6 Cara Ekstra Hemat Baterai Mobil Listrik saat di Jalan, Gak Perlu Sering Mampir SPKLU

Nur Khotimah | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 16:05 WIB
6 Cara Ekstra Hemat Baterai Mobil Listrik saat di Jalan, Gak Perlu Sering Mampir SPKLU
Ilustrasi 6 Cara Ekstra Hemat Baterai Mobil Listrik saat Di Jalan, Gak Perlu Sering Mampir SPKLU. (Freepik)
  • Menjaga kecepatan stabil di bawah 100 km/jam terbukti ampuh menghemat daya baterai. 
  • Kurangi beban barang bawaan dan jaga tekanan ban agar kinerja motor lebih ringan. 
  • Atur suhu AC saat mobil masih mengisi daya untuk mencegah pemborosan di perjalanan. 

Suara.com - Pemilik mobil listrik tentu sangat menikmati bebas ganjil genap dan insentif pajak tahunan yang murah.

Namun, keuntungan finansial ini terasa sia-sia jika Anda tidak tahu cara hemat baterai saat berkendara harian.

Seringkali pengemudi hanya fokus pada klaim kapasitas baterai maksimal di brosur pabrikan otomotif.

Padahal, gaya mengemudi yang agresif di jalan raya bisa memangkas jarak tempuh aslinya secara drastis.

Dilansir dari laman MyEV, disebutkan efisiensi daya sangat bergantung pada kebiasaan kecil si pengemudi.

Oleh karena itu, mengubah cara menyetir adalah kunci utama agar terhindar dari mogok di jalan.

1. Santai Saja, Jangan Agresif Menginjak Pedal

Sama seperti kendaraan berbahan bakar bensin, akselerasi mendadak sangat menguras energi baterai. Injaklah pedal gas secara perlahan dan halus setelah mobil berhenti di lampu merah.

Anda tidak perlu berkendara secara terburu-buru hingga menekan pedal sampai mentok. Tarikan yang mulus akan membuat penyaluran tenaga motor listrik menjadi jauh lebih efisien.

2. Batasi Kecepatan dan Aktifkan Mode Eco

Usahakan menjaga kecepatan kendaraan Anda stabil di bawah angka 100 kilometer per jam. Menurunkan laju sebesar 16 km/jam dari batas maksimal diklaim mampu menghemat daya hingga 14 persen.

Pastikan juga Anda selalu mengaktifkan mode berkendara Eco pada layar panel instrumen. Sebisa mungkin, hindari penggunaan mode Sport kecuali dalam kondisi mendahului yang benar-benar mendesak.

3. Manfaatkan Pengereman Regeneratif Secara Maksimal

Fitur pengereman regeneratif sangat membantu mengubah energi kinetik menjadi daya tambahan untuk baterai. Maksimalkan fitur canggih ini agar penggunaan kapasitas daya di jalan raya menjadi lebih efektif.

Anda hanya perlu menggunakan rem mekanik saat situasi di depan benar-benar mengharuskannya. Hal ini sekaligus melatih Anda untuk tidak memiliki kebiasaan berkendara kebut-kebutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras

Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 12:25 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Paling Irit dan Ringan Pajak di 2026

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Paling Irit dan Ringan Pajak di 2026

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 10:36 WIB

5 Fakta Keras Mendagri Paksa Gubernur se-Indonesia Hapus Pajak Kendaraan Listrik, Apa Saja?

5 Fakta Keras Mendagri Paksa Gubernur se-Indonesia Hapus Pajak Kendaraan Listrik, Apa Saja?

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 11:03 WIB

Terkini

Xpander Kokoh Destinator Jadi Kejutan, Mobil Mitsubishi Terlaris 2026 Tipe Apa?

Xpander Kokoh Destinator Jadi Kejutan, Mobil Mitsubishi Terlaris 2026 Tipe Apa?

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

5 Mobil Listrik dengan Kursi Pijat, Perjalanan Jauh Anti Pegal

5 Mobil Listrik dengan Kursi Pijat, Perjalanan Jauh Anti Pegal

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 15:48 WIB

Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung

Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 15:05 WIB

Update Harga Suzuki GSX-R150 April 2026: Motor Sport Paling Worth It?

Update Harga Suzuki GSX-R150 April 2026: Motor Sport Paling Worth It?

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 15:01 WIB

Ratusan Perempuan Berkebaya Meriahkan Jalanan Bandung Bersama Repsol Lubricants

Ratusan Perempuan Berkebaya Meriahkan Jalanan Bandung Bersama Repsol Lubricants

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 14:14 WIB

Solusi BBM Langka, Pemerintah Siapkan Bensin Etanol E85 untuk Kendaraan Flex-Fuel

Solusi BBM Langka, Pemerintah Siapkan Bensin Etanol E85 untuk Kendaraan Flex-Fuel

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 13:56 WIB

Cara Mudah Daftar MyPertamina di Tengah Naiknya Harga BBM Lengkap dengan Syaratnya

Cara Mudah Daftar MyPertamina di Tengah Naiknya Harga BBM Lengkap dengan Syaratnya

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 13:10 WIB

Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras

Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 12:25 WIB

Cara Mudah Punya Motor Listrik Yadea OSTA Lewat Toko Digital

Cara Mudah Punya Motor Listrik Yadea OSTA Lewat Toko Digital

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 12:24 WIB

Mayoritas Kecelakaan di Indonesia Terjadi di Kecepatan Rendah, Kok Bisa? Simak Statistiknya

Mayoritas Kecelakaan di Indonesia Terjadi di Kecepatan Rendah, Kok Bisa? Simak Statistiknya

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 11:48 WIB