Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung

Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 24 April 2026 | 15:05 WIB
Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung
Ilustrasi mobil listrik (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Preferensi konsumen beralih ke kendaraan listrik karena harga BBM naik dan selisih harga mobil semakin kompetitif.
  • Porsi pasar mobil listrik nasional melonjak signifikan hingga 15,6 persen per Maret 2026 berdasarkan data Gaikindo.
  • Pemerintah mendukung transformasi industri melalui regulasi pajak dan pengembangan ekosistem manufaktur hijau bagi produksi dalam negeri.

Suara.com - Kendaraan listrik menjadi mesin pertumbuhan baru bagi sektor otomotif nasional. Fenomena ini dipicu oleh perubahan preferensi konsumen yang mulai memburu kendaraan hemat energi serta ramah lingkungan. 

Lonjakan harga BBM nonsubsidi serta selisih harga yang semakin tipis antara mobil listrik dan mobil bensin menjadi faktor utama pendorong minat masyarakat.

Berdasarkan data Gaikindo porsi mobil bermesin konvensional atau internal combustion engine melorot dari 99,6 persen pada 2021 menjadi hanya 75 persen per Maret 2026. Sebaliknya porsi mobil listrik berbasis baterai atau BEV melesat hingga mencapai 15,6 persen pada periode yang sama. 

Hingga akhir 2026 pangsa pasar BEV diprediksi bakal melambung hingga menyentuh angka 20 persen.

Pemerintah terus mematangkan regulasi pajak melalui Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 untuk menjaga momentum ini. Selain itu jenis kendaraan Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) disarankan mendapat insentif tambahan karena dianggap sebagai jembatan transisi yang ideal bagi infrastruktur di Indonesia.

Direktur Jenderal ILMATE Kemenperin Setia Diarta menjelaskan bahwa pemerintah terus mendorong ekosistem industri hijau untuk memperkuat daya saing manufaktur nasional. 

“Karena itu, transformasi menuju kendaraan listrik harus dipastikan berjalan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi industri dalam negeri,” ujar Seti, di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Ia menambahkan bahwa saat ini terjadi pergeseran besar di tengah masyarakat dalam memilih sarana transportasi. 

“Terjadi perubahan preferensi konsumen. Masyarakat mulai memilih kendaraan yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Ini menjadi sinyal positif bagi transformasi industri otomotif nasional,” ungkap dia.

baca juga

Transformasi ini juga didukung oleh kapasitas produksi nasional yang mencapai 409.860 unit mobil listrik per tahun dari 14 perusahaan perakitan.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menyoroti perubahan struktur pasar yang sangat signifikan dalam satu dekade terakhir.

“Buktinya, penjualan mobil bermesin konvensional terus menurun. Sebaliknya, mobil elektrifikasi meningkat,” kata Kukuh.

Ia juga menggarisbawahi tantangan bagi masa depan mesin bensin di tengah gempuran teknologi baterai.

“Pertanyaannya sekarang bukan lagi soal apakah disrupsi BEV terus berlanjut, melainkan apakah ICE akan kena elektrifikasi juga?” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras

Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 12:25 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Paling Irit dan Ringan Pajak di 2026

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Paling Irit dan Ringan Pajak di 2026

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 10:36 WIB

5 Fakta Keras Mendagri Paksa Gubernur se-Indonesia Hapus Pajak Kendaraan Listrik, Apa Saja?

5 Fakta Keras Mendagri Paksa Gubernur se-Indonesia Hapus Pajak Kendaraan Listrik, Apa Saja?

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 11:03 WIB

Terkini

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

×