Mazda Tarik 52 Ribu Mobil di Jepang

Siswanto Suara.Com
Minggu, 14 Desember 2014 | 09:09 WIB
Mazda Tarik 52 Ribu Mobil di Jepang
Ilustrasi logo Mazda. [Shutterstock/Vytautas Kielaitis]

Suara.com - Perusahaan mobil Mazda menarik dari peredaran (recall) 52 ribu kendaraan di negara Jepang. Penarikan besar-besaran ini untuk kepentingan investigasi potensi kerusakan air bag buatan Takata Corp.

Mobil yang ditarik meliputi mobil ukuran medium Atenza dan mobil sport RX-8 yang diproduksi antara 2004 dan 2008.

Langkah ini telah diperkirakan setelah Mazda memperluas recall di Amerika Serikat.

Sebelum Mazda, perusahaan Toyota dan Honda juga pernah melakukan recall.

Hampir 20 juta unit kendaraan yang telah ditarik oleh produsen mobil di seluruh dunia karena masalah air bag buatan Takata, yang dapat mengembang terlalu kuat dan menyemprotkan fragmen logam di dalam mobil.

Tercatat lima kasus kematian sejauh ini terkait dengan kantong udara Takata, semuanya terjadi pada mobil buatan Honda Motor Co. (Reuters).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI