Henkel Perkuat Industri Otomotif Indonesia

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 13 Desember 2014 | 04:12 WIB
Henkel Perkuat Industri Otomotif Indonesia
Ilustrasi industri otomotif. [Shutterstock/Rainer Plendl]

Suara.com - Perusahaan Jerman Henkel Adhesive Technologies menilai industri otomotif global, termasuk Indonesia, merupakan pasar potensial teknologi perekat yang dikembangkan perusahaan tersebut.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (12/,12 perusahaan yang utamanya bergerak di industri barang konsumen itu telah bekerja sama dengan sekitar 50 konsumen, baik perusahaan otomotif dan pemasok bagian otomotif dari Indonesia.

"Kami terus memperkuat kapabilitas untuk memenuhi kebutuhan konsumen berbasis otomotif, yang dewasa ini berkembang pesat di Indonesia, pasar potensial kami di Asia Tenggara," kata Direktur Bisnis Transportasi dan Metal, Henkel Adhesive Technologies di Asia Tenggara, Daniel Rudolph.

Perusahaan itu telah memperkuat kapabilitas produksinya dengan memproduksi secara lokal lebih banyak produk untuk industri otomotif.

Saat ini, sekitar 65 persen produk-produk perusahaan berbasis di Dusseldorf, Jerman, itu diperuntukkan bagi segmen transportasi dan metal yang diproduksi di Indonesia.

Merek-merek tersebut di antaranya Technomelt, Bonderite, Loctite danTeroson.

Bekerjasama dengan beberapa konsumen, Henkel Indonesia juga mengerjakan beragam proyek inovatif, seperti pengembangan kendaraan dengan energialternatif.

"Bersama para konsumen, kami mengembangkan solusi transportasi berkelanjutan. Dengan teknologi kami, konsumen dapat mengurangi rangkaian proses produksi, mengurangi biaya operasional, serta menghasilkan kendaraan yang hemat energi, lebih ringan dan memiliki performa lebih baik," jelasnya.

Dengan kerja sama itu, Rudolph mengklaim perusahaan itu mengklaim telah menyediakan solusi terintegrasi pada rantai proses industri otomotif mulai dari pengepresan, bodi mobil, dan pengecatan hingga perakitan dan perbaikan.

"Sebagai pemasok yang dapat diandalkan untuk produk-produk adhesif berperforma tinggi, pelapis dan metal sejak tiga tahun lalu, kami telah menjadi mitra penting dalam rantai proses industri otomotif, bekerjasama dengan para konsumen, dari pengembangan dan produksi, sampai pada pasar servis dan perbaikan purna jual," katanya.

Sejak 2011, Henkel Indonesia telah memperbesar tim penjualan dan teknisi hingga tiga kali lipat untuk melayani industri otomotif. Perusahaan juga memperluas rangkaian solusi otomotif yang tersedia secara lokal menjadi sekitar 100 produk dan teknologi.

Henkel sendiri merupakan penyedia solusi untuk perekat, penyegel, dan pelapis fungsional di seluruh dunia. Di industri otomotif, perusahaan itu menawarkan produk dan portofolio unik, seperti penyegel dan pelapis fungsional yang bisa diaplikasikan untuk melindungi badan mobil dari karat, serta solusi akustik tersedia untuk mengurangi kebisingan dan vibrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Otomotif Sulit Dapatkan Bahan Baku

Industri Otomotif Sulit Dapatkan Bahan Baku

Otomotif | Minggu, 23 November 2014 | 06:59 WIB

Ini Aturan Baru Soal Industri Kendaraan Bermotor

Ini Aturan Baru Soal Industri Kendaraan Bermotor

Otomotif | Jum'at, 24 Oktober 2014 | 00:12 WIB

Terkini

5 Motor Listrik Brand Lokal Setara Yamaha NMax, Jarak Tempuh Jauh, Mesin Bertenaga

5 Motor Listrik Brand Lokal Setara Yamaha NMax, Jarak Tempuh Jauh, Mesin Bertenaga

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 20:47 WIB

Daftar Harga Mobil LCGC Irit Bensin untuk Harian saat Harga BBM Naik

Daftar Harga Mobil LCGC Irit Bensin untuk Harian saat Harga BBM Naik

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 20:10 WIB

Promo MyPertamina April 2026, Ada Cashback hingga Voucher Rp800 Ribu

Promo MyPertamina April 2026, Ada Cashback hingga Voucher Rp800 Ribu

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 19:37 WIB

Seharga Rp36 Juta, Apakah Motor Listrik Maka Cavalry Layak Gantikan Nmax dan PCX?

Seharga Rp36 Juta, Apakah Motor Listrik Maka Cavalry Layak Gantikan Nmax dan PCX?

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 18:30 WIB

5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken

5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 18:20 WIB

4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan

4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 18:19 WIB

5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel

5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:32 WIB

Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia

Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB

Tampil Lebih Berani Yamaha Gear Ultima Kini Pakai Mesin Hybrid

Tampil Lebih Berani Yamaha Gear Ultima Kini Pakai Mesin Hybrid

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:05 WIB

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:03 WIB