongo, Si Ndog Buatan Jerman untuk Militer Indonesia

| Jum'at, 29 September 2023 | 16:36 WIB

Terus Anjlok, Harga Emas Antam Makin Murah Sekarang Rp576.500

Terus Anjlok, Harga Emas Antam Makin Murah Sekarang Rp576.500

Bisnis | Jum'at, 29 September 2023 | 10:11 WIB

Terkini

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:18 WIB

Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026

Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:10 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya

Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:09 WIB

Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'

Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB

Dengan BritAma dan Simpedes, BRI Bantu Keluarga PMI Kelola Kiriman Dana

Dengan BritAma dan Simpedes, BRI Bantu Keluarga PMI Kelola Kiriman Dana

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:04 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Milik Warga Siak

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Milik Warga Siak

Riau | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:01 WIB

Almira Yudhoyono Lolos UI Jalur Scouting, Biaya Kuliahnya Bikin Kaget

Almira Yudhoyono Lolos UI Jalur Scouting, Biaya Kuliahnya Bikin Kaget

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:00 WIB

Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut

Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:00 WIB

BRI Sediakan Kemudahan dalam Menerima dan Mengelola Kiriman Dana untuk Keluarga PMI

BRI Sediakan Kemudahan dalam Menerima dan Mengelola Kiriman Dana untuk Keluarga PMI

Jogja | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:56 WIB