Militer AS Kembangkan Sepeda Motor "Stealth"

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 19 April 2014 | 20:37 WIB
Militer AS Kembangkan Sepeda Motor "Stealth"
Ilustrasi model sepeda motor yang dikembangkan militer AS. (Foxnews.com)

Suara.com - Para pengendara dan pencinta sepeda motor biasanya pasti menyukai motor-motor yang meraung keras, gahar dan terdengar gagah. Tapi tidak demikian halnya dengan militer Amerika Serikat (AS), yang disebut-sebut sudah lama berniat memperkuat pasukannya dengan sebuah tipe sepeda motor andal.

Yang diinginkan oleh militer negara adidaya itu adalah sepeda motor produk terbaru yang canggih, serta terutama sekali memenuhi tiga syarat ini: kencang, tidak terdeteksi, serta (nyaris) tak bersuara. Kini, sebagaimana diberitakan situs Foxnews.com, keinginan militer AS memiliki sepeda motor hibrid berpenggerak dua roda (two-wheel-drive) yang bakal banyak menguntungkan personel mereka, itu agaknya akan segera terwujud.

Lembaga Pengelola Proyek-proyek Penelitian Tingkat Lanjut Bidang Pertahanan AS atau yang memiliki nama singkat DARPA, belum lama ini sudah memberikan sebuah dana penelitian inovasi bisnis skala kecil untuk hal itu. Tepatnya yaitu dana untuk mengembangkan sebuah sepeda motor hibrid khusus militer, yang bakal beroperasi nyaris tanpa suara pada mode (tenaga) listrik.

Penerima dana tersebut disebut merupakan dua perusahaan inovatif kecil asal AS, yakni Logos Technologies dan BRD, yang saling bekerja sama. Logos yang punya spesialisasi di bidang proyek-proyek tenaga hibrid, akan berkolaborasi dengan BRD yang mampu merancang sepeda motor listrik canggih.

Bagaimana kira-kira sepeda motor yang hendak diwujudkan? Tagline dari BRD ini mungkin bisa memberikan sedikit bayangan: "Selamat datang di kecepatan masa depan."

Disebutkan, pasukan tempur AS bakal mendapatkan banyak kegunaan, sekaligus juga kenyamanan dari sepeda motor off-road berpenggerak dua roda yang tangguh namun ringan sesuai target DARPA ini. Kecepatan dan kemampuan menghindari deteksi memang menjadi hal krusial dalam mendekati lawan, di mana kelemahan sepeda motor kebanyakan saat ini justru adalah pada suaranya itu.

Dalam bayangan DARPA, sepeda motor hibrid ini akan nyaris tak bersuara ketika menggunakan daya listrik, bahkan juga tidak terlalu bersuara ketika harus menggunakan bahan bakar biasa. Sebagai gambaran, suara yang dikeluarkan sepeda motor ini dipatok DARPA adalah sekitar 23 desibel saja --sekitar seperempat dari suara motor standar yang rata-rata 90 desibel.

Di sisi lain, tanah berpasir dan lembut, yang berkerikil, atau juga permukaan yang curam, biasanya membuat banyak sepeda motor sulit bergerak. Di situlah pentingnya penggerak dua roda dalam rancangan DARPA, yang jelas-jelas menargetkan kendaraan tempurnya mampu bergerak mudah di semua permukaan sulit.

Rencananya, sepeda motor ini selain akan digunakan untuk operasi-operasi khusus, juga bisa saja dipakai untuk berbagai keperluan lain, semisal pengintaian, pengawasan konvoi, bahkan juga supervisi internal militer.

Yang jelas, sepeda motor dengan model-model yang sudah tersedia secara komersial, dianggap tidak masuk dalam kategori standar militer AS. Pertama karena rata-rata bahan bakar yang digunakan adalah bensin, sementara sebagian besar mesin militer AS dan NATO memakai JP-8, formula bahan bakar jet yang mirip-mirip kerosin dan diesel. Lebih jauh lagi, DARPA ingin agar pada jangka pendek motor ini mampu bergerak cepat menggunakan listrik, lalu jika diperlukan pada jangka panjang baru menggunakan JP-8 atau diesel. (Foxnews.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Sedang Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS, SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT ke-81 RI

Sedang Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS, SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT ke-81 RI

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki

Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:02 WIB

Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz

Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini

Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Mingyu, Seungkwan, dan Dino SEVENTEEN Umumkan Tanggal Resmi Wajib Militer

Mingyu, Seungkwan, dan Dino SEVENTEEN Umumkan Tanggal Resmi Wajib Militer

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin

Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:23 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×