Kiichiro Toyoda, Dari Mesin Tenun Banting Setir Bikin Mobil

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 11 Juni 2014 | 09:00 WIB
Kiichiro Toyoda, Dari Mesin Tenun Banting Setir Bikin Mobil
Kiichiro Toyoda, si pendiri Toyota Motor Corporation. (Wikipedia/Scanyaro/PD Japan Old Photo)

Suara.com - Toyota, salah satu produsen mobil terbesar di dunia, ternyata menyimpan kisah yang cukup unik. Pada awalnya, Toyota bukanlah pabrik pembuat mobil, melainkan perusahaan pembuat mesin tenun. Namun, berkat keberanian salah seorang direkturnya, Toyota menjadi sebesar sekarang.

Sang direktur visioner itu adalah Kiichiro Toyoda. Kiichiro lahir tepat pada hari ini, 11 Juni, 120 tahun silam di Shizuoka, Jepang. Kiichiro adalah putra dari Sakichi Toyoda, pemilik perusahaan pembuat mesin tenun Toyoda Loom Works.

Sebelum wafatnya, sang ayahanda berpesan pada Kiichiro untuk melanjutkan usahanya dan memulai usaha pembuatan mobil. Saat itu, terjun ke dunia otomotif dianggap sebagai salah satu keputusan yang sangat berisiko. Namun, Kiichiro mengambil tantangan itu dan membuka pabrik mobil pada tahun 1933.

Berawal dari hanya sebuah cabang dari Toyoda Loom Works, perusahaan Kiichiro menjadi perusahaan yang berdiri sendiri dengan nama Toyota Motor Corporation pada tahun 1937. Produk mobil penumpang pertamanya diberi nama Model AA. Harga jualnya adalah 3.350 Yen, lebih murah 400 Yen dibandingkan dengan harga mobil buatan General Motors dan Ford.

Namun, perjalanan perusahaan tidaklah mulus. Kiichiro mundur dari kepemimpinan perusahaan pada tahun 1950 akibat lesunya penjualan. Keuntungan pun urung didapat. Kiichiro meninggal dunia dua tahun setelahnya. Posisinya digantikan oleh sepupunya Eiji Toyoda.

Sayang, Kiichiro tidak bisa menyaksikan pesatnya perkembangan Toyota saat ini. Pada tahun 2013, Toyota merupakan perusahaan multinasional yang mempekerjakan 333.498 karyawan. Terhitung bulan Januari 2014, Toyota masuk empat belas perusahaan dengan pendapatan terbesar.

Toyota juga tercatat sebagai produsen yang membuat lebih dari 10 juta unit kendaraan per tahunnya. Kini, Toyota memproduksi lima merek mobil, yakni Toyota, Hino, Lexus, Ranz, dan Scion. Tak cuma itu, Toyota juga mempunyai saham di Daihatsu, Isuzu, dan sejumlah industri berat lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ruth Wakefield, Perempuan yang Tak Sengaja Ciptakan Coklat Chips

Ruth Wakefield, Perempuan yang Tak Sengaja Ciptakan Coklat Chips

Lifestyle | Selasa, 17 Juni 2014 | 09:00 WIB

William Rosenberg, Bocah Putus Sekolah Pendiri "Dunkin Donuts"

William Rosenberg, Bocah Putus Sekolah Pendiri "Dunkin Donuts"

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2014 | 09:00 WIB

Terkini

Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas

Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 20:05 WIB

Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis

Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 18:50 WIB

Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas

Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 18:00 WIB

5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang

5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 17:20 WIB

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 17:10 WIB

Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama

Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 16:58 WIB

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:56 WIB

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:49 WIB

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:35 WIB

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 14:55 WIB