Nasib Mobil Ikonik Ini di Ujung Tanduk

Yusuf Abdillah Suara.Com
Selasa, 17 Maret 2015 | 10:12 WIB
Nasib Mobil Ikonik Ini di Ujung Tanduk
Volkswagen Beetle. [Shutterstock]

Suara.com - Produsen otomotif asal Jerman, Volkswagen, sedang menjajaki berbagai langkah untuk meningkatkan laba dan mengendalikan biaya. Langkah itu termasuk kemungkinan menghentikan produksi mobil ikonik VW Beetle.

Penjualan generasi kedua Beetle yang diperkenalkan pada 2012, terbilang mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2014, penjualan Beetle secara global hanya 94.000 unit, turun 22 persen dibanding tahun sebelumnya.

Langkah rasionalisasi Volkswagen sudah berjalan delapan bulan setelah CEO Martin Winterkorn mengumumkan rencana pemotongan biaya mencapai 5 miliar Euro.

Program ini menjadi salah satu usaha VW untuk melampaui prestasipabrikan Jepang, Toyota, yang saat ini merupakan produsen otomotif terbesar dunia.

Jika VW benar menghentikan produksi Beetle, maka berakhir pula siklus sebuah ikon di dunia otomotif, Beetle yang sudah hadir sejak 1938. (Car Advice)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI